Beranda blog

Rayakan Hari Santri Nasional, Kemenag Gelar Pameran Pesantren Vitual

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta– Kementerian Agama menggelar Pameran Pesantren Virtual (Pesantren Virtual Exhibition). Pameran ini dalam rangka Peringatan Hari Santri 2021.

Ada 100 pesantren yang terpilih mendapat kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam pameran ini.

Mereka mendapatkan booth virtual untuk menampilkan nama dan logo pesantren, serta informasi lain secara digital melalui berbagai banner dan ikon yang disediakan.

Para santri diberi kesempatan untuk mempromosikan profil, karya kitab/buku, inovasi teknologi yang dikembangkan, hingga produk bernilai ekonomi.

Pameran ini juga menyajikan informasi pendaftaran santri baru, serta program beasiswa. Kegiatan ini dibuka untuk masyarakat umum.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Waryono Abdul Ghafur mengatakan, peserta eksibisi ini adalah pesantren yang terseleksi.

Proses pendaftaran dibuka sejak 26 Agustus hingga 17 September 2021. Pameran ini berlangsung mulai hari ini, Sabtu 16 hingga Jumat 22 Oktober 2021.

“Pesantren Virtual Exhibition, merupakan pameran pesantren berbasis virtual alias online,” jelasnya di Jakarta, Sabtu (16/10).

“Masyarakat nantinya dapat mengunjungi ratusan stand pesantren dari berbagai daerah di tanah air hanya melalui gadget dengan mengakses laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/halaman/pesantren-virtual-exhibition,” sambungnya.

Dikatakan Waryono, Pesantren Virtual Exhibition menjadi bagian ikhtiar Kemenag untuk terus mengembangkan mutu pendidikan pesantren, sekaligus memulihkan roda perekonomian selama masa pandemi. “Ini sejalan dengan program prioritas Kemandirian Pesantren,” tegasnya.

Panitia juga menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah untuk booth terbaik dan kunjungan terbanyak

(RED/PR.ID)

Kunjungi PCNU Jakarta Pusat, Ini Pesan Kiai Said

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj berkunjung ke Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat di Jalan Kramat Lontar No. H. 92, Kramat Senen Jakarta Pusat, Rabu (20/10).

Ketua PCNU Jakarta Pusat Gus Syaifuddin beserta jajarannya menyabut kedatangannya yang didampingi oleh Wakil Sekretaris Jendral PBNU Suwadi D Pranoto dan Ketua Pengurus Pusat Pagar Nusa Nabil Haroen.

Dalam kunjungannya tersebut, Kiai Said mengungkapkan rasa syukur alhamdulillah bahwa NU Jakarta Pusat mengeriak dan sudah menunjukkan eksistensinya dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang sudah barang pasti akan meningkatkan martabat dan posisi Nahdlatul Ulama di mata masyarakat umumnya dan Jakarta Pusat khususnya.

“Oleh karena itu kita harus bangga dengan peninggalan budaya dan kekayaan yang ada di Nahdlatul Ulama. Salah satu kekayaan tersebut ialah warga NU masih bersandar kepada kiai, masih manut kepada kiai dan masih makmum kepada kiai. Ini luar biasa dan Ini harus kita jaga serta kita lestarikan,”kata Kiai Said.

Di samping itu Kiai Said juga berpesan, selain memiliki kekayaan sosial, Nahdlatul Ulama juga memiliki kekayaan kultural. Contohnya ialah kitab kuning, kitab yang ditulis para ulama yang selalu menjadi rujukan dan referensi para ulama, baik kiai-kiai NU atau santri NU dalam memutuskan permasalah agama maupun sosial. “Di organisasi masyarakat yang lain tidak ada, hanya ada di NU. Makanya kita harus bersyukur kita punya kekayaan yaitu kitab kuning,”imbuh Kiai Said.

Kiai Said juga menyampaikan kekayaan selanjutnya ialah kekayaan simbolik yang dimiliki NU. Sebagai contoh ialah ada plang NU, mengakhiri pidatonya dengan wallahul muwafiq ila aqwamit thoriq, cium tangan habib dan kiai, sholat pakai sarung dan kopiah, di masjid ada bedugnya, dan setelah sholat ada wiridannya. “Itu semua adalah ciri khas atau kekayaan simbolik yang dimiliki NU, kita harus bisa merawat dan melestarikannya,”jelas Kiai Said.

Selanjutnya Ketua PCNU Jakarta Pusat Gus Syaifuddin mengatakan kehadiran Ketua Umum PBNU ke sekretariat PCNU Jakarta Pusat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi pengurus dan juga warga NU se-Jakarta Pusat.

“Kunjungan Kiai Said ini menjadi motivasi dan juga penyemangat kepada pengurus, untuk selalu semangat berkhidmah di NU, khususnya menjadi pengurus NU di tengah ibu kota,”imbuh Gus Syaifuddin.

Dihadapan Kiai Said, Gus Syaifuddin juga menjelaskan kegiatan-kegiatan NU sudah merata di 8 MWCNU dan 44 Ranting NU se-Jakarta Pusat. “Hari sabtu mendatang para pengurus NU di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut akan dilantik secara serentak di gedung pos ibu kota, kami mohon doa dan arahannya dari Kiai Said,”jelas Gus Syaifuddin.

(Farhan Maksudi)     

Perkuat Konsolidasi Kinerja, Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII Gelar Orientasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Sebagai bagian terpenting dalam organisasi PMII, Bidang Penataan Aparatur Organisasi memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup besar dalam melakukan tata kelola di internal organisasi.

Untuk merealisasikan amanat regulasi dan Visi & Misi Ketua Umum PB PMII dibutuhkan sebuah kerangka operasional kerja yang tepat dan terukur, maka diperlukan konsolidasi dalam menyatukan frekuensi seluruh jajaran di Bidang Penataan Aparatur Organisasi. Untuk menjawab hal tersebut, Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII menyelenggarakan Orientasi bagi seluruh jajaran pengurus Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII. Agenda Orientasi dikemas dalam bentuk kegiatan “Orientasi Bidang Penataan Aparatur PB PMII Masa Khidmat 2021-2024” yang dilaksanakan pada tanggal 17-19 Oktober 2021 bertempat di Wisma Kemenaker Ciloto.

Ketua Pelaksana Kegiatan M. Wifqi Maulana menyampaikan bahwa kegiatan orientasi ini merupakan pertama kalinya yang diselenggarakan oleh PB. PMII. Ia berharap kegiatan ini akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk kemajuan organisasi.

“Kegiatan orientasi Bidang Penataan Aparatur Organisasi ini merupakan sejarah baru karena baru pertama kali di selenggarakan oleh PB PMII. Kegiatan ini penting untuk dilakukan karena sebagai upaya perkenalan terhadap kerja kerja di bidang Aparatur, dan sebagai review terhadap produk-produk hukum PMII. Harapan kami setelah kegiatan ini akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk inovasi organisasi”. Kata Wifqi

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali setiap potensi dan sebagai salah satu strategi pengembangan SDM seluruh jajaran Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII Masa khidmat 2021-2024. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan frekuensi seluruh jajaran di Bidang Penataan Aparatur Organisasi dalam merealisasikan visi & misi Ketua Umum PB. PMII Masa Khidmat 2021-2024.

Menurut M. Rohim Hidayatullah selaku Ketua Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB. PMII Masa Khidmat 2021-2024, setidaknya ada tiga alasan mengapa Bidang Penataan Aparatur Organisasi menyelenggaraan kegiatan orientasi ini. Pertama sebagai wadah untuk konsolidasi menyamakan frekuensi. Kedua dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kapasitas tentang keaparaturan PMII. Ketiga untuk melakukan telaah kritis yang berkaitan dengan regulasi yang ada di PMII.

“Paling tidak ada 3 poin mengapa kami menyelenggarakan orientasi di Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII. Pertama sebagai wadah untuk konsolidasi menyamakan frekuensi bahwa visi misi Ketua Umum PB PMII kami Sahabat M. Abdullah Syukri tentang organisasi ini harus kita segera realisasikan, terutama yang berkaitan dengan Bidang yang kami emban sampai dengan Biro-Biro yang ada. Harus 1 frame, supaya kerja-kerja Bidang Aparatur sangat selaras dengan visi misi Ketua Umum. Jadi bisa diukur kualitas dan kuantitasnya. Misal, Ketua Umum menginisiasi E-PMII sejak 26 Juni 2021 lalu, maka Bidang Aparatur ini yang bertugas untuk merealisasikannya, juga membuat rumusan kebijakan, dan Langkah-langkah teknis penggunaannya. Alhamdulillah berkat kerja bersama ini, juga melibatkan tim IT di Pusat Data Informasi (Pusdatin) PB PMII, E-PMII sudah bisa kita realisasikan. Kini sudah 80 Cabang menggunakan E-PMII, angka ini Insyaallah akan terus meningkat. Kedua, yakni dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kapasitas tentang keaparaturan PMII. Bagaimana cara kerjanya, siapa mitra kerjanya, bagaimana cara merumuskan kebijakan, peta resiko, sinergisitas dengan aparatur KOPRI PB PMII, dan seterusnya semua dibahas dalam forum ini, sekaligus membahas program kerja Bidang Penataan Aparatur Organisasi dalam periode ini. Ketiga, di forum ini juga kami melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk melakukan telaah kritis yang berkaitan dengan regulasi yang ada di organisasi ini, Alhamdulillah dari FGD itu melahirkan apa yang kami sebut dengan “Rekomendasi Ciloto Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB PMII” sebagai pokok pikiran dan rekomendasi dari Bidang kami yang berisi tentang inovasi-inovasi organisasi, khususnya yang berkaitan dengan regulasi. Nantinya Rekomendasi Ciloto ini akan diberikan ke pimpinan kami Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PB PMII di Jakarta” Ungkap Rohim.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Badan Pengurus Harian Bidang Penataan Aparatur Organisasi PB. PMII Masa Khidmat 2021-2024 yaitu M. Rohim Hidayatullah selaku Ketua Bidang Aparatur, Ruzi Setiawan selaku Sekretaris, dan M. Hadiqul Fikri Bendahara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber diantaranya Eem Marhamah Zulfa selaku Anggota DPR RI, Hasan Suharna selaku LED Audit ISO 9001:2015, Muammarullah Umam, dan Angga Saputra selaku Kepala Pusdatin PB PMII.

“Kami juga banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan ini, terima kasih kepada pimpinan PB PMII kami, Panitia Pelaksana, juga narasumber yang telah hadir dan membantu: senior kami sekaligus Anggota DPR RI Teh Eem Marhamah Zulfa, Pak Hasan Suharna dari LED Audit ISO, senior kami Kang Muammarullah Umam, dan Sahabat Angga Saputra Kepala Pusdatin PB PMII”. Pungkas Rohim.

(RED/PR.ID)

BEM PTAI : Tidak Masuk Akal TNI Disusupi PKI, Masyarakat Sudah Cerdas

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia (BEM PTAI) bersilaturahmi dengan Panglima Kostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman di Mako Kostrad pada hari ini Rabu (29/9/2021). Pertemuan ini membahas kebangsaan hingga penanganan Covid-19.

Diketahui, jumlah BEM PTAI ada 87 Universitas. Semua kampus tersebar di seluruh Indonesia.

Sekjen BEM PTAI Yayan Septiadi mengatakan Letjen TNI Dudung Abdurachman merupakan bapak atau orang tua yang harus dihormati oleh generasi muda.

“Kami tabbayun kepada Bapak Dudung Abdurachman mengenai adanya isu di luar seperti TNI disusupi PKI. Bagi kami sebagai kalangan intelektual isu tersebut tidak masuk akal dan masyarakat sudah cerdas,” kata Yayan, Rabu (29/9/2021).

“Kalau ada yang ngomong TNI disusupi PKI pernyataan ngawur dan tidak jelas. Kami langsung mengunjungi ke sana untuk melihat museum bahwa nilai-nilai sejarah masih utuh,” sambungnya.

Dia mengatakan fitnah TNI disusupi PKI merupakan pembodohan masyarakat. Semua masyarakat mengetahui TNI menjalankan Sumpah prajurit Sapta Marga dan memegang teguh ideologi Pancasila, Negara kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

“Semua orang juga tahu sejarah G 30 S PKI, tidak mungkin TNI disusupi PKI. Pernyataan seperti ini pembodohan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, saat TNI sudah solid dan bersinergi dengan Polri jangan dipecah belah oleh siapapun. TNI dan Polri adalah pengayom serta selalu melindungi rakyat.

“TNI adalah tentara rakyat jadi untuk rakyat dan oleh rakyat jangan dipecah belah dengan isu murahan. Bangsa Indonesia ini sedang melaju dan ingin tumbuh menjadi negara besar,” tegasnya.

(RED/PR.ID)

Kiai Said: Kekayaan Simbol dan Kultural NU Intrumen Gerakan Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) PWNU Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu, 23-25 September 2021 di Hotel Balairung ini terlaksana atas kerjasama Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK) dengan Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU).

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj dalam sambutannya menyampaikan bahwa Al-Qur’an memerintahkan kita agar menjadi umat yang Washatiah, umat yang modern, yang keren, dan umat yang bermartabat. Bahkan (mohon maaf) di dalam alquran tidak ada kata-kata umat Islam, umat Arab, bangsa Arab, tidak ada, yang ada Ummatan Wasathah. Apalagi negara Islam, daulah Islamiyyah, tidak ada itu.

“Jangankan Daulah Islamiyyah, umat Islam saja tidak ada dalam Al-Qur’an,” tegas Kiai Said.

Umat yang modern, yang keren, dan bermartabat, lanjut kiai Said mengutip ayat Al-Qur’an, diciptakan agar berperan di tengah-tengah masyarakat. “Peran apa itu? Hadir berperan dalam agama, pendidikan, peradaban, kemajuan, kemanusiaan, sosial, dan seterusnya,” jelas Kiai Said.

Artinya, kata beliau, Alquran lebih mendorong kita agar menjadi umat yang berperan, tidak penting simbol nama umat Islam, tidak penting peran politik formal, yang penting peranannya. “Dari pada kita mengaku mayoritas tatapi tidak berpen, percuma itu,” ujarnya.

“Kita kadang-kadang ya sedih melihat umat Islam di Indonesia ini, terutama NU yang katanya 94 juta, tapi perannya sangat minim. Selalu menjadi objek, tidak pernah menjadi subjek. Padahal kita mayoritas. Kenapa begitu? Karena kita tidak keren, tidak Washatiah, belum mencapai tingkat Ummatan Wasathah,” kata Kiai Said.

Kita pun, sambungnya, mengemban amanat samawiyah, yaitu agama, itulah amanat yang pertama dan bersifat suci. Agama isinya dua, aqidah dan syariah sebagaimana yang diterapkan dalam tradisi NU. Kita pun wajib taat kepada Allah, Rasulullah. “Bahkan harus taat kepada pemerintah, jika pemerintahnya baik,” serunya.

Amanat yang kedua, kata Kiai Said, amanat kemanusiaan, amat realistis (kehidupan profan di dunia ini yaitu peradaban dan kebudayaan). Termasuk yang bersifat saintifik, culture, materi, fisik, dan segala yang tampak secara kasat mata.

“Nah di sinilah tugas kita untuk terus-menerus perbaiki, kita jaga, dan kita rawat,” cetusnya.

Kita ini punya kekayaan luar biasa, kekayaan sosial. NU yang konon memiliki jamaah 94 juta menaruh ketaatan kepada kiai. Ini kekuatan yang luar biasa. Tiada kiai NU yang mengajak radikal apalagi intoleran. “Kiai-kiai NU di kampung-kampung tanpa harus diperintah sudah menyerukan kepada masyarakat untuk akur, rukun, bersatu, jangan berkonflik, kalau ada yang konflik diakurkan,” tuturnya.

Kiai Said juga menegaskan bahwa NU punya kapital sosial luar biasa, yang tidak dimiliki organisasi lain. “Taatnya masyarakat kepada kiai, kepada pimpinan. Contoh, dulu saat program pemerintah Keluarga Berencana diterapkan, baru berjalan dengan baik setelah para kiai membolehkan. Jadi, peran kiai sangat besar,” terangnya.

Oleh karena itu, tegasnya, kekayaan kapital sosial tersebut harus dirawat, dijaga, dan kita kembangkan.

Tidak hanya itu, NU juga punya kekayaan kultural luar biasa. Yang paling penting adalah kitab kuning. “Kiai NU tidak sembarangan mengeluarkan hukum atau keputusan kecuali merujuk pada kutub kuning. Itulah kebudayaan kita yang harus dijaga, dirawat, dikembangkan, dan diperkuat. Jadi, jika hanya kembali pada Al-Qur’an dan Hadits itu bukan NU,” jelasnya.

Kekayaan lainnya ialah kekayaan simbol, kekayaan organisasi, politik, dan kekayaan ekonomi. Untuk merawatnya butuh perjuangan. “Yang kita miliki sekarang harus kita perkuat yaitu sosial, budaya, dan simbol. Yang diharapkan di bidang politik kita menjadi penentu. Juga dibidang pendanaan kita masih nol. Oleh karena itu, yang belum harus kita kejar, yang sudah tapi belum maksimal kita perkuat, dan yang sudah harus kita pertahankan,” tandas kiai Said.

Guna mendukung gerakan Revolusi Mental berjalan dengan baik, maka kelima kekuatan yang dimiliki dan diperjuangkan NU mesti dijalankan dan diperkuat.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, Staf Khusus Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang membidangi Reformasi Birokrasi Ravik Karsidi, Kepala Madrasah Kader NU KH. Sultonul Huda, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta H. Abdul Muin, serta jajajaran Pengurus Harian PWNU DKI Jakarta.

Sekadar informasi, acara yang secara resmi dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU ini diikuti para Pemuka Agama dan Pimpinan Nahdlatul Ulama se-DKI Jakarta.

(RED/PR.ID)

Peringati Harlah Ke-66, Sarbumusi Adakan Istigosah dan Doa Bersama

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Muslim Indonesia (SARBUMUSI) merayakan malam puncak Hari Lahir (Harlah) yang Ke-66 tahun.  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Ahmad Dasuki, Sukabumi pada Minggu, (26/9).

Pada perayaan Harlah ini, Pengurus DPP Sarbumusi mengangkat tema, “Menegaskan Sarbumusi Sebagai Rumah Buruh Indonesia dan Penjaga Tradisi Aswaja Annahdiyah di Bidang Perburuhan”.

Disiarkan langsung dari di Gedung Graha Ahmad Dasuki, gebyar harlah Sarbumusi ke-66 dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting. Acara melibatkan semua pengurus pusat dan pengurus wilayah di seluruh Indonesia.

Presiden Konfederasi Sarbumusi, Saifu Bahri Anshori menyampaikan rasa syukurnya atas capaian organisasi buruh dibawah naungan NU ini sebagia organisasi terbesar keempat di Indonesia.

“Memasuki usia yang ke-66 tahun, Konfederasi Sarbumusi telah berhasil berevolusi menjadi salah satu konfederasi terbesar ke-4 di Indonesia. Jumlah anggota Sarbumusi saat ini mencapai 350.000 orang. Angka yang masih menyimpan harapan untuk mengembalikan kejayaan Sarbumusi di masa lalu dengan anggotanya mencapai 3 juta orang,” kata pria yang akrab dipanggil mas SBA ini.

Sementara itu, Ketua PBNU, KH. Robikin Emhas melalui zoom mengaku merasa perlu mengenang kembali kiprah berdirinya Sarbumusi. Ia menjelaskan Sarbumusi didirikan tanggal 19 Shafar 1375 H atau bertepatan 27 September 1955.

“66 tahun yang lalu, serikat buruh muslim Indonesia didirikan di pabrik gula Tulangan Sidoarjo Jawa timur. Dimana tempat itulah yang menjadi cikal bakal atas kelahiran serikat buruh muslim Indonesia,” kata Eko. 

Robikin menambahkan, berdirinya Sarbumusi adalah bagian dari pergerakan atas interaksi antara buruh dengan pengusaha, antara pekerja dengan pengusaha.

“Oleh karena itu dalam tahun-tahun itulah para pekerja kita yang tergabung dalam Sarikat Buruh Muslim Indonesia melakukan renungan atas hubungan industrial yang ada saat ini. Alhamdulillah para pendiri kita, telah berhasil melakukan konsolidasi atas keanggotaannya, dimana Sarikat Buruh Muslimin Indonesia adalah bagian dari Nahdlatul Ulama. Bagian perjuangan dari NU dimana buruh merupakan bagian terbesar dari kaum Nahdliyin,” jelasnya.

Ketua Panitia Harlah Konfederasi Sarbumusi ke-66 tahun, Wing wing Suhendra menjelaskan bahwa kegiatan Harlah kali ini dilakukan secara virtual mengingat wabah Covid-19 masih juga belum mereda.  

“Acara virtual dihadiri KH. Anas Syakirullah (Ketua PCNU Kota Sukabumi), KH. M. Anshori Fudholy (Ketua PCNU Kab. Sukabumi), H. Achmad Fahmi (Walikota Sukabumi), Caswiyono Rusdie CW (Stapsus Kemenaker), dan KH. Robikin Emhas (Ketua PBNU),” kata Suhendra.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara Harlah ini dengan baik.

“Alhamdulillah, kegiatan kami berjalan dengan baik, dengan semangat panitia pelaksana dan semua elemen anggota Sarbumusi, serta tak lupa ucapan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara Harlah ini,” ungkapnya.

(RED/PR.ID)

Peringati Harlah Sarbumusi ke-66, Pengurus Adakan Istiqosah dan Doa Bersama

PILIHANRAKYAT. ID, Jakarta- Menjelang peringatan hari lahir Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) yang ke 66 tahun, Dewan
Pimpinan Pusat (DPP K Sarbumusi) akan melaksanakan kegiatan istighosah dan doa nasional bersama pengurus sarbumusi. Sabtu(25/9)

Ketua Harlah Wing Wing Suhendra, mengatakan, peringatan hari lahir Sarbumusi tahun ini sengaja
dilakukan secara sederhana, demi menjaga suasana tetap kondusif di tengah pandemi Covid-19. Namun
hal ini tidak mengurangi esensi pesan yang ingin disampaikan kepada seluruh pengurus Sarbumusi.
“Kami berharap kesederhanaan ini tidak mengurangi makna strategis dari harlah Sarbumusi,” katanya


Meski sederhana, panitia sudah mempersipakan segala kebutuhan harlah.


Sementara itu, puncak acara Harlah Sarbumusi ke-66 akan dilaksanakan pada minggu (27/9)malam.
Harlah sendiri akan digelar di Gedung Graha Ahmad Dasuki, Sukabumi. Kemudian dilanjutkan dengan agenda istighosah dan doa bersama yang akan dipimpin oleh KH. Ridwan Subagja dan KH. M. Mudrikah Kanaf dan diakhir potong tumpeng dan ramah tamah.


