PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan bebas sampah plastik di seluruh sekolah se-Jawa Timur, Ahad, 15 Februari 2026. Program ini digagas sebagai langkah konkret menekan timbulan sampah plastik sekali pakai sekaligus membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
Peluncuran gerakan tersebut digelar di Surabaya dan diikuti jajaran pemerintah daerah, kepala sekolah, serta perwakilan siswa. Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa persoalan sampah plastik tidak bisa diselesaikan hanya melalui kebijakan administratif, melainkan memerlukan perubahan perilaku kolektif.
“Sekolah harus menjadi ruang pembiasaan gaya hidup ramah lingkungan. Dari membawa tumbler sendiri hingga mengurangi kemasan sekali pakai,” ujar Khofifah. Ia menyebut gerakan ini selaras dengan upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah di Jawa Timur.
Pencanangan ditandai dengan aksi simbolik pengangkatan botol minum pakai ulang oleh para peserta. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mendorong sekolah menyusun regulasi internal, termasuk pembatasan penjualan makanan dan minuman dalam kemasan plastik sekali pakai di kantin.
Menurut data pemerintah daerah, volume sampah plastik masih menjadi salah satu penyumbang terbesar timbunan sampah di perkotaan. Karena itu, sektor pendidikan dipilih sebagai titik awal perubahan pola konsumsi masyarakat dalam jangka panjang.
Gerakan ini juga disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda nasional pengurangan sampah dan penguatan ekonomi sirkular. Pemerintah daerah akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan implementasi program berjalan efektif.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap inisiatif tersebut dapat membentuk karakter generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus menjadi model edukasi pengelolaan sampah berbasis sekolah yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain.




