Kasus PAW Wahyu Setiawan, Itu Tidak Ada Ngaruhnya Terhadap PDI-P

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Kasus yang dialami oleh Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU tidak ngaruh sama sekali dengan PDI-Perjuangan. Pasalnya, PDI-P tetap solid sesuai porsinya akan terus menjadi partai politik yang berintegritas dan bersinergis antara pemerintah dan parpol.

Hal itu juga langsung direspon oleh Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP Puan Maharanimengatakan PDIP tetap solid meski diterpa kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) calegnya, Harun Masiku yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Puan menegaskan kasus itu tak mengganggu PDIP. “PDIP solid. PDIP tetap dalam posisinya sebagai partai pemenang pemilu, kita akan menjalankan semua hal terkait sinergi antara pemerintah dengan parpol,” kata Puan di sela-sela Rakernas I PDIP, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2020).

Baca juga  Aspirasi Yang Tengah Digaungkan, Mampu Menjawab Tantangan Globalisasi di Indonesia

Puan mengatakan PDIP tetap akan terus berjuang untuk rakyat. Menurutnya, kasus yang menyeret PDIP tak akan menyurutkan langkah partainya itu. 

“Dan hal terkait dengan oknum dan kasus per kasus tidak akan mempengaruhi gerak langkah PDIP untuk bisa bersama rakyat,” ujarnya. 

Saat ditanya apakah PDIP akan membantu KPK dalam pencarian Harun Masiku, Puan mengatakan partainya menghormati proses hukum yang berjalan. Dia mengatakan akan mengikuti proses kasus yang diduga menjerat kadernya itu.

Baca juga  Mahasiswa Dihimbau Jangan Aksi di Saat Pelantikan, Staf Kepresiden; Aksi di Lain Hari Saja
Baca juga  Menpora Hadir di Festival Pagar Nusa Se-Jatim

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan dan berlaku. Jadi kita ikuti proses tersebut, tanpa kemudian hal lain ada yang dicurigakan kemudian ditanyakan,” kata Puan.

Seperti diketahui, politikus PDIP Harun Masiku dijerat KPK sebagai tersangka dengan dugaan memberikan suap kepada komisioner KPU Wahyu Setiawan. Pemberian suap itu dimaksudkan agar Harun ditetapkan sebagai anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) karena anggota DPR dari PDIP terpilih, yaitu Nazarudin Kiemas, meninggal dunia.

Harun yang kini berstatus tersangka belum diketahui keberadaannya. KPK pun masih mencari-cari keberadaan Harun.

(Rifa’i/PR.ID)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Bocil Top Up Voucher Game Online 800 RB; KPAI Serukan Lindungi Anak Dari Pengaruh Game Online

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Di media sosial (medsos) viral video diduga orang tua sedang memarahi kasir minimarket Indomaret karena anaknya...

Serangan Hamas Tewaskan 2 Warga Israel; PM Israel Murka

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Saling serang antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza kian intens. Gempuran roket yang ditembakkan Hamas...

Kaukus Muda PPP: Penyerangan di Masjid Al Aqsha adalah Bentuk Kekejaman Negara Apartheid Israel

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Wakil Koordinator Nasional Kaukus Muda PPP Aas Subarkah mengutuk keras aksi pengusiran paksa warga Palestina di...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...