Sejumlah tokoh agama turut diundang diantaranya; KH. Anas Syakirullah (Ketua PCNU Kota Sukabumi),KH.M. Anshori Fudholy (Ketua PCNU Kab. Sukabumi), H. Achmad Fahmi (Walikota Sukabumi), Caswiyono Rusdie CW (Stapsus Kemenaker), dan KH. Robikin Emhas (Ketua PBNU).

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa agenda harlah akan dilangsungkan secara terbatas di Gedung Graha Ahmad Dasuki. Diperkirakan hanya boleh dihadiri sebanyak 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.


Acara itu akan dilaksanakan dengan sangat terbatas. Kita perkirakan sekitar 50 orang yang masuk dan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Sedangkan selebihnya akan menghadiri melalui aplikasi Zoom.

“Kami tak mengundang banyak tamu. Hanya beberapa saja, untuk menghindari kerumunan. Akan tetapi akan ditayangkan juga secara virtual agar yang lain juga bisa mengikuti doa bersama ini dari rumah masing-masing,” bebernya


Dalam kegiatan ini, mereka akan melantunkan doa-doa, khususnya untuk kemajuan Sarbumusi, agar menjadi manfaat untuk orang banyak, serta mendoakan agar Indonesia bisa merdeka dari Pandemi Covid-19 dan menjadi negara yang baldatun ttayibatu.

(RED/PR.ID)

KemenkoPMK Ajak Warga NU Istiqomah Praktikkan Instrumental Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) PWNU Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu, 23-25 September 2021 di Hotel Balairung ini terlaksana atas kerjasama Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK) dengan Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU).

Mewakili Menteri KemenkoPMK, Ravik Rasidi menyampaikan dalam sambutannya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi lebih lebih apabila nilai-nilai strategis sebagai instrumental Revolusi Mental berjalan dengan baik.

“Ada tiga nilai yang sebenarnya saya yakin NU sudah menjalankan, pertama Integritas, kedua Etos Kerja yang solid, dan kegita gotong royong atau kebersamaan. Ini adalah yang disebut nilai strategis instrumental Revolusi Mental. Memaknai nilai utama yaitu Pancasila. Asumsinya, apabila Pancasila itu dijalankan dengan baik, kemudian tiga nilai tersebut dijalankan dengan baik oleh seluruh komponen masyarakat-bangsa ini, maka Indonesia akan baik,” kata Ravik Rasidi, Jakarta, Kamis (23/09/2021).

“Kurang integritas apa para tokoh dan pejuang NU juga komunitas NU, saya kira integritasnya tinggi. Jika ada sebagian yang barangkali lupa, maka tugas kader mengingatkan,” imbuh Staf Khusus Menko PMK yang menangani Bidang Reformasi Birokrasi.

Menurut mantan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) itu, gorong-gorong dan kerjasama di kalangan warga NU pastinya sudah berjalan. Misalnya dalam hal memikirkan bangsa, memikirkan bersama, dan memikirkan jamaah, ini sudah selesai di kalangan warga NU.

“Yang menjadi persoalan bangsa saat ini adalah tiga nilai ini mulai luntur karena masuknya globalisasi yang luar biasa. Nilai-nilai kebangsaan yang dijalankan oleh NU ini digerus sedimikian rupa, ini yang saya kira tidak ikhlas. Karena itu, supaya tidak berlarut-larut, maka ajaklah para kader untuk merubah cara berpikir, merubah cara bekerja, dan merubah cara hidup ke arah lebih baik dengan tiga nilai tadi yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong. Dimana ketiga nilai tersebut sumbernya adalah agama,” jelasnya.

Ravik pun meyakini bahwa, ketika seluruh komponen bangsa, khususnya warga NU sudah merubah cara berpikir, cara pandang, cara hidup dengan integritas yang tinggi, etos kerja yang tinggi, dan kebersamaan atau gotong royong dengan baik maka Indonesia ini akan baik.

“Saya setuju jika NU baik, umat juga baik, maka negara akan baik,” teganya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, Staf Khusus Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang membidangi Reformasi Birokrasi Ravik Karsidi, Kepala Madrasah Kader NU KH. Sultonul Huda, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta H. Abdul Muin, serta jajajaran Pengurus Harian PWNU DKI Jakarta.

Sekadar informasi, acara yang secara resmi dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU ini diikuti para Pemuka Agama dan Pimpinan Nahdlatul Ulama se-DKI Jakarta.

(RED/PR.ID)

Tekan Perpres No 82, Menag Yaqud: Ini Bukti Kehadiran Pemerintah

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Terbitnya Perpres ini diharapkan kian meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia karena ada regulasi baru yang memperkuat bagi pemerintah  daerah untuk membantu dalam hal alokasi anggaran.

“Terbitnya Perpres ini adalah sebuah momentum besar bagi dunia pesantren. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang memiliki komitmen dan perhatian besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Menag Yaqut  mengungkapkan, Perpres No 82 Tahun 2021 ini ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 2 September 2021. Panyusunan Perpres ini dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dengan melibatkan para pihak dari lintas kementerian/lembaga negara dan stakeholders pesantren.

Menag menjelaskan, dengan terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 ini, pemerintah daerah juga bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu pesantren. Hal ini menjadi langkah positif sebab selama ini, ada keraguan sebagian pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk pesantren lantaran pos pendidikan keagamaan dianggap sebagai urusan pusat  atau Kemenag.  “Dengan terbitnya Perpres ini, Pemda tidak perlu ragu lagi mengalokasikan anggaran untuk membantu pesantren,” tegas Menag.

Disebutkan Menag, pada pasal 9 Perpres Nomor 82 Tahun 2021 jelas mengatur bahwa pemerintah daerah dapat membantu pendanaan penyelenggaraan pesantren melalui APBD sesuai kewenangannya. Pendanaan tersebut dialokasikan melalui mekanisme hibah, baik untuk membantu penyelenggaraan fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat. “Sekarang tidak ada alasan lagi bagi Pemda untuk tidak mengalokasikan anggaran secara khusus untuk membantu pesantren, baik pada fungsi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas Menag.  

Menurut Menag, terbitnya Perpres ini sekaligus menjadi kado jelang peringatan Hari Santri 22 Oktober 2021.  Sebelumnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren juga ditetapkan jelang peringatan Hari Santri 2019.

Dana Abadi Pesantren
Terkait Dana Abadi Pesantren, Menag Yaqut  mengaku akan segera berkoordinasi dengan Menteri Keuangan selaku pengelola Dana Abadi Pendidikan. Sebab, dalam Perpres diatur bahwa Dana Abadi Pesantren bersumber dan merupakan bagian dari dana abadi pendidikan.

“Ini akan kami bahas bersama mekanismenya dengan Kemenkeu, baik yang terkait dengan alokasi maupaun prioritas program,” tegas Menag. 

“Dana Abadi Pesantren khusus untuk penyelenggaraan fungsi pendidikan Pesantren,” sambungnya.

(RED/PR.ID)

PCNU Jakarta Pusat Bentuk Pencak Silat NU Pagar Nusa di Masjid Istiqlal

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat, secara resmi mengukuhkan anggota pencak silat NU Pagar Nusa di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (19/9).  

Pencak silat NU Pagar Nusa merupakan badan otonom NU yang dibentuk pada 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur. NU mengesahkan pendirian dan kepengurusannya melalui Surat Keputusan tertanggal 9 Dzulhijjah 1406 / 16 Juli 1986.  

Ketua PCNU Jakarta Pusat Gus Syaifuddin mengatakan dalam sejarahnya, lahirnya pencak silat NU Pagar Nusa ini berangkat dari keprihatinan para kiai NU terhadap surutnya ilmu bela diri pencak silat di pesantren. Padahal, pada awalnya pencak silat merupakan kebanggaan yang menyatu dengan kehidupan dan kegiatan di pesantren.

“Walaupun di Jakarta Pusat sangat minim pesantren, tapi kita bisa rangkul para santri yang ada di majelis-majelis taklim dan masjid-masjid. Dan hal ini bukanlah kendala, karena jumlah majelis taklim dan masjid di Jakarta Pusat jumlahnya ribuan. Yang terpenting kita bisa perlahan-lahan merangkul mereka,”jelasnya.

Gus Syaifuddin menambahkan hari ini di masjid Istiqlal, hari bersejarah bagi kita semua, karena kita semua bisa ikut menyaksikan pengukuhan anggota baru pencak silat NU pagar nusa angkatan pertama di Jakarta Pusat.

“Tugas kita selain mendorong dan mendukung kegiatan ini ialah mengajak sanak saudara dan tetangga kita untuk ikut andil menjadi anggota pagar nusa. Jika kita semua aktif mengajak, pasti lambat laun akan semakin bertambah dan bertamabah,”kata Gus Syaifuddin.

Gus Syaifuddin menjelaskan peserta yang daftar dan hadir pada pengukuhan hari ini baru 20 orang, semoga bisa menjadi cikal bakal penggagas pencak silat NU Pagar Nusa di Jakarta Pusat.

“Dan PCNU Jakarta Pusat pun dalam waktu seminggu ini masih membuka pendaftaran anggota pencak silat NU Pagar Nusa tingkat Jakarta Pusat. Bagi para saudara yang ingin mendaftara bisa langsung menghubungi kesekretariatan PCNU Jakarta Pusat di nomor WA 089668512839 an. Farhan Maksudi,”

(Farhan Maksudi)

Pemerintah-DPR Sepakati Pembahasan RUU Pengesahan Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik Masalah Pidana RI-Rusia

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pemerintah Republik Indonesia bersama Komisi III DPR RI secara resmi menyepakati pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana (Treaty between the Republic of Indonesia and the Russian Federation on Mutual Legal Assistance/MLA in Criminal Matters). RUU ini merupakan kelanjutan dari perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani hampir dua tahun lalu itu.

Sebelumnya pada 13 Desember 2019 di Moskow, Rusia, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly bersama Menteri Kehakiman Rusia, Aleksandr Konovalov, telah menandatangani kerja sama MLA. Nantinya, dengan adanya RUU yang akan dibahas ini diharap akan semakin memperkuat kerja sama yang ada dan dapat mengatasi perbedaan sistem hukum kedua negara.

“Kerja sama penegakan hukum lintas negara semakin penting, seiring dengan semakin meningkatnya hubungan dan kerja sama antar negara di berbagai bidang, seperti investasi, perdagangan, kerja sama di bidang perbankan yang didukung oleh perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dan canggih,” kata Yasonna dalam Rapat Kerja (Raker) penyampaian penjelasan presiden atas RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana antara Komisi III DPR-RI dengan pemerintah.

Pemerintah memandang penting dibentuknya perjanjian bilateral Republik Indonesia dengan Federasi Rusia untuk mendukung kemitraan strategis kedua negara yang diharap dapat segera ditandatangani oleh kedua kepala negara. Terlebih hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin sejak 1950.

“Pembentukan perjanjian bantuan hukum timbal balik dalam masalah pidana dengan negara-negara strategis akan mendukung upaya pemerintah untuk menjadi anggota Financial Action Task Force (FATF),” ujar Yasonna di Ruang Rapat Komisi III DPR-RI, Rabu (01/09/2021) siang.

Seperti diketahui, FATF merupakan organisasi antarpemerintah dunia untuk menetapkan standar dan memastikan pelaksanaan yang efektif terhadap upaya pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), dan ancaman terkait lainnya terhadap integritas sistem keuangan internasional.

Sementara itu Ketua Komisi III DPR-RI, Herman Hery mengatakan 9 fraksi di Komisi III DPR-RI telah menyetujui untuk melanjutkan pembicaraan ke tingkat I, dan segera ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Selanjutnya pada 6 September 2021, raker akan mengambil keputusan tingkat I, pengambilan keputusan untuk melanjutkan pada pembicaraan tingkat II atau rapat paripurna,” ujar Herman. “Kemudian 7 September 2021, dilanjutkan pembicaraan tingkat II pengambilan keputusan dalam rapat paripurna terhadap RUU tersebut,” tandas politisi PDIP asal dapil NTT II ini.

Dari 9 fraksi yang menyetujui, hanya F-PPP yang menyetujui dengan diberi catatan. Arsul Sani menjelaskan dari apa yang telah disampaikan oleh pemerintah, keseluruhan perjanjian ini sudah memenuhi prinsip resiprositas (timbal balik).

“Kedua, sudah ada 30 perjanjian dalam bentuk agreement maupun MoU antara Indonesia dan Rusia yang perlu diperkuat dengan perjanjian MLA ini,” ujar Arsul. “Terakhir, agar dijelaskan mekanisme (MLA) terutama dari sisi Rusia, tentu kalau dari sisi Republik Indonesia kita sudah paham,” tutupnya

(RED/PR.ID)

itel Luncurkan Smartphone Vision 2 yang Stylish dan terjangkau di Indonesia

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta– Itel merek global terkemuka yang berkomitmen untuk menyediakan  produk konsumen elektronik berkualitas tinggi dengan harga bersahabat dan menawarkan  pengalaman pengguna yang luar biasa, hari ini mengumumkan kehadiran smartphone Vision 2 yang  stylish. 

Didirikan pada tahun 2007, misi itel adalah menyediakan teknologi komunikasi  seluler dengan harga bersahabat untuk semua orang. Hal ini mendemokrasikan teknologi dengan  memberikan akses ke teknologi dan keterhubungan kepada konsumen yang sebelumnya tidak  memiliki akses, memungkinkan mereka untuk menjadi lebih dekat dan mendapat manfaat dari  koneksi sosial mereka.

Setelah lebih dari 10 tahun pengembangan, itel telah memperluas  kehadirannya di sekitar 40 negara berkembang secara global. itel memiliki portofolio produk  smartphone, tablet dan ponsel berfitur, dan pada tahun 2017, itel mencapai tonggak penjualan lebih  dari 77 juta perangkat secara global. African Business, sebuah majalah bisnis otoritatif di Inggris,  memberikan itel peringkat ke-17 dalam 2018/2019 TOP 100 MOST-ADMIRED BRANDS IN AFRICA.

Vision 2 terbaru mengadopsi 6.6” HD+ layar Dot-Notch Full Screen yang akan memberikan tampilan  visual yang menyeluruh bagi penggunanya melalui layar yang besar. Dengan desain unibody super  tipis 8,3mm, penutup kaca 2.5D dan tekstur radial untuk mengurangi sisa sidik jari pada bagian belakang, serta sedikit lengkungan di tepi layar kaca membuat layar lebih indah dan memberikan  pegangan yang nyaman untuk streaming di mana pun.

Pengguna tidak perlu lagi khawatir akan kehabisan daya baterai karena Vision 2 dilengkapi baterai  dengan daya sebesar 4000mAh. Vision 2 juga dilengkapi dengan sistem manajemen daya otomatis  yang inovatif dan canggih yaitu AII Power Master untuk memastikan daya terkendali. Untuk performa,  RAM 3GB dan ROM 64GB memungkinkan Vision 2 menjalankan banyak aplikasi dengan mudah dan  menghadirkan pengalaman browsing yang lebih lancar. Disematkan Android™ 10 (edisi Go) dengan  aplikasi pra-instal yang lebih ringan, kini pengguna memiliki lebih dari 25GB ruang penyimpanan kosong untuk menyimpan foto, video, dan menginstal lebih banyak aplikasi.

Vision 2 diciptakan untuk memberikan pengalaman selfie yang lebih baik dan menyeluruh dengan AI  Selfie 2.0 yang ramah bagi pengguna: 

• AI Face Beauty 3.0 – Mampu mengidentifikasi detail wajah, warna kulit, dan lingkungan  pencahayaan untuk menambah efek kecantikan yang disesuaikan dengan detail wajah • AI Portrait HDR – Memperkaya pencahayaan dan warna pada selfie 

• Deteksi Lensa Kotor AI – Sensor kamera dapat mendeteksi, kemudian pengingat akan muncul  saat lensa kotor, memastikan pengguna mendapatkan pengalaman selfie yang lebih jernih Tiga kamera belakang AI 13MP dari Vision2 dikemas dengan kamera Macro 2MP plus kamera depth sensing untuk membantu pengguna mengabadikan momen dengan foto yang jernih dan jelas kapan  saja, di mana saja.

Untuk lebih melindungi privasi pengguna, Vision 2 telah ditingkatkan dan akan hadir dengan face  unlock dan 8 fungsi fingerprint unlock

Privasi adalah salah satu perhatian utama pengguna, mode LiveNess yang tersedia di ponsel ini akan  memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap privasi pengguna dengan bio-deteksi. Pengguna  hanya perlu mengaktifkan LiveNess Mode yang mengharuskan pengguna mengedipkan mata untuk  otorisasi membuka kunci, yang membantu mencegah orang lain menggunakan potret pengguna  untuk membuka kunci ponsel. 

Vision 2 ditenagai oleh sistem operasi Android™ 10 (Go edition), yang dioptimalkan untuk  menghadirkan pengalaman yang mulus dan cepat serta mengatasi beberapa keluhan paling umum  seperti penyimpanan, kinerja, manajemen data, dan memperpanjang masa guna baterai. 

(RED/PR.ID)

GUS HALIM INGIN KERJASAMA PERTAMINA DAN BUMDES TANPA PIHAK KETIGA

PILIHANRAKYAT.ID, Mojokerto-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Nyai Lilik Umi Nasriyah melaksanakan kunjungan kerja ke BUMDes Berkah Asri Desa Padangasri Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Jumat (10/9/2021).

Mendes Halim didampingi Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Harlina Sulistyorini. Hadir pula Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa dan pejabat desa Padangsari serta para pendamping desa.Dalam kunjungannya ini, Halim Iskandar menegaskan keinginannya agar kerjasama antara BUMDes Berkah Asri dengan Pertamina tidak ada campur tangan pihak ketiga.

Hal tersebut harus disertai dengan kesepakatan-kesepakatan yang jelas antar kedua belah pihak dan memberikan keuntungan untuk BUMDes.

“Kita tidak ingin ada tangan tangan lain. Sudah saya sampaikan ke pak Erick pokoke antara BUMDes dengan Pertamina. Kita tidak ingin ada vendor,” papar Halim Iskandar.

Pertashop merupakan salah satu usaha BUMDes hasil kerjasama dengan PT Pertamina yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional di level desa.Halim Iskandar berharap BUMDes berperan memberikan kesejahteraan dan konsolidator untuk meningkatkan usaha masyarakat desa.

“BUMDes jangan sampai mematikan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh masyarakat di desa,” kata Pria yang akrab disapa Gus Halim ini. Selain itu, Gus Halim juga menjelaskan bahwa pertanian adalah sektor paling aman selama masa pandemi Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi nasional yang paling cepat ada di level desa.

“Pertanian kan pasti di desa makanya kita berupaya ada pemulihan ekonomi nasional level desa yang juga diikhtiyari lebih maksimal lagi pada level desa,” kata Gus Halim.

(RED/PR.ID)

FINALIS LOMBA TTG UNGGULAN DIMINTA PERHATIKAN ASPEK EKONOMI INOVASI

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Bogor – Sebanyak 10 Finalis Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Unggulan mempresentasikan inovasi yang dihasilkan dihadapan Dewan Juri yang diketuai Teguh Sudarto. Lomba ini merupakan rangkaian dari Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional tahun 2021. Para peserta terlihat begitu semangat untuk  menjelaskan inovasi yang ditemukan ke hadapan Dewan Juri yang hadir di Royal Hotel Bogor yaitu Teguh Sudarto, Supriyono, Sadono Sriharjo, Arief Setyahadi dan Aries Sudariyanto.

Inovator pertama yang presentasi adalah Nurhadi dari Tulang Bawang, Lampung dengan inovasi Mesin Pengolah Serbaguna. Mesin ini disebutkan tidak hanya bisa mengolah padi tapi juga jagung.Inovator kedua Sandi Pamungkas dari Natuna, Kepulauan Riau dengan inovasi Smart Cabai. Sandi ini cukup mencuri perhatian pasalnya dia adalah Innovator termuda yaitu 17 Tahun.Dewan Juri apresiasi Inovasi Sandi ini, namun Smart Cabai ini masih berada di Hulu dan belum sentuh hilir seperti proses pengepakan dan penjualan. Juri juga memberi saran agar Smart Cabai juga bisa melirik alat pendukung yang lebih baru untuk lebih maksimalkan hasil produks.

Selanjutnya Oleh Suparjo dari Kuningan, Jawa Barat dengan inovasi Fermentor Kopi Luwak tanpa Luwak. Kopi ini diklaim rasanya setara dengan Kopi Luwak tapi melalui proses fermentasi.Namun, inovasi ini dikritisi oleh Sadono Sriharjo yang menyoroti soal proses fermentasi dan proses kimiawi dalam pembuatan kopi ini yang dinilai kurang tepat.Olehnya, Dewan Juri menyarankan agar Suparjo untuk lebih teliti melakukan inovasi dan harus menjelaskan proses ekonomis yang lebih detail.

Selanjutnya Syafri Hendri dari Kota Pariaman, Sumatera Barat dengan inovasi Oven Serbaguna Tenaga Surya yang dinamakan Loneang. Oven ini membantu mengeringkan hasil pertanian dan perikanan ebih cepat. Tiga komponen utama meja tatakan, bilik pengering dan turbin angin.Keunggulan hemat energi dan biaya serta mudah dibuat. Namun, alat ini tidak berfungsi efektif saat malam dan cuaca mendung.Dewan Juri apresiasi Inovasi karena prosesnya steril dan menjaga kualitas kopra hingga penuhi standar ekspor.

“Tapi perlu dilakukan alat yang lebih permanen seperti dinding dari kaca dan digunakan proses pemanasan lebih stabil,” kata Juri Teguh Sudarto.

Inovator selanjutnya Sa’dudin dari Tangerang, Banten dengan TTG unggulan Mesin Penghasil BBM, Gas dan Listrik dari Sampah Plastik. Mekanisme kerjanya plastik dibakar kemudian diolah menjadi listrik, BBM sejenis solar, bensin dan minyak tanah. Alat Penghancur Tandan Kosong Kelapa Sawit jadi inovasi selanjutnya yang dibuat oleh Gunawan dari Rokan Hilir, Riau. Hasil olahan alat ini dipergunakan sebagai pupuk organik dan tanaman pangan holtikultura.

Dewan Juri kritisi proposal yang diajukan jauh dari standar yang ditetapkan dan penghitungan nilai keekonomian pun tidak dipaparkan dengan jelas. Selanjutnya inovasi Alat Loading Penota Purun dan Mesin Berosih Purun yang dibuat oleh Ismail dari Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dewan Juri meminta Ismail untuk perhatikan efek kesehatan dengan alat-alat di Mesin. Juri juga meminta Inovator untuk membahas faktor keekonomian dan keuangan alat itu.Dewan Juri minta Ismail perhatikan SNI karena produknya berkaitan makanan, termasuk perhatikan pengolahan dan packaging.

Setelah itu, inovasi Alat Penggorengan Serbaguna (Algosena) dengan inovator  Misriayu Suntrik dari Bulungan, Kalimantan Utara.Bahan pembuatan Algosena ini mudah didapat dan cukup satu orang untuk membuat alat ini. Alat ini diklaim bisa menghemat biaya produksi bagi industri pengolahan makanan.Algosena mampu bantu UKM, ramah lingkunhan dan perawatan mudah. Kedepannya, Algosena bakal kerjasama dengan BUMDes.

Selanjutnya Inovator I Gusti Ngurah Agung dari Tabanan, Bali presentasikan inovasi Alat Pertanian Multifungsi berbasis Panel Surya.Alat ini ramah lingkungan dan mudah dibawa, efisien dan meningkatkan ekonomi masyarakat.Kepala Badan Pengembangan Informasi Suprapedi yang hadir juga sempat memberikan tanggapan terhadap inovasi dari Tabanan ini. Suprapedi mempertanyakan total cost pembuatan dan kecepatan produksi karena diyakini bisa membantu masyarakat yang bergerak di bidang pertanian.

Finalis terakhir Lomba TTG Unggulan adalah Ali Maulana dari Paser, Kalimantan Timur dengan inovasi Alat Jemur Efek Rumah Kaca (AJ.ERK).Suprapedi menyarankan panel surya tidak hanya digunakan menarik uap melalui kipas.

“Gunakan sensor agar temperatur pada objek sama dengan suhu sekitar,” kata Suprapedi.Setelah ini, para Dewan Juri berdiskusi dan rekapitulasi nilai untuk menentukan pemenang yang akan diumumkan pada akhir September 2021.

(RED/PR.ID)

Sosialisasikan Aturan Ahmadiyah: Kemenag Kerahkan Penyuluh Agama Islam

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Kementerian Agama mengerahkan Penyuluh Agama Islam (PAI) untuk menyosialisasikan kembali Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 3 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota, atau Anggota Pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI). Hal ini dilakukan, paska terjadinya kasus  perusakan tempat ibadah jemaat  Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat oleh sekelompok orang. 

Keterangan ini disampaikan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin, dalam sebuah wawancara tv nasional, di Jakarta. “Kalau Surat Edaran (SKB 3 Menteri) ini ditaati bersama-sama, sesungguhnya tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Kesungguhan kita kan bagimana Surat Edaran ini menjadi panduan bersama, kemudian ditaati bersama,” ungkap Kamaruddin, Rabu (8/9/2021).

Tantangannya saat ini, lanjut Kamaruddin, banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman memadai terkait SKB tersebut. Karenanya, Kemenag pun mengerahkan penyuluh agama dan bersinergi dengan ormas Islam untuk menyosialisasikan SKB tersebut. 

“Ini yang terus kita lakukan. Kementerian Agama dengan Penyuluh Agama, dengan seluruh struktur Kemenag dari pusat hingga daerah, bekerja sama dengan Ormas Islam terus melakukan komunikasi dan sosialisai terhadap Surat Edaran ini,”sambungnya. 

Menurut Kamaruddin, SKB yang ditandatangani Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung ini telah memberikan panduan yang jelas terkait dengan kedudukan Ahmadiyah di Indonesia. 

“Sangat jelas sekali apa yang harus dilakukan, pihak Ahmadiyah harus ngapain, masyarakat harus ngapain, dan aparat keamanan harus ngapain, itu sebenarnya jelas dalam surat itu,” jelas Guru Besar UIN Alaudin Makassar ini. 

Ia menegaskan, untuk mengatasi permasalahan Ahmadiyah tidak dibenarkan melakukan kekerasan serta tidak boleh main hakim sendiri. Tetapi, di sisi lain, jemaat Ahmadiyah juga harus melaksanakan apa yang tertuang dalam SKB tiga Menteri tersebut. 

“Ahmadiyah tidak boleh menyebarkan faham, tafsir agama, bahwa ada nabi setelah Nabi Muhammad, tidak boleh dilakukan.Tidak boleh atas dasar hak azasi manusia atas dasar semua orang punya hak dasar yang sama dalam bangsa ini, apapun itu alasannya tidak boleh. Karena paham itu berpotensi melanggar UU PNPS No.1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama,” tambah Kamaruddin.

Untuk itu, Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini meminta semua pihak menahan diri dan menyelesaikan persoalan dengan baik. “Satu sisi pihak Ahmadiyah harus menahan diri dan di lain sisi masyarakat khususnya umat Islam juga harus menahan diri untuk tidak melakukan hal anarkis,” pesan Kamaruddin. 

(RED/PR.ID)

Carsome Umumkan Kemitraan Jangka Panjang dengan Adira Finance untuk Penuhi Permintaan Mobil Bekas yang Berkembang di Indonesia

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Platform e-commerce mobil terbesar di Asia Tenggara, Carsome mengumumkan kemitraan jangka panjang dengan Adira Finance, salah satu perusahaan penyedia pembiayaan terbesar di Indonesia, guna memperluas peluang bisnis bagi kedua perusahaan.

Melalui penandatanganan Nota Kesepakatan, Adira Finance menjadi salah satu penyedia pembiayaan untuk sejumlah unit mobil bertanda Carsome Certified dengan skema pembiayaan yang kompetitif bagi pembeli mobil di Carsome. Hal ini sejalan dengan tujuan Carsome untuk membantu pelanggan bergerak maju dengan ketenangan pikiran dalam solusi mobilitas.

Menurut Country Head Carsome Indonesia, Delly Nugraha, Carsome selalu berupaya untuk menciptakan ekosistem mobil bekas yang terpadu. “Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Carsome untuk selalu berusaha memberikan layanan terbaik dan terintegrasi bagi pelanggan kami. Kami sangat senang menyambut Adira Finance sebagai mitra strategis terbaru kami di Indonesia, menambah aliansi pemain kuat di industri yang akan membawa kami ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Delly.

Kemitraan jangka panjang ini akan memperluas kesempatan bisnis bagi Carsome dan Adira Finance, dan juga memungkinkan Adira Finance untuk menambah listing di Momobil.id, platform marketplace mobil bekas dan baru milik Adira Finance.

Mengomentari kemitraan jangka panjang tersebut, Direktur Portofolio Adira Finance, Harry Latif mengatakan, “Dengan kehadiran selama lebih dari 30 tahun di Indonesia dengan sekitar 2,5 juta konsumen aktif, kami berfokus pada perluasan pasar dengan mengoptimalkan kemajuan digitalisasi, salah satunya melalui kerjasama dengan mitra seperti Carsome. Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk lebih meningkatkan ekosistem digital Adira Finance guna memberikan solusi keuangan terbaik sesuai kebutuhan konsumen.”

Menurut hasil Carsome Consumer Survey yang diluncurkan di awal tahun ini, 64% masyarakat Indonesia berencana untuk membeli mobil bekas di periode April-September 2021 dan Carsome optimistis daya beli akan semakin menguat. Carsome dan Adira Finance sudah mendiskusikan seputar memperkenalkan fitur-fitur inovatif terbaru dalam waktu dekat yang akan memberikan kenyamanan dan kemudahan jual/beli mobil bagi pelanggan di Indonesia.

“Kemitraan kami dengan Adira Finance akan menambahkan solusi mobilitas bagi pelanggan Carsome melalui pembiayaan mobil bekas yang kompetitif, memantau pembiayaan melalui platform digital Adira Finance, dan promo eksklusif tambahan dari waktu ke waktu. Semua ini akan membantu pelanggan kami bergerak maju dengan tenang,” tambah Delly.

Sejumlah unit mobil bertanda Carsome Certified juga akan tersedia melalui situs Momobil.id. Mobil bertanda Carsome Certified merupakan mobil dengan kualitas yang dijamin oleh Carsome Promise, yang hadir dengan 4 elemen. Pertama, seluruh unit Carsome Certified telah melalui pemeriksaan di 175 titik inspeksi oleh inspektor terlatih Carsome. Kedua, Carsome memberikan garansi satu tahun kepada pelanggan. Ketiga, jaminan 5 hari uang Kembali, dan yang terakhir, seluruh harga yang tertera di situs resmi Carsome.id adalah harga tetap tanpa biaya tersembunyi.

Carsome adalah platform e-commerce mobil terintegrasi terbesar di Asia Tenggara yang hadir di  Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura. Carsome berkomitmen untuk mendigitalisasi industri  jual-beli mobil bekas regional dengan merombak dan meningkatkan pengalaman jual-beli mobil  bekas. Carsome menawarkan solusi menyeluruh bagi semua penjual dan dealer mobil bekas, mulai  dari inspeksi, transfer kepemilikan hingga financing, melalui layanan yang terpercaya, nyaman dan  cepat. Carsome saat ini telah mentransaksikan lebih dari 100.000 mobil secara tahunan dan  memiliki 1.700 tim di seluruh cabangnya.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.carsome.id. 

PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) berdiri pada tahun 1990 semula  dikembangkan sebagai perusahaan pembiayaan mobil, yang kemudian sejak tahun 1997  merambah ke pembiayaan sepeda motor. Pada tahun 2004, Adira Finance mencatatkan sahamnya  di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dan diambil alih oleh PT Bank Danamon  Indonesia Tbk (Bank Danamon). Saat ini kepemilikan saham Bank Danamon terhadap Perusahaan  adalah sebesar 92,07%. Sebagai anak perusahaan Bank Danamon, Adira Finance menjadi bagian  dari Grup MUFG. 

Adira Finance telah menjadi perusahaan terkemuka di sektor pembiayaan yang melayani beragam  merek dan produk. Pada tahun 2015, Adira Finance mulai memperkenalkan produk pembiayaan  perlengkapan rumah tangga dan elektronik (durable) dan pembiayaan otomotif (mobil dan motor)  berbasis syariah melalui Unit Usaha Syariah Adira Finance. Di tahun 2017 Adira Finance turut  menghadirkan platform e-commerce pembiayaan multiguna jasa dicicilaja.com, marketplace jual  beli kendaraan momobil.id, dan diikuti momotor.id pada tahun 2018. Pada tanggal 20 Februari 2020,  Adira Finance meluncurkan inovasi baru di bidang digital yaitu aplikasi layanan konsumen adiraku,  yang bisa diunduh melalui Appstore dan Google Play Store, untuk memberikan pengalaman  bertransaksi secara real time dengan mudah, aman dan nyaman. 

Sesuai dengan janji brand Adira Finance, “Sahabat Setia Selamanya”, perusahaan terus hadir di  sisi konsumen dengan memberikan beragam solusi finansial sesuai siklus kehidupannya, dari  pembiayaan multiguna, perlengkapan rumah tangga dan elektronik (durable), otomotif (motor dan  mobil), hingga pembiayaan umroh. 

Saat ini, Adira Finance memiliki peringkat surat utang “idAAA” dari Pefindo, dan peringkat kredit  internasional “BBB” dari Fitch dan “Baa2” dari Moodys. Kedua peringkat internasional tersebut  merupakan investment grade yang sama dengan peringkat negara Indonesia. Hal ini tentunya  diperkuat dengan transformasi bisnis yang berkelanjutan secara digital untuk merespon  perkembangan teknologi yang berkembang dengan cepat. Adira Finance melayani lebih dari 2,3  juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dengan jumlah piutang yang dikelola sebesar Rp 44 triliun  (2020).

(RED/PR.ID)

Wujudkan Agro Eduwisata terbesar di Asia Tenggara, Kementan Support Pemerintah Pusat

PILIHANRAKYAT.ID, Bogor- Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung pembangunan Lido World Garden yang direncanakan akan menjadi agro eduwisata terbesar di Asia Tenggara. Dukungan Kementan diwujudkan dalam bentuk mengisi Lido World Garden dengan hasil riset dan inovasi pengembangan pertanian yang telah dilakukan oleh peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).

“Kita akan perlihatkan di Lido World Garden ini, hasil riset Balitbangtan kami bersinergi dengan litbang-litbang lainnya, bisa menjadi edukasi bagi masyarakat serta mewujudkan kerjasama yang holistik,” ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat menghadiri Peresmian Pembangunan Lido World Garden, Bogor, pada Selasa, 8 September 2021. 

Lido World Garden rencananya akan didirikan di atas lahan seluas 17 hektare dan merupakan bagian dari MNC Lido City. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 2021, Presiden Joko Widodo telah menetapkan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sesuai arahan Presiden, mereka yang terlibat dalam upaya mengakselerasi perekonomian, maka harus disupport secara maksimal. Bersama Kemenko Perekonomian, kami akan berupaya memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai peraturan yang berlaku,” sebut Syahrul. 

Kerjasama antara Kementan dan MNC Land sebagai pengelola Lido World Garden diejawantahkan dalam bentuk Mutual of Understanding (MoU). Selain pemanfaatan hasil inovasi teknologi pertanian dan dukungan pelaksanaan wisata yang terintegrasi, Kementan juga akan memberikan dukungan pelaksanaan pengadaan tanaman endemik untuk riset, serta kerja sama program pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian. 

“Kita harapkan dengan Lido World Garden ini, publik bisa mengakses inovasi teknologi pertanian kita. Tentunya semua ini bisa berjalan dengan baik bila kita bisa gerakkan secara maksimal,” ungkap Syahrul. 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut mengapresiasi partisipasi Kementan dalam Lido World Garden. Apalagi ke depannya peran digital akan semakin penting di dalam pertanian. 

“Ke depannya kita akan menyongsong era digital agriculture. Lido World Garden bisa menjadi etalase teknologi digital pertanian,” ujarnya. 

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menggencarkan digitalisasi pertanian disebut akan meningkatkan minat anak muda dalam bertani. 

“Masa depan kita nantinya akan banyak anak muda yang tinggal di desa, tapi memiliki rejeki kota karena mereka memanfaatkan teknologi dalam menjalankan usaha pertanian,” ujar Ridwan. 

Sementara itu, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengharapkan kerja sama antara Kementan dan MNC Land dapat menjadi atraksi yang menarik bagi turis domestik maupun mancanegara. 

“Selain dapat menambah keindahan Lido World Garden, kami harapkan dengan menampilkan hasil riset dan inovasi yang telah dilakukan Kementan juga dapat memperlihatkan kemajuan teknologi Indonesia di bidang pengembangan pertanian,” ujar Hary. 

Dirinya menambahkan, bila dikelola lebih maksimal lagi, kegiatan riset dan inovasi pengembangan pertanian yang dilakukan para peneliti Kementan dapat sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga menjadi promosi Indonesia di dunia Internasional. 

Hary menargetkan, pembangunan dapat selesai pada tahun 2022. jika telah beroperasi secara penuh, KEK MNC Lido dapat menyerap 6-7 juta pengunjung dalam 5 tahun kedepan.

(RED/PR.ID)

Berkunjung ke Jawa Barat, Firli Bahuri Ingatkan ke DPRD Untuk Tidak Korupsi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat agar tidak melakukan korupsi. Firli juga meminta kepada anggota dewan untuk mewaspadai titik rawan korupsi, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD terkait penganggaran.

“Ada empat tahapan dalam tugas dewan terkait penganggaran. Dari empat tahapan tersebut, semua rawan korupsi. Mulai dari penyusunan, persetujuan dan pengesahan ada kerawanan. Pelaksanaannya juga ada, terakhir pengawasannya ada kerawanan juga,” ujar Firli.

Demikian disampaikan Firli di hadapan 120 legislator Jawa Barat dalam rapat koordinasi program pemberantasan korupsi terintegrasi, bertempat di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu, 8 September 2021.

Lebih lanjut, Firli menyampaikan bahwa modus yang paling banyak dilakukan adalah pemerasan, gratifikasi, dan penyuapan.

Dalam kesempatan tersebut, Firli juga mengingatkan peran dan tanggung jawab DPRD dalam mewujudkan tujuan nasional pada konteks pemberantasan korupsi. Dia mengajak peserta yang hadir sebagai anak bangsa untuk berkontribusi dalam mewujudkannya, melalui pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi.

“Perlu diingat, dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi APBD, eksekutif dan legislatif merupakan mitra. Bukan saling berkompetisi,” tegasnya.

Kehadiran KPK di Jawa Barat ini, sambung Firli, bukan tanpa alasan. Dia mengatakan bahwa data korupsi yang ditangani KPK pada 2004-2020, terdapat 26 dari 34 provinsi terjadi kasus korupsi.

“Dari sepuluh besar kasus korupsi di daerah yang ditangani KPK, Jawa Barat di peringkat satu dengan jumlah 101 kasus,” katanya.

Namun, lanjut Firli, tugas KPK tidak hanya penindakan. Sebagaimana amanat undang-undang, Firli menjelaskan satu persatu tugas KPK lainnya terkait pencegahan, koordinasi, monitoring, supervisi dan penindakan serta eksekusi.

Menutup pesannya, dalam pelaksanaan tugas pencegahan dan koordinasi Firli menyampaikan komitmen KPK untuk terus mendorong upaya perbaikan di daerah sekaligus mengingatkan kepada seluruh jajaran eksekutif di pemda, legislatif dan badan usaha agar tidak terjerumus dalam perbuatan korupsi.

“Saya meyakini kawan-kawan dipilih oleh rakyat. Untuk itu pegang teguh kepercayaan rakyat. Jangan lewatkan masa pengabdian lima tahun karena korupsi,” tutup Firli.

(RED/PR.ID)

Dukung Kemandirian, Kemensos Berikan 428 Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Jawa Barat

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Penyandang disabilitas merupakan bagian dari kelompok rentan. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka kerap menghadapi kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari (Activity Daily Living) karena keterbatasan yang dimiliki.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah menekankan komitmen Kemensos untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat, tak terkecuali para penyandang disabilitas. Sesuai dengan Pasal 23 pada UU No 8 tahun 2016, penyandang disabilitas berhak hidup secara mandiri dimana alat bantu digunakan untuk mobilitas pribadi dan memudahkan akses. Oleh karena itu, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh negara.

“Sejak awal tahun 2021, Balai “Ciungwanara” telah menerima permohonan berbagai jenis alat bantu bagi penyandang disabilitas,” kata Kepala Balai “Ciungwanara”, Siti Sari Rumayanti saat ditemui di Cibinong belum lama ini.

Sebanyak 428 alat bantu bagi penyandang disabilitas disalurkan Kementerian Sosial melalui Balai “Ciungwanara” Bogor, antara lain kursi roda dengan berbagai jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, alat bantu dengar (ABD), tongkat putih, papan tulis braille, reglet dan pen, dan standing frame.

Permohonan alat bantu bagi penyandang disabilitas, lanjut Siti, datang dari Dinas Sosial Kota/Kabupaten, yayasan penyandang disabilitas maupun individu di Provinsi Jawa Barat.

“Kami berupaya agar penyandang disabilitas yang berada di wilayah jangkauan Balai “Ciungwanara” dapat mengakses hak mereka atas alat bantu,” jelas Siti.

Salah satu penerima alat bantu tersebut adalah Darna, lansia penderita stroke yang tinggal di Desa Cilebut, Kabupaten Bogor. Berdasarkan asesmen Pekerja Sosial Balai “Ciungwanara”, Darna membutuhkan kursi roda untuk memudahkan mobilitas pribadinya.

“Dengan adanya kursi roda ini, mobilitas Pak Darna bisa jadi lebih mudah, misalnya apabila ingin berobat maka tidak perlu lagi digotong oleh banyak orang. Pak Darna juga bisa menggunakan kursi roda untuk berjemur di pagi hari,” kata Siti.

Rona bahagia terpancar dari wajah Darna yang sangat antusias saat mencoba duduk diatas kursi roda. Ia bahkan enggan turun saat istrinya memintanya karena ia ingin duduk lebih lama di kursi roda.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Darna juga diberikan pemahaman tentang cara perawatan lansia yang sakit oleh Pekerja Sosial Balai “Ciungwanara”. Keluarga Darna mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan oleh Balai “Ciungwanara”.

“Mugi-mugi bantosan ieu tiasa janten dorongan pikeun anjeun janten langkung sehat (Mudah mudahan bantuan ini bisa menjadi penyemangat bapak untuk lebih sehat),” ucap istri Darna.

(RED/PR.ID)

Kumpulkan Dinas Sosial dan Himbara, Dirgen PFM Evaluasi Penerima Bansos

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM), Asep Sasa Purnama menggelar rapat bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kota Semarang dan Himbara. Merupakan tindak lanjut dari banyaknya KPM yang belum tersalurkan di provinsi Jawa Tengah saat melakukan pemadanan data bersama Menteri Sosial pada selasa siang. 


Tingginya angka yang belum tersalur pada bantuan Program Sembako ini membuat Menteri Sosial, Tri Rismaharini menghimbau kepada mitra penyalur untuk segera menyalurkan bantuan tersebut. Oleh sebab itu diadakan rapat ini untuk mencari strategi agar cepat salur, “sesuai dengan arahan Mensos agar cepat tersalur, maka adanya rapat ini untuk mencari strategi bagaimana bantuan dapat disalurkan dengan cepat,” ujar Dirjen PFM. 


Dirjen PFM berharap Himbara untuk terus berkordinasi dengan dinas sosial terkait penyaluran bantuan sosial, sehingga permasalahan yang ada tidak berulang kembali. Agar terjadi sinergi yang baik di daerah, beliau juga mengharapkan Korda untuk terus melakukan verifikasi data secara regular agar data tetap update. “Dimohon teman-teman Korda turun ke lokasi untuk memperbaharui data, bagaimanapun pasti ada KPM yang graduasi, KPM yang meninggal, ataupun berubah domisili,” kata Dirjen PFM. 


Dirjen PFM juga meminta kepada Korda untuk mensosialisasikan program PFM kepada masyarakat kurang mampu. Beliau menganggap cukup banyak masyarakat kalangan bawah yang masih belum mengetahui adanya bantuan sosial dari pemerintah terlebih dari Ditjen PFM. 

“Dihimbau kepada para Korda untuk senantiasa memberikan sosialisasi kepada masyarakat miskin akan adanya bantuan ini, karena mereka tidak mengetahui adanya program ini”, tegas Dirjen PFM.
Hadir dalam kegiatan rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Ditjen PFM, Benny Sujanto, Direktur Wilayah II, I Wayan Wirawan, perwakilan Himbara Pusat dan cabang dari Bank BNI, BTN, dan BRI, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas kota Semarang, Korda Salatiga, Korda Kendal, Korda kabupaten dan kota Semarang.

(RED/PR.ID)

Bentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), Kemenag Ingin Target Zakat Nasional Tercapai

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Kementerian Agama membuka peluang pembentukan  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Kamaruddin Amin saat mengisi Webinar Nasional Festival Literasi Zakat Wakaf 2021, secara virtual. 

Pembentukan UPZ di KUA Kecamatan, lanjut Kamaruddin, diharapkan dapat mendongkrak angka pengumpulan zakat secara nasional. “Jumlah KUA yang hampir 6.000 harus dikapitalisasi untuk mendukung perzakatan di Indonesia,” ujar Kamaruddin, Selasa (7/9/2021). 

Sebelumnya, disampaikan berdasarkan Zakat Outlook 2020, potensi zakat nasional mencapai 327,6 triliun rupiah per tahun. Namun yang terhimpun baru 2,18 triliun rupiah. 

Dirjen juga menyebutkan, jumlah KUA di Indonesia ada 5.945 lembaga. Namun yang memiliki UPZ dan bermitra dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten/Kota hanya 5 persen. 

“Jumlah tersebut masih jauh untuk menggapai potensi zakat nasional,” tutur Kamaruddin. 

“Semoga dengan pembentukan UPZ kecamatan di seluruh KUA dapat mendongkrak penghimpunan zakat nasional,” imbuhnya. 

Kamaruddin juga menyampaikan, peningkatan literasi masyarakat juga harus dilakukan guna mengakselerasi pengumpulan zakat. Ini bisa dimulai dari tingkat KUA dengan mengerahkan Penyuluh Agama Islam (PAI) dan penghulu. 

“Para PAI PNS, PAI non PNS, dan penghulu adalah tenaga utama untuk meningkatkan literasi masyarakat. Jika literasi teratasi, kesadaran masyarakat untuk berzakat akan tumbuh,” pungkasnya. 

(RED/PR.ID)

Ajak Mahasiswa Ambil Peran: Mendes Halim Ayo Bangun Indonesia dari Desa

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta mahasiswa dan generasi milenial untuk membersamai desa untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan desa secara berkelanjutan.

Hal tersebut Ia ungkapkan saat memberi pembekalan KKN Tematik kepada mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara virtual, Selasa (7/9/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, melalui forum ini ia mendapatkan kesempatan untuk mengkomunikasikan kebijakan, program dan tentu segala hal yang sudah, sedang dan akan ia lakukan di Kemendes PDTT.

“Melalui forum ini pula, saya berkesempatan untuk mengajak kampus khususnya UNG, yang selama ini telah banyak membantu desa untuk terus bersama-sama membangun Indonesia dari Desa serta mendukung kebangkitan ekonomi desa,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY.

“Semoga kehadiran kita menjadi energi bagi mahasiswa, generasi milenial untuk membersamai desa untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan desa secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut Halim Iskandar mengatakan, bagi negara berkembang seperti Indonesia, intervensi perguruan tinggi wajib untuk terus digulirkan menjadi inovasi untuk mengejar kemajuan bangsa, Indonesia membutuhkan manfaat inovasi perguruan tinggi yang cepat tersebar ke seluruh penjuru wilayah.

“Pada titik inilah kuliah kerja nyata menemukan ruang bagi mahasiswa KKN untuk menjadi inovator yang menyalurkan segenap keunggulan dari perguruan tinggi ke tengah-tengah warga masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan KKN bukan sekadar kegiatan mekanistis belaka, tapi justru dalam lapangan, mahasiswa KKN akan menemui beragam kondisi lokal di desa-desa tempat KKN yang mengharuskan adaptasi, baik dari sisi masyarakat maupun dari sisi hasil-hasil perguruan tinggi.

Ia melanjutkan, hasil dari lapangan harus menunjukkan upaya-upaya kreatif mahasiswa, dan temuan-temuan perguruan tinggi dapat memakmurkan warga desa dan menyejahterakan warga desa.

“Improvisasi mahasiswa dalam melihat situasi yang ada di lapangan ini juga harus dikembangkan kemampuannya, diasah terus supaya betul-betul apa yang menjadi harapan kita di kampus kemudian kondisi lapangan juga bisa terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga meminta kepada mahasiswa yang melakukan KKN untuk membangun sisi kemanusiaan. Menurutnya hal itu penting untuk terus dilakukan.

“Nah ini yang juga tidak kalah pentingnya, sisi kemanusiaan kita harus terus kita asah, jangan sampai kita kehilangan sisi kemanusiaan dan KKN penting untuk membangun sisi kemanusiaan,’ tuturnya.

(RED/PR.ID)

Verifikasi 295 Proposal Bantuan Pesantren Perbatasan: Waryono, ini Bentuk Kepedulian Pemerintah

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama melakukan verifikasi dan validasi (verval) 295 Proposal Bantuan Pesantren Wilayah Perbatasan Negara. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring selama dua hari, 6-7 September 2021 di Jakarta. 

Verifikasi dilakukan dengan didampingi Tim Inspektorat Wilayah II Itjen Kemenag. Setiap proposal pengajuan bantuan yang masuk diperiksa dan dicermati. Turut hadir meninjau, perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perindustrian, serta perwakilan Kemenag daerah.

Direktur PD Pontren mengatakan, verval dilakukan demi terselenggaranya akuntabilitas, transparansi, serta tertib administrasi dalam pengajuan, penyaluran, serta pelaporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan pesantren di wilayah perbatasan.

“Verval ini harus kita maksimalkan dalam rangka menerapkan akuntabilitas, sehingga bantuan akan tepat penerima, tepat sasaran, dan tepat penggunaan setelah bantuan diberikan,” ujar Waryono, Senin (6/9/2021).

Waryono juga mengingatkan agar bantuan disalurkan dengan tepat waktu dan tepat jumlah, tidak boleh kurang satu rupiah pun. Karena itu, proses verval harus mengacu pada Petunjuk Teknis yang sudah diterbitkan.

“Saya tekankan juga agar tepat laporan. Ini penting diperhatikan. Jangan sampai laporannya melebihi tahun anggaran. Karena itu, calon penerima harus sudah dari awal diingatkan agar berkomitmen dengan pertanggungjawaban,” ujarnya.

Dikatakan Waryono, bahwa tertib administrasi merupakan solusi awal mencegah masalah. Dirinya mewanti-wanti, agar setiap tahapan proses dilakukan dengan penuh tanggungjawab dari setiap personil dan sebagai satu tim.

Kepala Subdit PD Pontren, Basnang Said, mengatakan Subdirektorat PD Pontren sebagai pelaksana teknis berkepentingan untuk mewujudkan pengelolaan bantuan secara tertib, efisien, dan efektif. Selain itu, penyaluran bantuan juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan memperhatikan asas kepatutan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat, sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Kami sengaja mengundang pihak inspektorat wilayah II, perwakilan Kantor Kementerian Agama, agar mereka bisa melihat langsung dan memantau proses penilaian proposal bantuan pesantren wilayah perbatasan negara, dan memastikan itu sesuai dengan Juknis yang telah ditetapkan,” ujar Basnang Said.

“Termasuk juga kami mengundang dua narasumber eksternal yaitu dari Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Perindustrian, untuk menyinkronkan kebijakan kira-kira apa yang harus dilakukan negara untuk melakukan pendampingan bagi pesantren yang berada di wilayah perbatasan,” sambungnya.

Sebagai bentuk kehadiran dan keberpihakan negara terhadap daerah perbatasan, Kementerian Agama akan menggelontorkan bantuan pengembangan pesantren yang berada di wilayah perbatasan. Bantuan tersebut diharapkan memberikan stimulan agar pesantren dapat meningkatkan mutu pendidikan dan makin kokoh berperan dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

(RED/PR.ID)

Kinerja Kuartal 2/2021 Positif, Sequis Pacu Inovasi Produk & Digital

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) membukukan kinerja positif pada periode kuartal 2/2021 dengan mencatat Total Pendapatan Premi sebesar Rp1,54 triliun dan Laba Bersih sebesar Rp438,14 miliar. Sampai dengan kuartal 2 tahun ini, perusahaan telah membayarkan kepada nasabahnya Total Klaim sebesar Rp333,75 miliar dan Total Manfaat sebesar Rp1,07 triliun sedangkan klaim kematian dan kesehatan terkait covid-19 yang telah dibayarkan perusahaan sampai dengan Juli 2021 telah mencapai lebih dariRp195,95 miliar untuk lebih dari 8.300 kasus, 52.8% berasal dari klaim kematian dan sisanya klaim kesehatan.

President Director & CEO Sequis Tatang Widjaja, mengatakan bahwa kinerja Sequis dapat bertahan positif salah satunya ditopang oleh inovasi produk dan digital yang sedang digalakkan perusahaan. Ia menyebutkan inovasi asuransi kesehatan berpremi murah, yaitu Super Well Protection dan Super Care Protection melalui kanal digital Super You yang hadir pada pada masa pandemi (Juni 2021) disambut baik oleh masyarakat karena saat ini kebutuhan akan perlindungan kesehatan tinggi peminatnya tapi terkendala biaya premi sehingga kedua inovasi produk ini adalah jawaban bagi kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat.

Sequis juga melakukan strategi optimalisasi produk yang sudah ada, yaitu pada produk asuransi Q Smart Life New Gen Insurance yang memberikan perlindungan jiwa seumur hidup (hingga 100 tahun) tanpa nasabah perlu membayar premi seumur hidup karena masa pembayaran premi bisa ditentukan sejak awal, yakni 5,10,15, atau 20 tahun. Produk ini memberikan kepastian nilai tunai, yaitu jika pada akhir Masa Pertanggungan Asuransi, Tertanggung masih hidup maka akan mendapatkan manfaat 100% Uang Pertanggungan. Dengan premi yang terjangkau, manfaat yang diberikan bisa sampai miliaran sehingga bisa dimanfaatkan untuk merencanakan dana pensiun atau mempersiapkan warisan. Asuransi menjadi pilihan instrumen warisan yang dapat diandalkan karena manfaatnya langsung dapat diterima oleh Ahli Waris tanpa menunggu proses panjang pengadilan menetapkan fatwa waris dan menghindari sengketa warisan. Demikian juga adanya nilai tunai dapat dimanfaatkan saat pensiun atau lanjut usia sehingga kesejahteraan tetap terjamin meskipun kelak tidak lagi memiliki penghasilan.

SELVIA, Cara Sequis Beradaptasi dengan Pandemi Covid-19 

Selain berfokus pada pengembangan produk, Sequis juga mengembangkan inovasi digital agar dapat terus meningkatkan layanan nasabahnya. “Layanan digital kini menjadi semakin penting apalagi pada masa pandemi ini, sebagai perusahaan yang terus berkembang kami harus mampu menyelaraskan diri agar nasabah merasakan kemudahan berbisnis dengan Sequis. Itu sebabnya, kami meluncurkan program chatbot SELVIA (Sequis Intelligent Virtual Assistantatau Asisten Cerdas Virtual dari Sequis agar nasabah dapat tetap terlayani dengan baik tanpa ada batasan. Kami meyakini bahwa kepuasan nasabah bagian penting dalam mempertahankan reputasi perusahaan,” sebut Tatang.

Kehadiran chatbot dalam beragam bisnis merupakan investasi teknologi machine learning yang menjanjikan dan telah dimanfaatkan oleh beragam perusahaan besar. Sequis pun tidak ketinggalan memanfaatkan inovasi kecerdasan buatan ini sebab teknologi yang mendukung kepraktisan dan dapat berlangsung interaktif akan meningkatkan kepuasan nasabah.

Chatbot bisa menjadi alternatif bagi nasabah untuk berkomunikasi dengan perusahaan sehingga tidak perlu lagi mendatangi service center dan tidak perlu melakukan panggilan telepon ke contact center. Hal ini tentunya akan menghemat waktu dan pengeluaran nasabah serta lebih aman dimanfaatkan pada masa pandemi. Nasabah bisa mendapatkan layanan Sequis dengan cepat dan akurat karena SELVIA bisa dimanfaatkan kapan dan di mana saja,” ujar Head of Life Operation Sequis Eko Sumurat.

SELVIA merupakan solusi layanan digital terbaru bagi layanan nasabah Sequis karena dirancang dapat memahami pertanyaan nasabah dan calon nasabah serta mampu memberikan jawaban sebagaimana tugas Customer Service sesungguhnya. “Nasabah Sequis bisa mengetahui status polis, manfaat polis, nilai investasi yang terbentuk, informasi prosedur dan persyaratan pengajuan klaim, dan informasi lainnya melalui SELVIA di kanal WhatsApp bisnis Sequis di nomor +62 811 1332 222 atau melalui scan QR code yang dapat diakses di media sosial Sequis, dan melalui fitur Live Chat pada website Sequis. Nasabah Sequis dapat menghubungi SELVIA kapan saja karena tak terbatas jam kerja dan dapat diakses 24 jam,” tambah Eko.

Adapun SELVIA memanfaatkan data core system sehingga akurasi data dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga memastikan bahwa SELVIA aman karena data terkait polis akan diverifikasi dengan menggunakan metode OTP (one-time password) yang dikirim ke nomor telepon pemegang polis yang terdaftar pada Sequis. Sebelumnya, pada kuartal 1, Sequis juga telah meluncurkan aplikasi Sequis App untuk memudahkan nasabah mendapatkan informasi polis, mengajukan serta memantau status klaim, mencari rumah sakit, dan mengecek tarif kamar rumah sakit, serta meluncurkan layanan Find Agent untuk memudahkan calon nasabah terkoneksi dengan tenaga pemasar yang tepat guna membantu perencanaan keuangan untuk hari esok keluarga yang lebih baik.

(RED/PR.ID)

Tingkatkan SPIP Purbalingga, Bupati Minta Pengawasan Internal di Perketat

????????????????????????????????????

PILIHANRAKYAT.ID, Purbalingga Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon meminta agar pengawasan internal Pemkab Purbalingga ditingkatkan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih. Bupati mentargetkan Pemkab Purbalingga dapat meraih skor 3,100 untuk maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Tahun 2026 target kita skor maturitas SPIP kita ini berada di angka 3,100. Cukup tinggi untuk mengejar target tersebut. Oleh karenanya butuh supporting system SDM/Aparatur yang memiliki kompetensi baik dalam mengawal agar SPIP di seluruh OPD bisa berjalan lancar,” kata Bupati Tiwi pada acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Pemkab Purbalingga, Senin (6/9) di Gedung Andrawina Owabong, Bojongsari.

Ia menambahkan, dengan diselenggarakannya Bintek ini, diharapkan mampu meningkatkan maturitas SPIP di Kabupaten Purbalingga. Sehingga nantinya penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, efektif, efisien, bersih dan demokratis dan bisa berikan layanan prima kepada masyarakat ini bisa terwujud.

“Kita juga mendukung program nasional, yakni reformasi birokrasi, serta mewujudkan clean and good governance,” katanya.

Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Purbalingga HR Imam Wahyudi SH MSi menyampaikan bimtek kali ini diikuti 20 peserta berasal dari Inspektorat Daerah, Bappelitbangda, Bakeuda, Bagian Ortala Setda, Bagian Administrasi Pembangunan Setda dan diselenggarakan selama 5 hari (6 – 10 September 2021).

“Setelah mengikuti Bimtek ini para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan dalam rangka mengawal, menilai, mendampingi OPD, dalam mengimplementasikan SPIP secara berkesinambungan,” kata Imam.

Disamping terkait SPIP, Bimtek kali ini juga diberikan bimbingan mengenai penerapan Manajemen Risiko Indeks (Indeks). Adapun narasumber yakni tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Tim BPKP Perwakilan Provinsi Jateng, Budi Priharyanto SE menjelaskan pengendalian intern terdiri dua hal, yakni mengendalikan tujuan yang ingin dicapai dan pengendalian dari resiko supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. “Ini kemudian diformulasikan dalam SPIP terintegrasi,” imbuhnya.

Menurutnya dalam SPIP, bobot paling berat yakni pada sisi perencanaan, yakni 40%. Sedangkan struktur dan proses bobotnya 30%  dan hasil bobotnya 30%. Perencanaan yang dimaksud meliputi RPJMD, RKPD, Renstra dan perjanjian kinerja. Kemudian diimbangi target yang selaras maka sudah menjadi Perencanaan Pembangunan yang bagus.

“Hasilnya, akan direpresentasikan dalam bentuk Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” katanya

Ia menambahkan, diharapkan dengan SPIP yang terintegrasi, program kegiatan pemerintah bisa berjalan efektif dan efisien. Disamping itu, laporan keuangannya handal, aman asetnya, dan ada perbaikan governance system.

(PR.ID)

Media Management Training, Ruang Belajar Media Digital Kader PMII

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta– PB PMII-Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) melalui Pengurus Bidang Media dan Komunikasi Publik berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menyelenggarakan kegiatan Media Management Training (MMT) dan Digital Talk bagi kader-kader PMII yang ada di seluruh Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan secara daring, Ahad (5/9/2021). MMT merupakan ruang belajar media digital untuk kader PMII yang memiliki minat di bidang media digital.

Direktur MMT Hamas Nahdly mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kader PMII dalam mendapatkan soft skill dari ruang digital. Menurutnya, MMT akan dilangsungkan sampai akhir tahun 2021 dengan narasumber dan tema yang berbeda-beda. Pelaksanaan MMT dibagi menjadi dua sesi yakni sesi online dan hybrid, pada sesi online dibagi lagi menjadi 7 chapter. Di sinilah, kader PMII dilatih secara Khusus mengenai pemahaman bagaimana manajemen media dijalankan.

“Ada beberapa materi. Hari ini membahas pengantar digital media, bicara manajemen konten, manajemen media di PMII. Di chapter berikutnya ada video editing, graphic design, belajar web development,” ujar Hamas saat menyampaikan laporan.

Hamas menambahkan, PB PMII melalui Pengurus Bidang Media dan Komunikasi Publik berkomitmen untuk memperbaiki seluruh media yang dikelola oleh kader di semua level kepengurusan, dari mulai tingkat rayon sampai dengan PB. Hal ini sebagai respons terhadap dunia digital yang berkembang sangat pesat.

“Aktivitas masyarakat sekarang ada di sana (media digital). Apalagi di level pemuda atau mahasiswa, ketika kita tidak bisa mengikuti ruang digital tentu kita akan sulit beradaptasi dengan mereka. Pendekatan ke mereka sangat terbatas, dari itu, aktivitas PMII harus masif di ruang dunia maya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik PB PMII Surya Noor menegaskan, saat ini bangsa Indonesia dihadapkan dengan zaman di mana seseorang sudah mampu mengintegrasikan teknik-sistem digital, komputerisasi dan jaringan internet. Aktivitas masyarakat saling terhubung, cepat dalam mengakses pengetahuan, mudah dan efektif ketika ingin mencari berbagai kebutuhan.

Seiring dengan perkembangan itu, peran Manusia berpotensi tergantikan oleh robot, salah satu contoh adalah taxi terbang tanpa pengemudi yang baru saja tiba di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Begitupun dengan dunia pendidikan, saat ini seseorang dapat bersekolah tanpa harus pergi ke sekolah.

“Zaman sudah berubah, masa yang lalu kelompok strategis itu mungkin hanya pemerintahan, hari ini kelompok strategis bisa disandang oleh serang yang hanya punya ratusan ribu followers sebagai influencer,” tambah Surya.

Dulu, perkembangan dunia digital hanya sekadar imajinasi, saat ini, imajinasi tersebut menjadi sebuah kenyataan dan dirasakan oleh masyarakat. Hal inilah, kata Surya Noor, yang menjadi alasan mengapa kader-kader PMII harus menyesuaikan pada era disrupsi atau era revolusi industri 4.0.

“Hari ini memaksa kita untuk masuk kepada era disrupsi, era perubahan, perubahan yang fundamental dan cepat, yang bahkan sering tidak terduga, bisa berubah dengan tempo yang sangat singkat,” katanya.

Lebih jauh, Pandemi Covid-19 secara tidak langsung telah menuntut masyarakat untuk mampu mengendalikan platform digital sebagai kebutuhan mereka sehari-hari, baik kebutuhan pendidikan, rumah tangga, sosial, maupun kebutuhan spiritual seperti merefleksikan paham keagamaan.

Dalam forum yang sama, CEO Infina Indonesia Oktora Irahadi mengatakan, dasar-dasar media digital dapat dipahami sebagai kemampuan individu dalam merespons informasi dan aplikasi digital yang saat ini populer di Indonesia seperti google dan platform media sosial youtube, Instagram, facebook, twitter dan tik tok. Medsos sebagai sarana komunikasi dan interaksi masyarakat harus diisi dengan konten baik sekaligus mendorong mereka untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat.

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh kader-kader PMII bahwa bermedia sosial harus mengenal audiens atau pengikut kita di media sosial. Konten yang diunggah sebaiknya menyesuaikan dengan pasar yang menjadi fokus dari jenis platform media tertentu. Pentingnya anak muda dan mahasiswa bermain internet juga didasari pada tingginya pengguna internet di Indonesia yakni sekitar 76 persen. Prinsipnya, kata dia, agar mendapatkan ads dari platform media tersebut, komunikasi pengguna harus maksimal, misalnya aktif mengunggah konten dan selalu membalas komentar followers.

“Yang juga harus diketahui bahwa ada 8 hal yang dilakukan seseorang di internet yaitu browsing, belanja, cari makanan, hiburan, main Medsos, meeting, nonton video dan dengerin lagu. Mereka menggunakan 8 aplikasi dalam sehari dan minimal 8 detik per orang di internet,” ucap Oktora.
Hal lain yang harus diperhatikan kader-kader PMII ketika menggunakan platform media digital yakni menciptakan aplikasi atau konten yang menarik, mengingat persaingannya sangat banyak sekali. Seseorang harus mencari cara bagaimana agar aplikasi tersebut mampu menahan orang agar secara terus menerus mengunjunginya.

Selain itu, perhatikan format konten, saat ini masyarakat lebih menyukai format simple tetapi pesannya sampai seperti menyukai konten tayangan video daripada sekadar konten teks biasa.
“Satu lagi, kalau bikin konten yang mendidik tetap harus menghibur. Karena kalau tidak menghibur pasti ditinggalkan, netizen kita lebih suka hiburan, happy-happy,” ujar dia.

Sebagai informasi, MMT dan Digital Talk kali ini merupakan kegiatan perdana, narasumber lain yang juga menjadi narasumber pada kegiatan ini yakni Adibah Rachman selaku content creator, menyampaikan materi Manajemen Konten dalam Media. Lalu Armanda selaku content Analyst yang menyampaikan materi Instrumen Manajemen Media Digital.

Abdul Rahman Ahdori

Ikuti Jejak Sang Ayah, Romeo Backam Gabung Fort Lauderdale

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Anak legenda Manchester United, David Beckham, Romeo Beckham mendapat kontrak profesional pertama sebagai seorang pesepak bola. Romeo mendapat kontrak profesional pertama dari klub Amerika Serikat, Fort Lauderdale, Minggu (5/9/2021)

Fort Lauderdale adalah tim yang masih menjadi bagian dari klub milik David Beckham, Inter Miami. Fort Lauderdale saat ini berkompetisi di USL League One, kompetisi sepak bola Amerika Serikat kasta ketiga.

Lewat akun Instagram pribadinya, anak legenda Manchester United itu mengaku sangat senang bisa mendapat kontrak profesional pertamanya.“Terus ikuti semua mimpi Anda,” tulis anak David Beckham itu di akun Instagram miliknya. Romeo juga telah mengubah bio di akun Instagram miliknya, ia menulis bio baru, “pesepak bola untuk @fortlauderdalecf”Kontrak profesional pertama Romeo ini membuat sang ibunda, Victoria Beckham mengaku sangat senang dengan capaian anak sulungnya tersebut.

“Romeo telah berlatih dengan tim di sini setiap hari, karena pada akhirnya itulah yang ingin dia lakukan, menjadi pesepak bola,” kata Victoria.

Anak Legenda Manchester United lain yang menarik tidak hanya anak David Beckham yang dikontrak Ford Lauderdale. Anak dari Phil Neville, yang juga pelatih Inter Miami, Harvey Neville juga mendapat kontrak Ford.

Romeo sendiri saat ini berusia 19 tahun, ia baru saja merayakan hari ulang tahun. Sang ayah, David Beckham memberikan kue ulang tahun bertemakan sepak bola beberapa waktu lalu.

“Selamat ulang tahun ke-19 untuk anak laki-lakiku yang tampan. Kami sangat bangga dengan pria seperti kamu,” tulis Beckham.

Sementara itu, anak legenda Manchester United, David Beckham yang lain, Brooklyn yang pernah menjalani karier di akademi sepak bola Arsenal memilih untuk banting stir dan menjadi seorang model.

(RED/PR.ID)

Kelola Stok Vaksin, Menteri Johnny: Pemerintah Terapkan Transparansi dan Kontrol

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan Pemerintah mengedepankan prinsip transparansi dan saling kontrol dalam mengelola stok vaksin. Kementerian Kesehatan akan menjadi koordinator utama dalam pengelolaan stok vaksin mulai dari pengaturan kedatangan vaksin, proses pendistribusian, hingga pengaturan ketentuan penyuntikan vaksin. 

“Data mengenai stok vaksin nasional sampai ke level kabupaten dan kota dapat diakses oleh publik secara langsung, salah satunya melalui laman https://vaskin.kemkes.go.id. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mencegah politisasi serta mendorong partisipasi publik dalam mengawal program vaksinasi di Indonesia,” tegasnya di Jakarta, Jum’at(27/08/2021).

Menurut Menkominfo setiap vaksin yang tiba di Indonesia dipastikan akan melalui tahapan klinis dan pengemasan ulang untuk keamanan vaksin sebelum masuk ke proses pendistribusian. 

“Adapun pada proses pendistribusian, pemerintah akan menggunakan 2 skema distribusi untuk memastikan vaksin dapat tersalurkan dengan cepat dan merata. Skema pertama adalah dengan mendistribusikan vaksin dari pemerintah pusat ke pemerintah provinsi yang kemudian baru dilanjutkan ke pemerintah kabupaten dan kota,” tuturnya.

Sementara skema kedua dilakukan dengan mendistribusikan vaksin secara langsung dari pemerintah pusat ke pemerintah kab/kota. “Sesuai arahan Presiden, daerah tidak perlu menahan/mencadangkan stok vaksin karena pemerintah pusat akan memastikan stok baru akan terus berdatangan. Begitu vaksin tiba, pemerintah daerah bisa langsung menyuntikkan vaksin kepada masyarakat. Program vaksinasi harus dipercepat agar masyarakat bisa segera mendapatkan perlindungan,” jelas Menteri Johnny.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan pemerintah memastikan ketersediaan dan pendistribusian vaksin ke daerah. Hal itu diharapkan bisa mempercepat tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok. Oleh karena itu, Siti Nadia meminta vaksin yang telah didistribusikan untuk dapat segera digunakan.

“Pastikan penggunaan vaksin sesuai dengan kaidah penggunaan masing-masing jenis vaksin,” ujar dr. Nadia. 

Menurut Jubir Kemenkes saat ini kelompok lansia menjadi salah satu yang paling rentan. Kelompok lansia memiliki tingkat kematian akibat COVID-19 yang paling tinggi. Selain itu, cakupan vaksinasi untuk kelompok ini masih terbilang rendah.

Adapun, beberapa provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis kedua pada kelompok lansia yang masih rendah adalah Aceh, Sumatera Barat, Maluku Utara, dan Papua. 

“Oleh karena itu kami berharap, stakeholder terkait, terutama di daerah, untuk menyusun kembali strategi untuk menjangkau populasi rentan ini,” katanya.

(RED/PR.ID)

Ketua Komisi VIII DPR Ajak Tokoh Agama Sosialisasikan Vaksinasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengajak tokoh agama untuk terus menyosialisasikan program vaksinasi. Menurutnya,  peran tokoh agama sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada umat. 

Yandri mengatakan, tantangan dalam menyukseskan vaksinasi beragam. Salah satunya, tidak semua masyarakat percaya Covid, dan belum mau untuk divaksin.

Padahal, kata Yandri, vaksin adalah jalan utama keluar dari pandemi yang sudah berlangsung hampir dua tahun. “Di kalangan masyarakat, penolakan terhadap vaksinasi masih terjadi. Tentu kami berharap para pemuka agama dapat menjadi penyambung lidah untuk mensosialisasikan program ini,” tutur Yandri saat melakukan kunjungan kerja di kampus UIN Sultan Maulanan Hasanuddin, Serang, Jumat (27/8/2021).

“Sudah cukup lama kita berkutat dengan wabah ini. Saatnya kita lawan. Satu caranya dengan vaksin agar imun kita menjadi kuat. Ingat lho, salah satu penyumbang kematian tertinggi penderita Covid-19 adalah orang-orang yang belum divaksin,” ujarnya lagi.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Wawan Wahyudin. Menurutnya, pelaksanaan vaksin pada institusi pendidikan akan sangat membantu persiapan program belajar tatap muka. Pembentukan herd immunity membutuhkan sinergi semua pihak dalam menyukseskan program vaksinasi.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan vaksin di kampus ini dengan jumlah peserta mencapai 4.000 orang. Kami harapkan antusiasme ini akan terus terjadi di sini,” ujar Wawan.

Wawan juga mengingatkan bahwa pelaksanaan vaksin masih akan dilakukan beberapa tahap lagi, hingga target vaksin terpenuhi dan pembelajaran tatap muka dapat segera dilakukan.

Tampak hadir pada kunker di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dirjen Pendis Kemenag M Ali Ramdani, Walikota Serang Syafrudiin, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten Nanang Fatchurohman.

(RED/PR.ID)

Alami Penurunan Stunting, Purbalingga Mendapatkan Bantuan Bulog

Gudang Bulog Purbalingga

PILIHANRAKYAT, Purbalingga- Pemerintah Kabupaten Purbalingga mendapatkan bantuan program tanggungjawab sosial dan lingkungan  atau Coorporate Social Responsibility (CSR) dari Perum Bulog, berupa beras Fotivit sebanyak 5 ton. Bantuan beras yang disalurkan kepada 12 pondok pesantren diterima Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di pendopo Dipokusumo, Jumat (20/8).

Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi mengatakan, Perum bulog memiliki produk beras hasil fortifikasi sehingga memiliki kandungan zat besi, asam folat, vitamin A, B1, B3, B6, B12 dan zinc. Kandungan vitamin ini mampu untuk meningkatkan stamina dan imunitas tubuh. Kandungan vitamin dalam beras Foritvit dianggap mampu meningkatkan sumberdaya manusia. Bulog berkeinginan untuk membantu sesama guna meningkatkan stamina serta imunitas tubuh.

“Bantuan beras ini sebenarnya diperuntukkan bagi daerah dengan angka stunting tinggi. Kabupaten Purbalingga memiliki angka stunting cukup tinggi pada 5 tahun lalu, tepatnya Tahun 2016 dimana angka stunting Purbalingga mencapai 23%.” kata Purnomo menyinggung tingginya angka stunting di Purbalingga.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi langkah Bulog memberikan bantuan bagi 12 pimpinan pondok yang berupa beras Fortivit. Ponpes merupakan salah satu yang terdampak pandemi.

“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan tentunya menjadi keberkahan, berkah dan barokah untuk kita semuanya. Beras ini bukan beras ecek ecek, jadi beras fortivit ini merupakan beras yang memiliki kandungan vitamin, sebetulnya beras ini ditujukan kepada daerah daerah dalam rangka penanganan stunting.” tuturnya.

Stunting merupakan permasalahan nasional dan menjadi program prioritas pemerintah pusat untuk ditangani oleh seluruh pemerintah kabupaten kota di Indonesia. Angka stunting di Purbalingga dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

“Mudah-mudahan angka stunting ini terus menurun dan kita bisa bareng-bareng mensukseskan program prioritas pemerintah pusat terkait stunting.” ungkap Tiwi.

Kepala Dinkes Purbalingga Hanung Wikantono menjelaskan, berdasarkan data dari aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat ( EPPGBM) pengukuran sampai dengan 15 Juni 2021, jumlah bayi stunting di Kabupaten Purbalingga kini turun dan berada di angka 14,57%. Secara rinci jumlah bayi ketegori pendek 5.074 (11,37%) dan bayi sangat pendek sejumlah 1.426 (3,20%).

“Beberapa wilayah kerja Puskesmas yang cukup banyak balita stuntingnya adalah Puskesmas Kutasari sebanyak 720 bayi, Karangmoncol 669, Kejobong 607, Karanganyar 464 dan Purkesmas Serayu Larangan 420.” jelasnya. 

(PR.ID)

Tinjau Vaksinasi di Purbalingga, Kapolda Jawa Tengah: Walaupun Sudah Vaksin Tetap Jaga Prokes

PILIHANRAKYAT, Purbalingga – Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pejabat Utama Polda meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi buruh pabrik di Kabupaten Purbalingga, Selasa (24/8/2021). Kapolda mengunjungi vaksinasi yang diselenggarakan Polres Purbalingga di PT Boyang Industrial sebanyak 300 pekerja pabrik rambut dan bulumata palsu di vaksinasi.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam kesempatan tersebut mengatakan hari ini kita bersama PJU Polda Jateng melakukan pengecekan vaksinasi di PT Boyang Purbalingga. Dimana PT Boyang ini bergerak di bidang ekspor impor yang perlu mendapat perhatian dalam rangka tetap menjaga bidang usaha tetap berlangsung.

“Hari ini dilakukan vaksin tahap kedua dengan jenis Sinovac terhadap buruh. Dimana vaksinasi sudah dilaksanakan mulai tanggal 1 bulan kemarin untuk vaksinasi tahap pertama,” kata Kapolda.

Kapolda berharap dengan vaksinasi ini maka akan terbentuk herd immunity dari masyarakat. Khususnya para karyawan, sehingga bisa mewujudkan ketahanan secara bersama-sama dalam melaksanakan kegiatan di bidang usaha.

Kapolda meminta meskipun sudah dilakukan vaksinasi dan meningkatkan herd immunity namun protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan. Karena kita tahu bahwa Covid-19 di wilayah sampai sekarang harus tetap harus dijaga prokesnya.

“Utamanya adalah pakai masker, dengan kita pakai masker berarti saya melindungi anda dan anda memakai masker berarti melindungi saya,” ucapnya.

Kapolda menambahkan bahwa selain vaksin Sinovac disiapkan juga vaksin Moderna. Vaksin Moderna ini sudah kita dorong lagi ke PurbaIingga selain Sinovac untuk dosis kedua.

Senada dengan kapolda, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Purbalingga Rocky Junjungan, menyebutkan cakupan vaksinasi di kalangan pekerja di wilayahnya masih perlu ditingkatkan. ”Dari sekitar 41.000 pekerja di Purbalingga, pekerja yang sudah mendapat vaksin Covid 19 baru mencapai 36 persen,” jelasnya. 

(PR/M. Iqbal Fahmi)

Menkop UKM : Bisnis Model Koperasi Pertanian Max Yasa Purbalingga Perlu Direplikasi

Kunjungan BUpati Purbalingga

PILIHANRAKYAT.ID, Purbalingga-Bisnis model yang diterapkan Koperasi Max Yasa Purbalingga perlu direplikasi atau dijadikan contoh bagi para petani kecil untuk membangun corporate farming. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki saat berkunjung ke pertanian Buncis Kenya di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (21/8).

Teten menjelaskan, bisnis model yang dibangun yakni koperasi yang menggarap dari hulu hingga hilir pertanian. Artinya koperasi bekerjasama dengan perusahaan offtaker komoditi pertanian untuk menjamin permintaan pasar, sekaligus melakukan pendampingan petani dalam membudidayakan produk komoditi sesuai standar permintaan.

“Sehingga para petani tidak lagi memikirkan kemana harus menjual. Dengan bisnis model ini jadi koperasi akan mengerahkan petaninya menanam apa yang disesuaikan dengan permintaan pasar,” katanya.

Seperti yang diketahui, Koperasi Max Yasa Purbalingga telah bekerjasama dengan 500 petani kecil untuk mencukupi permintaan ekspor 750 kilogram buncis kenya per hari secara konsisten ke Singapura. Menurut Teten, dibutuhkan local hero untuk mewujudkan koperasi tersebut. Sedangkan Kemenkop UKM akan memperkuat pembiayaan pada koperasinya.

“Nggak cukup kita hanya memberikan subsidi pupuk, subsidi bibit, nggak cukup. Ini perlu kita bangunkan bisnis model. Saya bersama LPDB berkomitmen untuk membantu. Kami akan kerjasama dengan para local hero yang sudah mulai membangun bisnis model di sektor pertanian yang tepat, untuk kita perbesar. Supaya petani itu ceritanya tidak terus menerus tentang kisah nestapa duka,” ungkapnya.

Menurut menteri, sektor pertanian adalah sektor paling potensial untuk digarap. Terbukti sektor pertanian di Indonesia tahun justeru tumbuh 12% di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang turun akibat Pandemi Covid-19.

Saat ini Kemenkop UKM juga tengah melakukan piloting bisnis model serupa untuk sektor pertanian yang lain. Misalnya koperasi petani pisang ekspor di Lampung dengan GGP sebagai offtaker dan cukup berhasil. Disamping itu juga Kopi di Gayo dengan offtaker Starbucks.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menjelaskan Pemkab Purbalingga juga memiliki BUMD yakni Perumda Puspahastama yang memungkinkan bisa menjadi perusahaan offtaker produk hasil pertanian di Purbalingga. Bupati berkomitmen, bisnis model yang dianut Koperasi Max Yasa tidak hanya diaplikasikan di sektor pertanian, tapi juga akan coba diaplikasikan ke sektor-sektor yang lain.

“Oleh karena nya mohon bimbingan, dukungan, arahan dari bapak menteri, agar kami di Purbalingga bisa terus berbuat, berdedikasi bagi para teman-teman pelaku UMKM untuk membantu mereka,” katanya.(Gn/Humas)

(PR.ID)

Viral Ceramah Berisi Ujaran Kebencian, Menag: Ceramah Harus Edukatif dan Mencerahkan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. DOK. Kemenag/PRID

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa ceramah merupakan media pendidikan. Karenanya, ceramah harus edukatif dan mencerahkan.

Hal tersebut disampaikan Menag untuk merespon viralnya ceramah di media sosial yang dinilai berisi ujaran kebencian dan penghinaan simbol keagamaan yang berpotensi merusak kerukunan umat beragama.

Menag mengingatkan, ujaran kebencian dan penghinaan adalah tindak pidana. Menag meminta para penceramah agama tidak menjadikan ruang publik untuk menyampaikan pesan berisi ujaran kebencian maupun penghinaan.

“Menyampaikan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap simbol agama adalah pidana. Deliknya aduan dan bisa diproses di kepolisian, termasuk melanggar UU No 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama,” tegas Menag dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (22/8/2021).

Aktivitas ceramah dan kajian, kata dia, seharusnya dijadikan sebagai ruang edukasi dan pencerahan. Ceramah adalah media bagi para penceramah agama untuk meningkatkan pemahaman keagamaan publik terhadap keyakinan dan ajaran agamanya masing-masing, bukan untuk saling menghinakan keyakinan dan ajaran agama lainnya. “Ceramah adalah media pendidikan, maka harus edukatif dan mencerahkan,” jelasnya.

“Di tengah upaya untuk terus memajukan bangsa dan menangani pandemi Covid-19, semua pihak mestinya fokus pada ikhtiar merajut kebersamaan, persatuan, dan solidaritas, bukan melakukan kegaduhan yang bisa mencederai persaudaraan kebangsaan,” sambungnya.

Menag menambahkan, Kementerian Agama saat ini terus berupaya mengarusutamakan penguatan moderasi beragama. Hal ini akan dilakukan kepada seluruh stakeholder, mulai dari ASN, Forum Kerukunan, termasuk juga penceramah dan masyarakat luas. Ada empat indikator yang dikuatkan, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, serta penerimaan terhadap tradisi.

“Dalam konteks ceramah agama, penguatan terhadap empat indikator moderasi ini penting dan strategis agar para penceramah bisa terus mengemban amanah pengetahuan dalam menghadirkan pesan-pesan keagamaan yang selain meneguhkan keimanan umat, juga mencerahkan dan inspiratif,” tandasnya. [PrID]

Gus AMI Sambut Baik Vaksinasi Gotong Royong, Ini Alasannya!

Gus AMI menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong. (FOTO: Dok. Istimewa)
Gus AMI menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong. (FOTO: Dok. Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar  menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong untuk pekerja swasta usai Lebaran nanti, atau tepatnya pada 17 Mei 2021. Di mana sudah ada 8,6 juta pekerja telah terdaftar sebagai penerima vaksin gotong royong tersebut. 

“Kami di DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satuan Tugas (Covid-19) Penanganan Covid-19 meminta perusahaan untuk mulai menyosialisasikan kepada pegawainya mengenai mekanisme vaksinasi gotong royong sehingga para pekerja tidak kebingungan ataupun misinformasi,” kata pria yang akrab disapa Gus AMI, Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Gus AMI juga meminta pemerintah untuk memastikan tidak ada perusahaan yang membebankan pekerja dengan biaya vaksin. Sebab Pemerintah menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses vaksin Covid-19 secara gratis tanpa terkecuali.

“Kemenkes harus melakukan verifikasi dan validasi data penerima vaksin agar tidak ada data ganda atau pekerja yang sudah mendapatkan vaksin masuk ke dalam daftar penerima vaksin gotong royong,” ujar Ketua Tim Pengawas Pelaksana Penanganan Bencana Covid-19 DPR itu.

Ketua Umum DPP PKB ini menambahkan bahwa pemerintah harus meminta perusahaan untuk memastikan seluruh pekerjanya yang terdaftar sebagai penerima vaksin ikut berpartisipasi pada program vaksinasi gotong royong. Sehingga, lanjutnya, upaya pemerintah untuk mempercepat terbentuknya herd immunity dapat segera terealisasi.

Gus AMI menekankan hal tersebut lantaran kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Kemenkes hingga Jumat (7/5/2021), kasus Covid-19 di Tanah Air sudah tembus 1,7 juta kasus.

Bahkan, dilaporkan ada 6.327 kasus baru. Sementara penambahan pasien sembuh sebanyak 5.891. Total pasien sembuh Covid-19 mencapai 1.558.423 pasien. Hari ini tercatat ada 167 pasien meninggal dunia sehingga total ada 46.663 pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia. 

Untuk itu Gus AMI meminta pemerintah mempercepat vaksinasi. ”Saya kira 1,7 juta bukan angka yang kecil. Apalagi korban meninggal dunia akibat corona ini sudah mencapai 46.663 jiwa. Tentu ini persoalan serius sehingga saya meminta masyarakat untuk benar-benar jangan lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

“Kalau saat ini Pemerintah melarang mudik, ya aturan itu harus kita taati bersama untuk mencegah kondisi yang lebih buruk lagi. Jangan sampai apa yang terjadi di India yang disebut tsunami Covid-19 gelombang kedua, juga terjadi di negeri ini,” sambung Gus AMI. [RED/PR.ID]

Mukercab DPC-DPAC PKB Se-Provinsi Banten Usung Tiga Target Utama

Mukercab DPC-DPAC PKB Se-Provinsi Banten Usung Tiga Target Utama
Mukercab DPC-DPAC PKB Se-Provinsi Banten Usung Tiga Target Utama. (Foto: dok. PR. ID

PILIHANRAKYAT.ID, Banten-Dewan Pimpinan Cabang – Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPC-DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Se-Provinsi Banten menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) serentak di 8 kabupaten/kota pada Minggu 2 Mei 2021.

Mukercab yang merupakan forum penjabaran kerja-kerja teknis dari hasil keputusan Mukernas DPP PKB, Mukerwil DPW PKB Banten, dan  Muscab DPC PKB Kabupaten/Kota ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Ami secara virtual.

ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa Mukercab DPC-DPAC PKB serentak Se-Provinsi Banten menyepakati sejumlah target yang antara lain, pertama mensukseskan pelaksanaan Pileg, Pilkada dan Pilpres 2024.

“Target kedua, menjadikan Ketum DPP PKB Gus Ami presiden 2024,” kata Ahmad Fauzi.

“Taget pilpres ini juga dibarengi dengan target Pileg 2024 yaitu mewujudkan 3 kursi DPR RI, 10 kursi DPRD Provinsi Banten, dan 10 kursi masing2 DPRD kabupaten/kota. Sedangkan target Pilkada, PKB Banten akan mengusung kader internal menjadi Kepala Daerah di Banten pada Pilkada serentak 2024,” tegas Ahmad Fauzi menambahkan.

Untuk mewujudkan 3 target tersebut, ungkap Fauzi, DPC dan DPAC PKB Se Prov. Banten akan menguatkan struktur partai hingga ke TPS.

“Kemudian akan memperluas jaringan kader PKB ke seluruh kelompok masyarakat lintas suku, lintas profesi,  lintas usia dan lintas agama,” ujarnya.

Semantara itu, Wakil Ketua DPW PKB juga PKB Banten Hasan Wahyudi mengaku sangat optimis akan suksesnya 3 target tersebut.

Hal ini, kata Hasan, berdasarkan hasil survei beberapa lembaga survei yang menempatkan PKB pada 3 besar.

“Target ini juga rasional karena arah gerak PKB selama ini selalu mengedepankan peran pengurus dan kader PKB untuk melakukan politik kehadiran di berbagai kelompok masyarakat dan selalu berikhtiar memberi solusi bagi persoalan warga masyarakat,” tegas Hasan.

(RED/PR.ID)

Strategi Manajemen Risiko Bisnis yang Efektif di Masa Pandemi

Strategi Manajemen Risiko Bisnis yang Efektif di Masa Pandemi
Strategi Manajemen Risiko Bisnis yang Efektif di Masa Pandemi. (Ilustrasi/Istimewa)

Upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi virus corona dilakukan di berbagai sektor. Berbagai kebijakan telah dilaksanakan pemerintah seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah, melaksanakan work from home untuk karyawan perusahaan, proses belajar mengajar secara daring, dsb. Langkah tersebut dilakukan guna memutus penyebaran virus corona di Indonesia. Di sisi lain, pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan tentu berpengaruh terhadap aktivitas bisnis yang berimbas pada perekonomian.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2020 hanya mencapai 2,97 persen atau turun dibandingkan pada triwulan I 2019 yang mencapai 5,02 persen. Sementara pada triwulan II 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen. Pada triwulan ketiga tahun 2020 terhadap triwulan III tahun 2019 mengalami kontraksi pertumbuhan minus 3,49 persen. Namun, kata Kepala BPS, Suhariyanto, ekonomi Indonesia triwulan III meningkat sebesar 5,05 persen jika dibandingkan triwulan sebelumnya.

Meski pemerintah telah membuat kebijakan restrukturisasi kredit dan insentif pajak agar pengusaha dapat bertahan menghadapi krisis, namun kebijakan tersebut hanya bersifat sementara. Karena pada dasarnya upaya penghentian penyebaran virus yang harus diutamakan. Jika tidak maka risiko krisis dapat terus mengancam perekonomian.

Strategi Manajemen Risiko Bisnis yang Efektif di Masa Pandemi. (Ilustrasi/Istimewa)

Pentingnya Manajemen Risiko Bisnis

Bagi perusahaan yang memiliki sistem manajemen risiko rendah dan belum memiliki strategi manajemen kelangsungan bisnis (business continuity management), pada umumnya kurang terstruktur dalam merespon dampak risiko akibat Covid-19. Padahal, penyebaran virus di Indonesia tidak terjadi mendadak dalam waktu singkat (sudden incident) tetapi penyebarannya bertahap (creeping incident). Kondisi tersebut sebaiknya digunakan perusahaan untuk membuat rencana keberlangsungan bisnis (business continuity plan).

Perusahaan yang memiliki rencana keberlangsungan bisnis yang baik pada umumnya memiliki strategi agar operasioanal perusahaan tetap berjalan di tengah bencana. Sehingga perusahaan tetap dapat memberikan layanan standar minimum terhadap pemangku kepentingan internal dan eksternal meski dalam masa pandemi.

Selain itu, penerapan manajamen risiko harus ditinjau ulang hingga berjalan dengan baik dalam masa pandemi. Di antaranya adalah melakukan identifikasi risiko, metode pengukuran atau evaluasi beserta pengendalian dan mitigasinya.

Covid-19 diklasifikasikan ke dalam jenis risiko relevan, seperti risiko strategi, risiko operasional, risiko kredit, hingga risiko kepatuhan. Standar manajemen risiko harus dilakukan dengan benar dan tepat agar perusahaan dapat bertahan di tengah pandemi.

Cara Meminimalkan Dampak Risiko Bisnis

Berikut adalah langkah yang dapat dilakukan perusahaan dalam mengendalikan dampak risiko pandemi Covid-19:

1. Melakukan analisis dampak langsung dan mitigasi

Langkah ini terkait dengan kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Perusahaan dapat melakukan analisis terhadap dampak kebijakan WFH, social distancing, dan pembatasan sosial berskala besar terhadap jalannya operasional perusahaan.

2. Identifikasi potensi risiko lanjutan

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan mampu bertahan di tengah pandemi atau tidak. Dengan melakukan identifikasi, perusahaan akan lebih siap dari berbagai kemungkinan terburuk yang dapat terjadi. Dalam kondisi pandemi, , banyak perusahaan yang mengalami dampak buruk seperti rantai pasokan terganggu, permintaan pasar menurun, macetnya tagihan, hingga pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. Dengan melakukan identifikasi potensi risiko, maka upaya yang dapat dilakukan bisa  berupa langkah teknis dan strategis.

3. Menerapkan business continuity management (manajemen kelangsungan bisnis)

Dalam menghadapi risiko yang tidak terduga seperti pandemi ini, menerapkan manajemen kelangsungan bisnis menjadi suatu keharusan. Untuk perusahaan yang belum memiliki atau menerapkan menajemen kelangsungan bisnis maka harus dimulai dari sekarang. Setelah perusahaan melakukan identifikasi potensi risiko lanjutan maka perusahaan akan mengetahui jenis risiko yang membutuhkan emergency response plan dan business continuity management. Dengan begitu maka perusahaan akan lebih siap dalam merespon adanya risiko yang tidak terduga.

4. Menghadirkan kepemimpinan dan komunikasi yang efektif

Situasi krisis yang menimpa perusahaan membuat peran pemimpin sangat krusial. Tidak hanya memberikan arahan mengenai operasional pekerjaan, tetapi seorang pemimpin harus bisa menguatkan moral dari tingkat manajerial hingga staf agar tetap fokus dan dapat bekerja secara maksimal. Sementara itu, komunikasi juga menjadi hal penting, khususnya dalam proses manajemen risiko. Setiap kebijakan atau aturan yang diterapkan perusahaan harus dapat tersampaikan secara efektif. Selain itu, komunikasi ke stakeholders eksternal harus baik dalam memberikan informasi terkait dengan kondisi dan ketahanan perusahaan. Langkah ini termasuk dalam pengendalian risiko reputasi.

5. Melakukan manajemen risiko

Perusahaan tidak cukup hanya memiliki standar dan struktur dalam menjalankan operasional tetapi juga dengan melakukan manajemen risiko yang baik. Manajemen risiko bisnis diperlukan agar perusahaan selalu siap dalam menghadapi risiko. Ini dikarenakan proses pengambilan keputusan sesuai dengan identifikasi yang dilakukan perusahaan.

Manajemen risiko bisnis yang diterapkan dengan baik dapat menjadikan perusahaan memiliki ketahanan terhadap risiko yang dapat muncul kapan saja.

Adapun strategi manajemen risiko antara lain:

– Menanggung sendiri kerugian dari sebuah risiko

– Menghindari risiko

– Mengurangi potensi risiko

– Mengalihkan pengelolaan risiko dan kerugian kepada pihak lain

Strategi Manajemen Risiko Bisnis yang Efektif di Masa Pandemi. (Ilustrasi/Istimewa)

Kerjasama dengan Konsultan Risiko dan Broker Asuransi

Dalam melakukan strategi manajemen risiko yang tepat, perusahaan dapat bekerjasama dengan konsultan risiko dan broker asuransi seperti Marsh Indonesia melalui layanan Marsh Risk Consulting. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari pandemi terhadap perusahaan. Marsh telah berpengalaman dalam membantu mengelola risiko ribuan perusahaan berdasarkan profil risiko bisnis dan industri, mulai dari memberikan layanan konsultasi dan  solusi strategis pada perusahaan mengenai langkah yang tepat dalam menghadapi risiko, serta jenis risiko mana yang membutuhkan asuransi bisnis.

Selain itu, perusahaan akan dibantu dalam mengidentifikasi, menilai, mengukur, dan menilai risiko perusahaan, serta dapat mengetahui rekomendasi jenis asuransi yang sesuai profil risiko bisnis dan industri perusahaan. Cara ini akan lebih efektif terutama dalam masa pandemi. [adv/red]

Cegah Corona Meluas, Porli Dan Seluruh Stakeholder Siap Terapkan PSBB

Cegah Corona Meluas, Porli Dan Seluruh Stakeholder Siap Terapkan PSBB. [foto: dok. istimewa/pr.id]
Cegah Corona Meluas, Porli Dan Seluruh Stakeholder Siap Terapkan PSBB. [foto: dok. istimewa/pr.id]

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Selain menjaga keamanan, peran komunikasi Polri juga diperlukan dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan wabah virus corona pemerintah kepada masyarakat. Seperti kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelarangan mudik.

Sebab, Kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat cenderung lebih patuh terhadap sebuah aturan atau kebijakan apabila aparat keamanan atau penegak hukum yang menyampaikan.

“PSBB tidak efektif ketika Polri tidak melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu sekali strategi komunikasi yang profesional yang efektif yang dapat diterima masyarakat,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Kamis,(30/4), dalam webinar atau seminar virtual bertajuk ‘Peran Komunikasi Massa dalam Pengendalian Gelombang Mudik sebagai upaya Mencegah Persebaran Covid-19’ yang digelar Divisi Humas Polri, Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Menurut Iqbal, aparat kepolisian di segala tingkatan termasuk di Divisi Humas, telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Upaya ini dilakukan baik secara langsung ke masyarakat, maupun melalui berbagai medium lainnya seperti media sosial.

Polri juga mengajak para tokoh masyarakat atau orang-orang yang memiliki pengaruh, bersama-sama menjalankan peran tersebut. Seluruh langkah ini, menurutnya merupakan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis. “Bapak Kapolri meminta agar Polri menggandeng seluruh masyarakat agar tugas Polri lebih optimal dan efisien,” ujar Iqbal.

Iqbal menilai, komunikasi intensif dan peran penindakan Polri di tengah masa pandemi covid-19 seperti saat ini harus dijalankan. Mengingat, selain dampak kesehatan, wabah corona juga membawa risiko keamanan. “Pandemi ini membawa domino effect yang berimbas kepada kondisi ekonomi. Oleh karena itu Polri ditugaskan menjaga agar masyarakat tidak panik agar situasi tetap kondusif,” ungkap Iqbal.

Sementara, dosen sekaligus sosiolog Universitas Nasional, Erna Ermawati Chotim, menyebut peran seluruh stakeholder termasuk Polri, penting dalam menyukseskan kebijakan penanganan corona pemerintah.

“Negara tidak mungkin melakukan ini sendiri, sehingga kemudian di sinilah peran para stakeholder membuat kebijakan yang sudah diambil pemerintah menjadi efektif,” katanya.

Ia menyarankan agar para komunikator pemerintah ini, selain menyampaikan fakta, juga data-data terkait mengapa kebijakan tertentu diambil pemerintah. “Sehingga tercipta kesepakatan secara rasional,” ucap Erna.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Arif Budimanta, memandang mengkomunikasikan kebijakan penanggulangan covid-19 pemerintah dengan baik ke masyarakat, sangat relevan dengan kebutuhan kondisi saat ini. Mengingat, kini penyebaran corona di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, semakin meluas dan masif.

“Ini merupakan tema yang penting dan relevan untuk dibahas terkait dengan komunikasi, mudik, covid-19, dan pengendalian transportasi. Covid-19 ini dilihat dari data terakhir yang positif di seluruh dunia sudah lebih dari 3 juta, negara yang terpapar sudah lebih dari 200 negara,” jelasnya.

“WHO menyatakan suasana ini sudah menjadi suatu pandemi, artinya suatu kasus terhadap wabah yang telah mengakibatkan implikasi/dampak yang sangat luas dan lama bersifat antar negara, karena ini memiliki implikasi terhadap kesehatan,” imbuhnya.

Sedangkan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin, mengatakan, di samping melakukan penjagaan dan penindakan, edukasi kepada masyarakat senantiasa pihaknya lakukan agar kebijakan pemerintah seperti larangan mudik dan PSBB bisa berjalan efektif.

“Kemudian kontrolnya untuk Lalu Lintas (Korps Lalu Lintas Polri) berada di jalanan, melakukan pengecekan satu persatu, menyampaikan untuk tidak berangkat mudik. Serta tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat,” paparnya.

“Dan untuk yang tidak mengerti (tidak patuh) dilakukan penyekatan (dihadang),” sambung Benyamin. [khz/els/timPR]

JAWA TIMUR BERHASIL MERAIH PENGHARGAAN JUARA UMUM JAMBORE DAN BAKTI SOSIAL TAGANA NASIONAL 2019

JAWA TIMUR BERHASIL MERAIH PENGHARGAAN JUARA UMUM JAMBORE
JAWA TIMUR BERHASIL MERAIH PENGHARGAAN JUARA UMUM JAMBORE

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo – Provinsi Jawa Timur berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Umum dalam Jambore dan Bakti Sosial TAGANA Nasional yang berlangsung 25-28 September di Jawa Timur.

Pada saat yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima menghargaan dari Kementerian Sosial RI sebagai Pembina Tagana Berprestasi.

Khofifah mendapat penghargaan atas upayanya dalam penanganan bencana yang terjadi di Jawa Timur, keaktifannya dalam mendorong inovasi dan kreatifitas Tagana Jawa Timur dalam mitigasi bencana.

“Saya atas nama pribadi dan Pemprov Jatim menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini. Sekaligus juga atas kepercayaan dari Kemensos untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pusat penyelenggaraan Jambore dan Bakti Sosial Tagana Nasional 2019,” kata khofifah saat menyampaikan sambutannya dalam Apel Siaga Tagana yang berlangsung di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, (28/9/19).

Tim Tagana Provinsi Jawa Timur meraih juara umum dengan meraih 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Dua Medali Emas masing-masing untuk uji kompetensi Water Tescue dan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat. Dua Medali Perak masing masing untuk uji kompetensi Shelter atau Hunian Sementara dan uji kompetensi Logistik dan Dapur Umum. Satu Medali Perak diperoleh dari uji kompetensi Layanan Dukungan Psikososial.

Uji Kompetensi Tagana ini melibatkan perwakilan Tagana dari masing-masing Provinsi seluruh Indonesia. Adapun yang menjadi unsur penilaian adalah pengetahuan dan keterampilan, manajemen. Selain itu juga dinilai kerjasama, koordinasi, ketepatan, kerapihan, dan kecepatan.

Khofifah mengatakan penghargaan yang diraih Tagana merupakan bentuk pengakuan atas kinerja dan dedikasi Tagana Jawa Timur dan segenap relawan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanggulangan bencana.

“Saat terjadi banjir di 15 kabupaten di Jatim, seluruh Kepala OPD saya minta turun tanpa terkecuali. Meskipun organisasi yang mereka pimpin tidak terkait langsung dengan kebencanaan tetapi mereka bahu-membahu membantu masyarakat terdampak bencana. Mereka ini adalah riil Tagana,” tutur Gubernur.

Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 bertujuan meningkatkan kompetensi dan kapasitas Tagana dalam penanggulangan bencana. Kegiatan ini juga menjadi wadah para relawan kebencanaan di Indonesia dan ASEAN bertemu untuk berbagi pengalaman dan proses belajar bersama dari setiap karakteristik bencana dan budaya.

Jambore berlangsung di tiga titik yakni di Surabaya, Pasuruan dan Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Untuk di Surabaya berlangsung di Gedung Negara Grahadi. Di Pasuruan dilaksanakan di dua titik yakni Graha Candra Wilwatikta dan Danau Ranu Grati. Sedangkan di Probolinggo berlangsung di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo.

Jambore ini dihadiri oleh 2.750 Tagana seluruh Indonesia, perwakilan ASEAN Malaysia, Brunei Darussalam, dan Myanmar. Hadir pula perwakilan NGO lokal, NGO internasional, Perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB), Pilar-pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya.

Tema yang diangkat dalam jambore kali ini adalah Tagana Menjaga Alam. Melalui gerakan ini Tagana mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dan menanam pohon.

“Terima kasih tema Jambore tahun ini mengajak kita semua mencintai negeri ini dengan cara menanam bibit pohon keras dan mengurangi limbah plastik. Saya senang melihat teman-teman Tagana membawa botol minum pakai ulang (tumbler), kalau minumnya habis tinggal diisi, tidak harus selalu membeli minum dengan botol sekali pakai. Nah inisiasi ini yang harus didukung, siapapun dan dimanapun serta kapanpun ,” katanya.

Sementara itu usai penutupan Apel Siaga Bencana, Gubernur khofifah meresmikan Kawasan Siaga Bencana (KSB) Kawasan Bromo dan Taman Siaga Bencana. KSB yang terlibat, antara lain KSB Mahameru Kab. Malang, KSB Tengger Lestari Tosari Kab. Pasuruan, KSB Ngadirejo Kab. Probolinggo, KSB Sukapura Kab. Probolinggo, KSB Tiris Kab. Probolinggo.

KSB dan TSB ini merupakan pengembangan dari kampung siaga bencana yang ada di kawasan Gunung Bromo Tengger Semeru dan didukung serta di fasilititasi oleh Tagana yang berada di wilayah Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo. (Elli/PR.ID)

Polisi diduga melakukan kekerasan terhadap DPRD Sumut, Gerindra; Berkomitmen dalam Langkah Institusi

Polisi diduga melakukan kekerasan terhadap DPRD Sumut
Polisi diduga melakukan kekerasan terhadap DPRD Sumut

PILIHANRAKYAT.ID, Sumatera Utara- Polisi yang diduga melakukan pemukulan terhadap anggota DPRD Sumut Pintor Sitorus, masih belum pasti. Pasalnya, Polda Sumatera Utara (Sumut) sudah menyatakan telah mengamankan polisi yang melakukan kekerasan terhadap anggota DPRD.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Sumut Gusmiyadi menyatakan pihaknya baru sebatas mendapat informasi dari berita di media massa. Menurutnya masih belum bisa dipastikan apakah yang diamankan itu memang oknum polisi yang melakukan pemukulan atau tidak.

“Tentu saja kita perlu melakukan konfirmasi, cross check kebenaran berita tersebut. Memastikan oknum yang ditahan adalah benar-benar orang yang melakukan pemukulan terhadap anggota DPRD Sumut,” kata Gusmiyadi, Kamis (26/9/2019).

Terkait hal ini, Gusmiyadi menyebut mereka akan mengawal perkembangan kasusnya melalui Ketua DPRD Sumut. Dia menyebut saat ini komunikasi tengah dilakukan dengan pihak kepolisian. Agar kasus ini bisa menjadi kebenaran bersama.

Dalam kasus pemukulan terhadap anggota dewan tersebut betul-betul dimaksimalkan, agar berita maupun fakta yang akan menjadi barang bukti bisa memperkuat dugaan terhadap tersangka. Kalau tidak seperti itu, susah kita dalam menindak lanjuti tersangka.

“Kami dari Fraksi Partai Gerindra telah berkomitmen terkait langkah-langkah institusi ini,” kata Gusmiyadi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja menyatakan, polisi mengamankan Bripda FPS yang diduga melakukan pemukulan terhadap anggota DPRD Sumut. Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan sedang berlangsung.

“Kami juga dapat informasi ada anggota yang melakukan penghinaan dan pemukulan terhadap salah satu anggota Dewan. Nah ini kita sudah amankan anggota tersebut. Diduga Bripda FPS,” kata Tatan di Medan, Rabu (25/9).

Pemukulan Pintor Sitorus terjadi di basement parkir gedung DPRD Sumut saat aksi demonstrasi Selasa (24/9). Diketahui, saat itu polisi tengah mengamankan pelaku demo anarkis, dan Pintor merekam aksi itu menggunakan handphone. (Rifai/PR.ID)

Gerakan Muda: Moral dan Intelektual

Gerakan Muda
Gerakan Muda (Foto: Tribun)

PILIHANRAKYAT.ID, Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan, kata Pramoedya. Perkataan tersebut, memberi pesan bahwa dalam gerakan kaum muda dalam merebut kemerdekaan dirinya yang dirampas penguasa, ia harus mempunyai dua elemen, hati dan otak. Hati berfungsi sebagai empati (Feeling) terhadap kejadian yang menimpa sosial masyarakat, sedang otak berfungsi sebagai analisis (Thinking) agar ia mengetahui sebab akibat dari peristiwa kemanusiaan. Masalah sosial yang berkembang dan terus terjadi setiap zaman, pasti mempunyai karakteristik dan ciri yang berbeda, meski kadang penyebabnya sama, sebab masalah yang terus terjadi secara kontinuitas, maka umat manusia terutama kaum muda dituntut untuk berpikir, bagaimana ia harus memecahkan masalah yang terjadi, karena itu salah satu filsuf Immanuel Kant menyuruh untuk berani berpikir sendiri “Sapare Aude”.

Gerakan pemuda di dunia telah menyebabkan munculnya revolusi sebuah negara, Revolusi China dimotori oleh pemuda (Maoisme), Revolusi Turki Muda, juga digagas oleh pemuda (Mustafa Kemal Attaturk), serta Revolusi Indonesia, dimulai oleh gerakan pemuda yang terpelajar. Indonesia memulai sebuah gerakan merebut negara melalui organisasi pelajar dan pemuda. Indische Vereeniging (Perhimpunan Indonesia) digagas oleh Mohammad Hatta di Belanda, organisasi itu di kemudian hari menjadi inspirasi bagi kaum muda di Hindia-Belanda (Indonesia) untuk membentuk suatu perkumpulan yang lebih besar dengan satu perjanjian bersama, yang dikenal dengan “Sumpah Pemuda”.

Mereka bergerak secara moral mewakili rakyat pribumi yang tertindas, dan merasa terpanggil sebagai pemuda untuk mengatasi sekian kebijakan politik kolonial yang tidak berpihak pada rakyat. Melalui gerakan yang terorganisir secara rapi, Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond dan lain sebagainya di seluruh nusantara, sedangkan gerakan intelektual, mereka salurkan pada Pers dan tulisan yang sifatnya provokatif. Sampai pada akhirnya mereka berhasil merebut negara, melalui dua instrument tersebut, Moral dan Intelektual.

Gerakan moral seperti demonstrasi memang tidak dikenal masa itu, yang ada hanya mengangkat senjata dan berjuang melawan tentara kolonial, tetapi bagi kaum intelektual mereka sibuk menyusun rancangan negara, mengkonsep ideologi negara, bahkan mempersiapan undang-undang yang akan diterapkan. Tokoh muda yang sengit memperdebatkan konsep negara diantaranya, Hatta dengan demokrasi liberal, Sjahrir dengan sosialisme, Tan Malaka dengan komunisme, dan Natsir dengan negara Islam. Namun yang paling logis untuk menyatukan semua itu ialah, Marhaenisme yang dicetuskan oleh Soekarno, Ideologi itu mencakup golongan sosialis, marxis dan agama yang diwakilkan kelompok islam. Sedangkan untuk konsep bernegara memakai republik, gagasan Tan Malaka.

Perdebatan yang ideologis dan dialektis ini, menjadi warisan yang istimewa dari kalangan pemuda Indonesia pada awal perjuangan kemerdekaan. Sampai saat ini perdebatan yang sangat akademis dan logis tersebut dipandang sebagai hal yang sesuai dengan Indonesia.

Tetapi perjuangan kaum muda setelah angkatan 45’ bersifat stagnan dan cenderung untuk berdebat yang sifatnya hanya mementingkan segelintir golongan. Kekurangan ilmu pengetahuan dan kekurangan suplai bacaan merupakan salah satu masalah yangs serius bagi kaum muda. Sehingga pertanyaanya kemudian, apakah angkatan muda millennial mampu menyaingi intelektual pendiri bangsa?
Apakah ia mampu mengatasi masalah penyakit yang sulit dicegah dan diobati yang bernama hoax, karena memerangi hoax menjadi tantangan bagi kaum muda Indonesia. (Hamzah/PR.ID)

Fahri Tunggu Mahasiswa di DPR, Mahasiswa; Anda Terlalu Banyak Wacana

Fahri Tunggu Mahasiswa di DPR
Fahri Tunggu Mahasiswa di DPR (Foto: Viva)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah masih menanti para mahasiswa menemui dirinya. Dia mempersilankan jika mahasiswa masih mau menggelar aksi demonstrasi hari ini.

“Selamat berdemonstrasi mahasiswa Indonesia, saya tunggu kalian di Senayan. Tidak ada kata jera dalam perjuangan,” kata Fahri lewat akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (25/9/2019).

Ia pun berbicara soal ‘moral force’ (kekuatan moral). Menurut Fahri, gerakan mahasiswa memiliki kadar kekuatan moral yang tinggi dan harus dijaga.

“Moral force itu murni dan harus dijaga murni. Saya pernah menentang cara kerja partai politik yang ingin mengontrol gerakan mahasiswa sebagai underbow. Bukan karena berpolitik itu jelek, tapi karena saya menganggap kekuatan moral mahasiswa harus dijaga. Jadi biarkan dia murni,” ujar Aktivis ’98 tersebut.

Tapi cuitan Fahri tersebut malah menuai cibiran dari warganet, terlihat beberapa komentar menohok dan mengkritisi pernyataan Fahri yang sok bijak padahal banyak kepentingan terselubung.

Pasalnya, mulai dari tanggal 24/09 mahasiswa telah turun jalan dan melakukan aksi di depan gedung DPR. Mahasiswa meminta agar DPR dapat mendengar seruan aksi.

Lantas maksud dari cuitan Fahri apa? Selain wacana untuk kepentingannya sendiri.

“Anda yang keluar temui tuan rakyat, anda yang buka pintunya persilahkan masuk agar anjing-anjing diluar penjaga pintu tidak menggigit. Tuan rumah yang baik menghampiri tamunya apalagi yang bertemu tuan rakyat, anda cuma wakil tuan rakyat. Faham!!,” Tulis @AyubeeB

Seperti diketahui, Fahri merupakan aktiv 98 yang berhasil menembus pemerintahan, tapi lagak diperintahan seperti tidak menggambarkan bahwa dia dibantuk dari jalanan, Fahri lupa terhadap sejarahnya sendiri kalau dia pernah juga ada dibalik gerbang dan meminta pemerintah menemui.

“Dulu abang yang diluar pagar, sekarang abang udah nyaman di dalam pagar, gak terusik kejadian diluar pagar, lihat para mahasiswa dikejar polisi bak maling. Padahal maling-maling itu banyak yang bersembunyi di dalam pagar,” twitt @AhmadiYudhi

“Tak usah banyak wacana dan debat, Anda bisa duduk anteng di DPR itu berkah reformasi yang diperjuangkan oleh adik-adik mahasiswa. Kalian anggota DPR ada banyak kepentingan tapi mahasiswa itu murni jaga arah reformasi,” tulis @IchwanPS

Seperti diketahui, demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan di sejumlah daerah menuntut pembatalan RUU kontroversial. Aksi mahasiswa di depan Gedung DPR, Selasa (24/9), berujung ricuh, dan sejumlah mahasiswa terluka akibat bentrok dengan polisi.

Kita mahasiswa yang tidak terlalu pandai adu wacana dan debat, tapi hanya ingin menyuarakan aspirasi yang menjadi kegelisahan masyarakat. (Anwar/PR.ID)

“Gejayan Memanggil” Aksi di Colombo Tidak Ditunggangi Kepentingan Politik

"Gejayan Memanggil" Aksi di Colombo Tidak Ditunggangi Kepentingan Politik ( Foto: nusantarapos

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta- Aksi dengan tagar #GajayanMemanggil berhasil terending di media sosial, bahkan di Twitter selama tiga hari berturut-turut terending pertama.

Aksi dengan massa membludak ini, dicurigai oleh oknum-oknum tertentu sebagai bagian dari demonstrasi politis.

Koordinator Umum (Kordum) Aliansi Rakyat Bergerak, Rico Tude, langsung memberi keterangan bahwa adanya narasi di media sosial yang menyebut aksi #GejayanMemanggil di Simpang Tiga Colombo ditunggangi kepentingan politik tertentu, itu hoax.

“Kami menyatakan bahwa gerakan hari ini tidak ada sangkut-pautnya dengan kekuatan-kekuatan politik yang kami anggap itu politik lama, sisa-sisa Orde Baru, baik itu di kubu kampret maupun di kubu cebong,” kata Rico seusai aksi, Senin (23/9/2019).

“Karena hoaks-hoaks yang kemudian bertebaran di media sosial yang menganggap aksi ini ditunggangi, hari ini kami anggap pemerintah telah mungkin panik terhadap aksi-aksi dari rakyat, terutama mahasiswa,” sambung mahasiswa ITNY itu.

Rico mengklaim akun-akun yang menyebarkan #GejayanMemanggil di media sosial adalah akun-akun yang selama ini tidak terlibat politik elektoral pada Pemilu 2019. Akun tersebut adalah mereka yang ingin menggugat kebobrokan rezim Jokowi-JK.

“Akun-akun yang selama ini men-share #GejayanMemanggil itu akun-akun yang selama ini tidak pernah terlibat dalam pro-kontra politik elektoral kemarin. Artinya, ada suatu energi baru, ada kekuatan baru yang hari ini menggugat rezim,” tutupnya.

#GejayanMemanggil menjadi perbincangan seluruh elemen masyarakat, karena pada tahun 1998 Gejayan menorehkan sejarah lahirnya reformasi. Sedangkan 2019 Gejayan menjadi tempat berkumpulnya seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat Yogyakarta untuk menolak beberapa UU yang mengintervensi kebebasan masyarakat. (Anwar/PR.ID)

Draf RKUHP Mendapat Penolakan Dari Masyarakat, Hingga Berujung Demonstrasi

Draf RKUHP mendapat penolakan dari masyarakat hingga berujung Demonstrasi
Draf RKUHP mendapat penolakan dari masyarakat hingga berujung Demonstrasi (Foto: liputan6)

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Draf RKUHP itu mendapat penolakan dari masyarakat hingga berujung demonstrasi di depan gedung DPR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta DPR periode 2019-2024 menunda pengesahan RKUHP.

Dalam sidang paripurna Revisi Undang-undang masih banyak yang dipertentangkan. Terbukti dengan banyaknya masyarakat maupun elemen mahasiswa yang melakukan aksi massa untuk menolaknya.

Presiden dan segenap DPR seharusnya menampung semua aspirasi-aspirasi yang digaungkan oleh seluruh elemen masyarakat maupun mahasiswa dari berbagai seluruh wilayah. Karena semua itu merupakan fungsi dan tanggung jawab pemerintah untuk selalu mendengarkan aspirasi seluruh elemen masyarakat.

Sebagian partai politik sudah mendukung terkait penundaan revisi RUU tersebut. Salah satunya dari Partai Golkar, Golkar ingin penundaan RKUHP diisi dengan mendengarkan keberatan-keberatan dari masyarakat, sehingga dia mendukung penundaan pengesahan RKUHP di periode 2014-2019.

“Fraksi Partai Golkar mendukung upaya penundaan pengesahan RUU KUHP dalam rapat paripurna DPR RI. Secara substansi, RUU KUHP ini memerlukan sosialisasi dan mendapatkan masukan masyarakat agar tidak menimbulkan misinterpretasi sehingga disalahpahami,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya, Selasa (24/9/2019).

“Penundaan pengesahan RUU KUHP ini harus dipergunakan untuk mendapatkan masukan dari berbagai komponen masyarakat terkait dengan substansi yang menjadi keberatan masyarakat,” tegas Ace.

Ace menegaskan ada berbagai hal yang harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan RUU KUHP. Aspek filosofis, politis, yuridis, dan sosiologis serta norma dalam masyarakat disertai perkembangan demokrasi, HAM, serta dinamika sosial, politik, dan ekonomi harus betul-betul diperhatikan.

“Kami ingin RUU KUHP ini direspons secara positif berbagai pihak karena KUHP merupakan pedoman hukum pidana yang akan jadi rujukan penegakan hukum kita,” ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu. (Rifa’i/PR.ID)

Efek Karhutla Meluas, Seluruh Wilayah Sumut Diselimuti Asap

Efek Karhutla Meluas, Seluruh Wilayah Sumut Diselimuti Asap
Efek Karhutla Meluas, Seluruh Wilayah Sumut Diselimuti Asap

PILIHANRAKYAT.ID, Sumatera Utara-Efek kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin meluas, beberapa hari terakhir bagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) terselimuti asap tebal.

“Hari ini hampir seluruh wilayah di Sumatera Utara diselimuti kabut asap akibat karhutla,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, Minggu (22/9).

Dia mengatakan meski diselimuti kabut asap, kondisi masih terkendali. Namun, di bandara menunjukkan ada penurunan visibility atau jarak pandang sekitar 4 hingga 5 km karena terselimuti kabut asap tipis yang teramati dari Stasiun Meteorologi Binaka.

“Kondisi saat ini masih terbilang cukup aman. Untuk jarak pandang di Bandara Kualanamu ada 1.600 meter, untuk Gunung Sitoli 5.000 meter, Sibolga 2.100 meter dan Aek Godang 500 meter,” jelasnya

Sementara itu, untuk hotspot atau titik panas dari pukul 07.00 WIB hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra dan Aqua) terdapat 3 titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

“Yakni di Kabupaten Labuhanbatu, Kecamatan Panai Tengah ada 2 titik, dan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kecamatan Kwaluh Hilir ada 1 titik hotspot,” katanya.

Di Kota Medan sendiri kabut asap masih terjadi. Seperti dilansir dari CNN Indonesia dalam beberapa hari terakhir tampak cukup tebal mulai pagi hingga malam hari. Warga yang beraktivitas di luar, terpaksa mengenakan masker.

“Bau asapnya mulai terasa dari semalam. Kita khawatir kalau asap semakin tebal. Saya terpaksa pakai masker kalau ke luar rumah. Anak-anak juga nggak saya kasih keluar rumah dulu sementara ini, takutnya sakit gara-gara kabut asap,” ujar Rizki salah seorang warga Medan.

Sementara, Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin juga menghimbau agar masyarakat Medan yang ingin keluar rumah menggunakan masker. Sebab kondisi udara sedang tidak menentu dan tidak baik.

“Kami berharap bagi masyarakat untuk yang keluar rumah sebisa mungkin harus menggunakan masker. Apalagi Medan juga terdampak asap dari kebakaran hutan di Pulau Sumatera. Kita lihat dari pagi udara di Medan sudah diselimuti kabut asap tebal,” kata Eldin.

Eldin juga sudah menginstruksikan dinas kesehatan dan rumah sakit tetap siaga untuk menangani warga yang terdampak kabut asap. Masyarakat juga diingatkan agar secepatnya ke rumah sakit jika terdampak kabut asap.

“Kita juga telah menghimbau dinas kesehatan, rumah sakit untuk menangani warga yang terdampak kabut asap ini. Memang saat ini belum ada laporan serius. Kita berharap kalau tidak bisa lagi diatasi sendiri harus ke dokter dan akan ada penanganan juga,” jelasnya. (Anwar/PR.ID)

Kasus Imam Nahrowi, Jokowi; Ingatkan Anak Buahnya Agar Hati-hati Dalam Penggunaan APBD

jokowi
Kasus Imam Nahrowi, Jokowi; Ingatkan Anak Buahnya Agar Hati-hati Dalam Penggunaan APBD

PILIHANRAKYAT.ID, Presiden Jokowi telah menerima surat pengunduran dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pasalnya, Jokowi langsung mengintruksikan kepada anak buahnya untuk waspada dalam menggunakan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengundurkan diri dari kabinet setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Imam Nahrawi sudah bertemu Presiden Joko Widodo pada Kamis (19/9/2019) pagi ini, dan menyerahkan surat pengunduran diri.

Pasalnya, presiden sudah menerima surat pengunduran diri dari Imam Nahrawi. “Tadi sudah disampaikan pada saya surat pengunduran diri dari Menpora,” kata Jokowi, Kamis siang.
Namun, Jokowi belum menentukan siapa penggantinya, sebab surat baru diterimanya, Ia juga belum memutuskan apakah penggantinya nanti akan diisi oleh pejabat tetap atau hanya pelaksana tugas (Plt).

Keputusan yang akan diambil oleh Presiden Jokowi masih belum pasti, “Tentu saja akan kami segera pertimbangkan apakah segera diganti dengan yang baru atau memakai Plt (pelaksana tugas),” ucap Jokowi.

Menanggapi kasus ini, Jokowi mengatakan bahwa dia menghormati langkah KPK, karena sifat KPK merupakan lembaga tertinggi negara. Jadi, kalau Menpora masih tersangka, itu langkah KPK untuk menindak lanjuti kasus tersebut, sehinggga harus diapresiasi.

Selanjutnya, Jokowi mengingatkan anak buahnya untuk berhati-hati dalam menggunakan APBN. Karena seluruh penggunaan APBN akan diperiksa oleh lembaga audit. Jadi kalau sudah masuk dalam tersangka, maka tindak lanjutnya harus dibawa keranah hukum.

Apabila ditemukan indikasi penyelewengan, maka akan berurusan dengan aparat penegak hukum. Sebab, aparat penegak hukum merupakan lembaga hukum (KPK) yang paling dominan dalam mengurus tersangka korupsi.

“Ya semuanya hati-hati menggunakan anggaran, APBN. Karena semuanya akan diperiksa kepatuhannya pada perundang-undangan oleh BPK. Kalau ada penyelewengan, urusannya bisa dengan aparat penegak hukum,” ujar Jokowi.
(Rifai/PR.ID)

IKA UIN Surabaya; KPK Krisis Kepercayaan, Penetapan Imam Terkesan Dipaksakan

imam nahrawi
imam nahrawi

PILIHANRAKYAT.ID, Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) menanggapi terkait penetapan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka dugaan suap dana hibah KONI. Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Rabu (18/9) malam. Dia diduga menerima total suap Rp 26,5 miliar.

Wakil Ketua IKA UINSA, A. Bajuri menilai penetapan tersangka Menpora ini terkesan dipaksakan. Bahkan, Bajuri menyebut KPK mulai mengalami krisis kepercayaan usai drama penetapan pimpinan baru hingga pengesahan revisi UU KPK.

“Di saat drama perjuangan itu tidak mendapat simpati publik, mereka mencoba mengumumkan Menpora sebagai tersangka. Ini terkesan dipaksakan dan tergesa-gesa,” ujarnya melalui rilis resmi yang diterima redaksi, Rabu (18/9/2019).

Selain itu, Bajuri menyebut keputusan menjadikan Imam menjadi tersangka diputuskan sebagian pimpinan KPK. Dia menduga keputusan itu juga diambil dengan pimpinan yang tidak lengkap. Hal ini karena ada salah satu pimpinan yang mundur atau cuti, yakni Saut Situmorang.

Dari hal ini, Bajuri melihat adanya celah hukum dalam penetapan tersangka Imam Nahrawi oleh KPK. Imam sendiri merupakan Ketua IKA UINSA, untuk itu, IKA UINSA akan memberikan advokasi kepada Imam.

“Kami mempunyai tim advokasi yang banyak menemukan celah hukum dalam perkara ini,” imbuh Bajuri.

Selain itu, Bajuri menyebut Nahrawi merupakan salah satu menteri yang berprestasi di kabinet Presiden Joko Widodo. Bajuri mentebutkan beberapa prestasi seperti pembekuan PSSI, keberhasilan prestasi atlet, kesuksesan Asian Games, Paragames, hingga Asian School Games.

Dari kesuksesan ini, Bajuri menyebut bisa saja Imam Nahrawi menjadi sasaran tembak orang-orang yang tidak menyukainya. “Tentu saja, dia bisa menjadi sasaran tembak orang-orang yang tidak suka perubahan,” tegas Bajuri.
(Rifai/PR.ID)

Wow, 6 Kali Begituan Dengan Genderuwo! Begini Pengakuan DJ Bebby Fey

foto : instragram @beby_fey
bebby fey

PILIHANRAKYAT.ID, DJ Bebby Fey mengaku pernah enam kali digauli oleh makhluk halus, genderuwo.
Bahkan ia blak-blakan bahwa sudah enam kali begituan dengan genderuwo. Hal tersebut disampaikan DJ Bebby Fey saat menjadi narasumber di acara Bisik-Bisik Tetangga, di MOP Chanel.

Berawal dari Ichsan Akbar sang pembawa acara yang meminta DJ Bebby Fey mengkonfirmasi kebenaran kabar yang beredar itu. Dengan mantap, DJ Bebby Fey mengatakan kabar itu benar adanya.
Sedang pembawa acara yang lain, Mesty Hanita kemudian turut menanyakan kabar yang menyebut DJ Bebby Fey telah diperkosa makhluk astral itu sebanyak dua kali.

DJ Bebby Fey menjelaskan kabar itu tak benar. Ia mengatakan dirinya sudah enam kali digauli genderuwo. “Sebenernya udah 6 kalinya ini (diperkosa genderuwo),” kata DJ Bebby Fey santai, dikutip dari YouTube MOP Chanel, pada Selasa (17/9/2019).

Ia kemudian mengatakan peristiwa aneh tersebut terjadi sejak tahun 2017 tepatnya semasa masih tinggal di Bali. “Sebenernya dari tahun 2017, cuma aku nggak cerita-cerita di media, itu aku masih tinggal di Bali,” terang DJ Bebby Fey.

“Aku pas tahun 2017 itu aku masih di Bali, terus aku ada show di Banyuwangi terus aku diinepin di hotel di Banyuwangi itu kayak ala ala Bali gitu,” tuturnya.

Selesai mandi, DJ Bebby Fey pun mengaku jika ada yang merabanya. Bahkan percikan air itulah yang kemudian seperti tangan sedang meraba-raba tubuhnya.

Alhasil, karena dia sendirian, prempuan berambut panjang itu bukan ketakutan, malah menikmati kejadian itu. “Habis itu ya udah gue nikmatin aja,” tambahnya.

Hal tersebut kenapa dinikmati, DJ Fey mengaku sudah lama menyendiri dan jarang dibelai, bahkan sudah 8 tahun jadi janda. “Jarang dibelai, ehh delapan tahun bo jadi janda,” tegas DJ Bebby Fey sambil tersenyum. (Henol/PR.ID)

Revisi UU KPK, Menteri Hukum dan HAM Sudah Ingkar Janji Kepada Wakil KPK

Foto: liputan6
revisi UU KPK

PILIHANRAKYAT.ID, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang akan mengundang KPK dalam pembahasan revisi UU KPK nomor 30 tahun 2002 sudah dilanggar. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif kecewa atas janji itu. “Pak Laoly berjanji mengundang KPK saat pembahasan di DPR, tapi Pak Laoly tidak memenuhi janji tersebut,” ujar Laode, Rabu (18/09/2019).

Dia menjelaskan bahwa janji Yasonna Laoly tersebut disampaikan kepada Laode pada saat dia datang ke kantor Yasonna pada Kamis pekan lalu. Akan tetapi janji itu hanya omongan belaka yang dilontarkan oleh Laoly. Laode menuturkan dia bersama Ketua KPK Agus Rahardjo, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, dan Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang bermaksud meminta daftar inventarisasi masalah (DIM) versi Pemerintah yang diserahkan kepada DPR.

Nyatanya, Yasonna Laoly tidak memberikan DIM tersebut lalu berjanji mengajak KPK mengikuti rapat pembahasan revisi UU KPK bersama DPR dan pemerintah. janji yang dikatakan itu sangat diharapkan oleh Laode. Sebab, dalam pembahasan revisi UU KPK itu merupakan pembahasan bersama agar tidak ada kotra-pro lagi.

Kekecewaat itu muncul saat sidang paripurna selesai. Janji Yasonna Laoly itu tak dilaksanakan hingga revisi UU KPK diketok DPR pada Selasa lalu, 17 September 2019. Ada apa sebenarnya dalam pembahasan revisi UU KPK nomor 30 tahun 2002 itu? “Kami tidak dimintai pendapat sama sekali dan tidak ada satu lembar surat resmi dari Pemerintah dan DPR yang diterima KPK dalam proses pembahasan revisi UU KPK.”

Adapun Menteri Yasonna Laoly mengklaim Pemerintah sudah membahas revisi UU KPK bersama Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif pengesahan di DPR. Tapi dia tidak merinci kapan pertemuan tersebut dilakukan. “Saya berkomunikasi dengan Pak Laode, saya menerima Pak Laode dan Pak Agus Rahardjo di kantor saya mengenai soal ini. Saya sampaikan poin-poin yang kami sepakati,” ucapnya seusai Rapat Paripurna DPR pada Selasa lalu, 17 September 2019.

“Saya berkomunikasi dengan Pak Laode, saya menerima Pak Laode dan Pak Agus Rahardjo di kantor saya mengenai soal ini. Saya sampaikan poin-poin yang kami sepakati,” ucapnya seusai Rapat Paripurna DPR pada Selasa lalu, 17 September 2019.

Menurut Yasonna Laoly, dalam pertemuan dengan para petinggi KPK tadi dijelaskan beberapa materi revisi RUU KPK, di antaranya status KPK menjadi lembaga negara dalam rumpun kekuasaan eksekutif dan pegawainya berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Bahkan, kata Yasonna, mereka membahas pembentukan Dewan Pengawas KPK hingga izin penyadapan oleh Dewan Pengawas. Pasalnya, Laode membantah semua klaim Yasonna Laoly tersebut. (Rifa’i/PR.ID)

Pidanakan dan Jatuhkan Denda agar Industri-industri Pencemar Lingkungan Kapok!

Foto: pilihanrakyat.id
Ihsanudin DRD Jabar

PILIHANRAKYAT.ID, Menyikapi pencemaran lingkungan di aliran Sungai Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Ihsanudin selaku anggota DPRD Provinsi Jabar mendesak agar prilaku industri-industri pencemaran lingkungan harus harus dipidanakan.

“Saya sebagai orang Karawang merasa perihatin dan marah melihat prilaku industri-industri yang masih membuang limbah sembarangan dan mencemari lingkungan,” kata Ihsanudin dalam keterangannya, Rabu (18/9/2019).

Selanjutnya beliau menjelaskan pencemaran ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Seoalah-olah Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Subang, Purwakarta, dan Gubernur Jawa Barat membiarkan hal ini berlarut-larut. Padahal, itu mengakibatkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang akan bersarang yaitu peyakit Dema Berdarah (DBD).

“Segera mengambil tindakan yang tegas, bila perlu pidanakan dan jatuhkan denda agar industri-industri pencemar lingkungan kapok. Pemerintah harus hadir, melayani dan memberikan manfaat langsung sehingga lingkungan kita bebas dari pencemaran industri nakal,” tegasnya.

Ihsanudin menjelaskan bahwa Bendungan yang mengairi lahan pesawahan seluas kurang lebih 2.926 hektar yang membentang antara Kecamatan Jatisari-Karawang, Kecamatan Patokbeusi-Subang, tercemar oleh limbah industri yang berasal dari hulu Sungai Cilamaya, sudah bertahun-tahun tidak ada penanganan konkrit.

Seperti yang sudah diketahui bahwa, aliran sungai ini secara kasat mata berwarna hitam, berbuih dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sementara sebagian masyarakat setempat masih biasa menggunakan air sungai untuk kebutuhan mandi dan buang air.

Selain itu, deretan sungai arah barat, timur, selatan sampai ujung laut pun tercemari limbah. Bisa dipastikan ketika pesisir laut tercemari limbah ini berdampak pada penghasilan ikan bagi para nelayan di sekitar Cilamaya, Karawang. Efek dari pencemaran itu berdampak pada nelayan.

Oleh sebab itu, “mereka pantas membayar ganti rugi, pencemar atau perusak lingkungan hidup terhadap semua masyarakat yang terkena dampak. Hal itu perlu ada ketegasan hukum dalam menanggulani pencemaran lingkungan yang ada di Jawa Barat,” tandasnya.
(Ely/PR.ID)

Jatim Segera Adopsi Teknologi Deteksi Ikan Untuk Nelayan

khofifah indar parawansa
khofifah indar parawansa

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya (06/08/19) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut baik rencana adopsi teknologi informasi oleh para nelayan di pesisir Jawa Timur.

Rencananya, nelayan di tiga kabupaten yakni Pamekasan, Pacitan, dan Lamongan akan diperkenalkan aplikasi android berbasis global position sistem (GPS) untuk mendeteksi keberadaan ikan.
Dengan begitu, akan semakin memudahkan nelayan saat melakukan penangkapan ikan di laut. Kerjasama ini dilakukan Pemprov Jatim bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

“Sudah saatnya nelayan diperkenalkan digital IT untuk menangkap ikan.
Jika saat ini nelayan mencari ikan menggunakan insting, apalagi lautan Indonesia sedemikian luasnya. Maka dirasa perlu penerapan teknologi agar kerja para nelayan kita semakin efektif dan efisien waktu, tenaga dan BBM nya tetapi maksimal jumlah tangkapannya,” ungkap Khofifah di Grahadi, seusai menerima Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Purbaya Yudhi Sadhewa,Jum’at (6/9).

Khofifah mengatakan, dengan aplikasi tersebut memungkinkan nelayan melihat dimana lokasi ikan berada, sehingga mereka bisa langsung menuju ke lokasi ikan yang sedang berkumpul tersebut. “Poinnya nelayan tidak harus muter-muter, mereka tahu kemana tempat yang harus dituju. Dan tempat itu sudah dipastikan ada ikannya, sehingga mereka bisa hemat waktu, hemat energi dan tenaga tetapi mendapatkan hasil yang berlimpah,” imbuhnya.

Tiga kabupaten akan dijadikan pilot project pertama di wilayah Jawa Timur adalah Pacitan, Lamongan dan Pamekasan. Selanjutnya akan diperluas diseluruh wilayah pesisir Jawa Timur. Program ini merupakan bagian dari program 1 juta nelayan berdaulat yang diinisiasi oleh Kemenko Kemaritiman.
Selain uji coba penggunaan aplikasi android bagi nelayan, lanjut Khofifah, Pemprov Jawa Timur juga akan mencoba menerapkan teknologi pengawetan ikan dengan cara PIO (pengawetan ikan organik).

“Sebelumnya kan menggunakan es batu dan garam. Bahkan ada yang menggunakan bahan pengawet berbahaya bagi makanan seperti formalin dan boraks. Nah ini kita akan coba dengan menggunakan daun kesemek. Jadi tidak ada lagi yang namanya pengawetan menggunakan bahan-bahan kimia,” ujarnya.

Baik PIO maupun Aplikasi android ini sudah diuji coba di beberapa kabupaten di Jawa Barat, jadi Jawa Timur merupakan uji coba kedua. “Semoga ikhtiar ini dapat meningkatkan taraf kesejahteraan nelayan Jatim ,” tuturnya. (Ely/PR.ID)

Jatim Terpilih Jadi Pilot Project Revolusi Industri 4.0

Khofifah (foto: dok. pilihanrakyat)
Khofifah (foto: dok. pilihanrakyat)

PILIHANRAKYAT.ID,Surabaya-Di Era Industri 4.0. Jawa Timur sudah jauh-jauh hari berinovasi dan berkolaborasi. Persiapan dan Komitmen akan terlihat dengan dipilihnya Jawa Timur sebagai Pilot Project Revolusi Industri 4.0 di Indonesia.

“Pak Menteri Perindustrian, jum’at lalu (30/8) menyebutkan salah satu Pilot Project Revolusi Industri 4.0 adalah di Jawa Timur,” ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan pembekalan kepada 4.568 Mahasiswa Baru (Maba) di acara Orientasi Kehidupan Kampus (OSHIKA) di ruang Auditorium Prof. Dr. Tholchah Hasan Gedung Bundar Al Asy’ari Universitas Islam Malang (UNISMA), Senin (2/9).

Menanggapi Rencana Menteri Perindustrian, Khofifiah mengajak civitas akademika UNISMA dan seluruh civitas akademika Malang Raya bersiap sinergi menyambut program strategis ini. Mengingat salah satu cluster di KEK Singhasari nantinya adalah digital IT. Maka warga malang raya dan civitas akademikanya saya harapkan bersiap lebih cepat untuk ikut berperan serta.

“Ketika kita masuk pada industri 4.0 maka kita ingin mengajak semua dosen-dosen Unisma, alumni dan mahasiswa Unisma, untuk menjadi bagian dari penguatan start up, digital IT serta terwujudnya industri 4.0 di Jawa Timur ,” katanya.

Selain itu, program Millenial Job Center (MJC) dan East Java Super Coridor (EJSC) yang digagas pemprov Jatim bisa dimaksimalkan agar menghadapi era industri 4.0 ini para millenial dapat memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Apa yang dilakukan Jawa Timur ? Menyiapkan eko sistem Milenial Job Center, East Java Super Coridor dan memastikan adanya mentor dari para experties dan client dari perusahaan di luar maupun di Jawa Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menjelaskan, bahwa di Indonesia ada beberapa persoalan yang menjadi kendala strut up , antara lain modal, sumber daya manusia (SDM), fasilitas, regulasi dan peraturan perundang-undangan serta pasar.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemprov Jatim tengah menyiapkan empat pilar strategis, yaitu ekonomi fisik dengan mendorong lokasi klaster indistri digital dengan memaksimalkan klaster industri digital yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari ( jika sudah di resmikan), menyiapkan UKM Go-Digital, Venture Capital dan Talent Pool.

“KEK Singhasari adalah KEK pioner di Indonesia yang di dalamnya ada klaster digital IT, Jadi kalau mencari laboratorium yang ada digital IT bagi akademisi dan pelaku digital IT dapat dilakukan di Kawasan Ekonomi Khusus di KEK Singhasari. Mohon do’anya semoga dapat segera diresmikan dan efektif membantu percepatan terwujudnya industri 4.0,” jelasnya.

(Cipto/PR.ID)

Kisah Tragis Prilly Latuconsina Saat Syuting Film Horor

Prilly Latuconsina (foto: ist)
Prilly Latuconsina (foto: ist)

PILIHANRAKYAT.ID,Jakarta-Prilly Latuconsina dalam acara jumpa pers perilisan trailer film horor garapan Awi Suryadi, Senin (2/9), menjelaskan mengenai pengalaman tragisnya ketika menjalani proses syuting.

Prilly yang terpilih kembali berperan sebagai Risa Saraswati mengatakan, syuting ‘Danur 3: Sunyaruri’ jauh lebih menguras tenaga dibandingkan dua film ‘Danur’ terdahulu. Salah satunya lantaran ia harus tampil dengan mata bengkak.

“Itu capek banget menahan bengkaknya. Itu kan makeup, ya, terus juga harus beradegan nangis pakai gitu, matanya ketutup satu. Dari segi make up saja sudah capek. Banyak adegan, seperti kebanting ke meja, hujan-hujanan. Memang berat sekali,” ujar Prilly di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Pada saat proses syuting Prilly yang belum sedemikian fit sempat hampir pingsan setelah melakukan adegan yang menurutnya cukup berat. Meski demikian, ia berhasil merampungkan adegan dengan profesional.

“Mama Papa juga panik banget karena sempat aku harus adegan berat, tapi aku sudah mau pingsan juga, itu sudah habis diinfus. Jadi, aku lakukan adegan itu dari pukul 21.00 sampai pukul 08.00. Aku benar-benar enggak tidur, sudah kuyup, lemas banget,” jelas Prilly Latuconsina.

Bagi dara kelahiran 15 Oktober 1996 itu ada adegan yang merasa begitu terharu sekaligus lega. Yaitu setelah merampungkan adegan yang berat dalam kondisi drop, tanpa disangka ia mendapat pujian dari sang sutradara Awi Suryadi.

“Aku mau jalan pulang, tiba-tiba Om Awi peluk aku, bilang, ‘You are champ.’ Dua detik pelukan Om Awi itu bikin aku merasa sudah yang terbaik. Ya, berarti terbayar lah capek aku dan akting aku di scene itu. Aku langsung nangis kejer di ruang kostum karena terharu,“ ungkap Prilly Latuconsina.

‘Danur 3: Sunyaruri’ tayang di bioskop mulai 26 September mendatang. Selain Prilly Latuconsina, sejumlah aktor lain, seperti Rizky Nazar, Umay Shahab, Chicco Kurniawan, dan Steffi Zamora, juga membintangi film tersebut.

(Noeris/PR.ID)

Ketua PCNU Jakarta Pusat Lantik Seluruh Pengurus MWCNU Dan Ranting NU

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin melantik langsung seluruh pengurus MWCNU dan Ranting NU se-Jakarta Pusat masa khidmat 2020-2025 di Ruang Prangko Gedung Pos Ibu Kota, Sabtu, (23/10).

Dalam pelantikan tersebut, Gus Syaifuddin memberikan motivasi dan semangat kepada pengurus agar selalu bergerak dan kompak dalam menjalankan roda organisasi NU di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut.  

“Para kiai dan ustadz ini adalah tokoh agama yang paling dekat dengan masyarakat, kekompakkan dalam mengurus NU harus selalu ditonjolkan, agar NU semakin diminati dan disegani,”kata Gus Syaifuddin.

Gus Syaifuddin menambahkan pelantikan hari ini juga diadakan sekaligus memperingati hari santri nasional 2021 dan dilanjut rapat pimpinan cabang PCNU Kota Jakarta Pusat.

“Hari santri nasional tidak bisa lepas dari NU, karena NU dan santri satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dan santri saat ini harus memiliki peran di negeri Indonesia, terlebih diprediksi tahun 2035 perekonomian Indonesia akan masuk di peringkat ke 5. Jadi santri mulai detik ini harus mempersiapkan untuk bisa mengambil kesempatan tersebut,”jelas Gus Syaifuddin.  

Selanjutnya Ketua PWNU DKI Jakarta KH Syamsul Maarif dalam sambutannya mengaku senang dan bangga melihat pengurus 8 MWCNU dan 44 Ranting NU se-Jakarta Pusat resmi dilantik.

“Kalian semua sudah menjadi pengurus secara resmi, artinya kalian sudah menjadi mukallaf atau orang yang diberikan beban, beban dalam mengemban amanah menjadi pengurus NU. Karena menjadi pengurus itu tingkatannya sudah muslih yaitu segala kebaikannya bukan hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang banyak,”kata Kiai Syamsul.

Kiai Syamsul menambahkan, tantangan menjadi pengurus biasanya tidak disukai orang, berbeda ketika menjadi anggota, banyak dicintai oleh orang. 

“Apalagi pengurus yang tidak pernah mengadakan kegiatan, pasti banyak kritikan. Oleh karena itu para pengurus NU se-Jakarta Pusat yang baru saja dilantik ini harus bisa menuangkan gagasan dan mewujudkannya dengan kegiatan di wilayahnya masing-masing,”jelas Kiai Syamsul

(Farhan Maksudi)

Catatan Merah 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

Catatan Merah 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, (Foto: pilihanrakyat.id)
Catatan Merah 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, (Foto: pilihanrakyat.id)

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-2 tahun Jokowi-Ma’ruf Amin memimpin Indonesia atas nama kabined maju. Akan tetapi dalam periode kedua ini, masih belum terasa Visi- Misi yang dijanjikan oleh Jokowi-Ma’ruf, sehingga kritik dan intrik silih berganti.

Diantara janji Jokowi-Ma’ruf yang disorot oleh Aliansi Mahasiswa Merdeka ( Amer) adalah sektor Ekonomi, Pendidikan, dan demokrasi.

Sebelumnya, Amer sudah melakukan konsolidasi dan Teknis Lapangan mengkaji tentang semua sektor dan melakukan pengkajian dilingkup daerah maupun nasional sehingga mempunyai tuntutan sebagai berikut:

  1. Cabut Pergub No 1 Tahun 2021 Tentang Penyampaian Pendapat Dimuka Umum
  2. Segara Tuntaskan Pelanggaran HAM Indonesia
  3. Berikan Perlindungan dan Rasa Aman Bagi Demostran dan Masyarakat Pada Umumnya
  4. Hentikan Kekerasan dan Intimidasi Terhadap Jurnalis
  5. Hentikan dan Tindak Tegas Pelaku Represif yang Dilakukan Oleh TNI/POLRI
  6. Wujudkan Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila
  7. Wujudkan SDM Unggul dan Berikan Pendidikan Gratis

Firmanto selaku koordinator dalam pernyataan sikap mengatakan bahwa hidup di rejim Jokowi-Ma’aruf kita dipaksa untuk mencintai negeri ini dengan mata terpejam mulut terbungkam.

” Artinya kebebasan ekspresi tidak pernah ada refresif dan UUTE siap menanti kita apabila kita melakukan kritik terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat” ujarnya

” Dimomentum periode ke-2 ini kami managih janji kampanye Jokowi-Maruf” pungkasnya.

(TIM Redaksi/PR.ID)

Pimpin PC PMII Asahan, Mawal Aisyah Ajak Semua Bergandengan Tangan Untuk Menyongsong Masa Depan

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Konferensi Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( KONFERCAB PMII ) XXIII Kabupaten Asahan yg dilaksanakan pada ( 16 / 10/ 2021 ) di Aula pertanian kabupaten Asahan sempat Deadlock.

Agenda Tahunan Cabang tersebut akhirnya dilanjutkan kembali oleh pimpinan sidang tetap yaitu sahabat Riski Kurniawan Simanjuntak dan panitia pada hari ( 19/10/2021) Di Pondok Pesantren Darul Hikmah Asahan.

Konfercab PMII ini dihadiri oleh PKC PMII Sumut, Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Asahan, Ikatan Keluarga Alumni PMII ( IKA PMII )serta Seluruh Kader PMII Asahan dari Komisariat IAIDU, UNA, STMIK serta dari STIEMA Muhammadiyah.

Dalam forum tertinggi Cabang PMII itu, Mawal Aisyah Harahap terpilih secara aklamasi menjadi ketua cabang PMII Asahan Periode 2021 – 2022 Menggantikan ketua sebelumnya Rudi Warsito Saragih.

Dalam sambutannya, Mawal Aisyah Harahap selaku ketua terpilih mengucapkan terima kasih atas dukungan kader PMII Asahan kepadanya.

Saya Atas nama kader yg diamanahkan menjadi ketua cabang PMII Asahan Masa khidmat 2021 – 2022 mengucapkan terima kasih kepada sahabat/i sekalian. Mawal yang juga alumni pondok pesantren itu mengatakan marilah kita bergandeng tangan untuk merebut masa yang akan datang, untuk itu saya berharap kerjasamanya dan amanah ini akan saya gunakan sebagaimana mestinya.

(RED/PR.ID)

DPD KNTI Tanjungbalai sesalkan Tidak Semua Nelayan Tradisional Mendapatkan Asuransi Nelayan

DPD KNTI Tanjungbalai sesalkan Tidak Semua Nelayan Tradisional Mendapatkan Asuransi Nelayan, (Foto: pilihanrakyat.id)
DPD KNTI Tanjungbalai sesalkan Tidak Semua Nelayan Tradisional Mendapatkan Asuransi Nelayan, (Foto: pilihanrakyat.id)

PILIHANRAKYAT.ID, Sumatera Utara-Senin Tanggal 4 Oktober PLT Walikota memimpin Apel pagi sekaligus pemberian asuransi ramayana untuk nelayan di Lapangan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Dalam kesempatan itu Waris Thalib selaku PLT WALIKOTA Tanjungbalai memberikan asuransi nelayan secara simbolis yang diwakili oleh 3 Kecamatan yakni Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Teluk nibung dan sei tualang raso.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan bahwa ada program pembagian asuransi ramayana sebanyak 10.000 yang akan diberikan ke pemerintah Kabupaten/Kota pada rapat bersama dengan DPD KNTI Tanjungbalai-Asahan (21/09/21).

Kota Tanjungbalai hanya mendapatkan 600 dari jumlah kuota yang tersedia. Angka ini cukup kecil mengingat jumlah nelayan Kota Tanjungbalai – Asahan mencapai kurang lebih 12.500 orang. Asuransi nelayan merupakan masalah yang sangat krusial. Berbagai macam masalah nelayan masalah asuransi termasuk masalah yang paling sering kami terima dari nelayan. Untuk itu DPD KNTI TBA berharap kepada pemerintah Kota Tanjungbalai agar jumlah kuota penerima asuransi bisa ditingkatkan lagi. Tutur Imam Azhari, S.P selaku ketua DPD KNTI TBA.

Pemerintah Kota dan Dinas Perikanan sebaiknya menjelaskan kepada nelayan terkait masa aktif dan proses claim asuransi tersebut. Karena yang sering terjadi pada saat proses claim nelayan tidak mengetahui masa aktif kartu tersebut. Selain itu juga proses pelayanan juga harus ditingkatkan. Karena sering kali nelayan kita yang mengalami kecelakaan bahkan sampai kematian di laut pada saat mengurus claim asuransi tidak diproses dengan alasan tidak ada anggaran untuk itu. Tentu ini sangat janggal ketika kartu asuransi keluar pada saat claim dikatakan anggaran tidak ada. Tutur Ilham Fauzi,SH.,MH. Selaku Bendahara DPD KNTI TBA.

Terlepas dari permasalahan yang kami sampaikan diatas DPD KNTI TBA turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota dan Dinas Perikanan Kota Tanjungbalai dalam rangka turut memperhatikan nasib para nelayan. Kami berharap dikemudian hari kuota untuk penerima kartu asuransi bisa ditambah lagi dan pelayanannya lebih ditingkatkan.

(Tim Redaksi/PR.ID)

Wasekjen PBNU Berharap MKNU Menjadi Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) PWNU Provinsi DKI Jakarta. Acara yang berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu, 23-25 September 2021 di Hotel Balairung, Jakarta Timur, terlaksana atas kerjasama Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU).

Penanggung Jawab acara, KH. Sulthonul Huda mengungkapkan pentingnya penyelenggaraan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang dikolaborasikan dengan acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasioanl Revolusi Mental. Menurut Wasekjen PBNU itu, ada kebutuhan sangat mendasar yang harus dilakukan pengurus NU, yaitu kebutuhan menghidupkan NU menjadi lebih solid dan siap menghadapi dunia luar. Sehingga dapat berperan penuh dalam agenda Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Kepada para jamiyyah NU, Sulton menekankan pentingnya membangun kebersamaan yang salah satunya melalui forum kaderisasi atau madrasah kader. “Makna kaderisasi bukan sekadar bagi orang yang belum masuk organisasi kemudian menjadi anggota organisasi. Namun lebih dari itu,” jelas Kiai Sulton di sela-sela acara, Jakarta, Kamis (23/09/2021).

“Banyak orang yang mempertanyakan, forum kaderisasi. Kesalahan sperti ini yang membuat NU badannya besar tapi kakinya rentan. Ditabarak orang kecil sedikit ambruk. Kondisi NU bisa menjadi seperti ini karena NU sangat cair dan sangat terbuka,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kiai Sulthon menyampaikan diantara pengurus NU sendiri ada yang masih belum tau hak dan kewajiban sebagai pengurus. Jadi pengurus bukan ikut ngurusin NU tapi minta diurusin. Sifat demikian sama sekali tidak mencerminkan pribadi jamaah NU pun bertolak belakang dengan nilai-nilai strategis instrumental Revolusi Mental.

“Melalui acara Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui MKNU ini diharapkan dapat membangun ghiroh ke-NU-an dan komitmen ke-NU-an yang berintegritas dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi,” harap kiai Sulton.

“NU saat ini dominan (di Indonesia). NU menjadi wajah islam di indonesia. Jika NU ikut andil dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental, maka Indonesia akan semakin baik,” pungkasnya.

Pelaksana acara, Syaiful Bahri Muhammad menambahkan, Penggerak Pemimpin Agama Pelopor dan Penggerak Gerakan Nasional Revolusi Mental merupakan ikhtiar besar PBNU melalui MKNU untuk meneguhkan nilai-nilai strategis Revolusi mental yakni integritas, etos kerja, dan gotong-gotong royong di kalangan warga NU, khususnya Pengurus Wilayah NU Provinsi DKI Jakarta.

“Ikhtiar ini tentu sangat relevan dengan komitmen Kemenko PMK dalam menegakkan Gerakan Revolusi Mental. Harapannya, para peserta kegiatan ini tidak selesai hanya dengan mengikuti kegiatan selama tiga hari ini, tetapi juga ikut serta mengampanyekan gerakan revolusi mental kepada seluruh warga NU di wilayahnya,” kata Gus Syaiful.[]

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, Staf Khusus Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang membidangi Reformasi Birokrasi Ravik Karsidi, Kepala Madrasah Kader NU KH. Sultonul Huda, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta H. Abdul Muin, serta jajajaran Pengurus Harian PWNU DKI Jakarta.

Sekadar informasi, acara yang secara resmi dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU ini diikuti para Pemuka Agama dan Pimpinan Nahdlatul Ulama se-DKI Jakarta.

(RED/PR.ID)