PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata dia, telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk menjamin arus mudik dan balik Idulfitri berjalan aman, lancar, dan selamat.
Khofifah menyampaikan, persiapan dilakukan bersama pemerintah pusat, aparat kepolisian, TNI, serta pengelola transportasi darat, laut, dan udara. “Kami ingin membangun sinergi semaksimal dan sedetail mungkin untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 21 Februari 2026.
Menurut dia, Jawa Timur merupakan salah satu simpul pergerakan pemudik terbesar di Indonesia. Selain menjadi daerah tujuan, provinsi ini juga menjadi jalur penghubung menuju Bali dan kawasan Indonesia timur sehingga membutuhkan manajemen transportasi yang terintegrasi.
Pemerintah daerah, kata Khofifah, telah memetakan titik-titik rawan kepadatan, baik di jalur tol maupun jalan arteri. Antisipasi dilakukan melalui rekayasa lalu lintas, pengaturan jadwal keberangkatan, serta peningkatan koordinasi antarinstansi.
Selain itu, pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada angkutan umum diperketat. Posko pelayanan terpadu juga disiapkan untuk memberikan informasi, layanan kesehatan, dan bantuan darurat bagi pemudik.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana transportasi, termasuk terminal, pelabuhan, dan bandara. Pemerintah provinsi juga berkoordinasi dengan kabupaten dan kota untuk memastikan layanan publik tetap optimal selama periode mudik.
Khofifah mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan mematuhi arahan petugas di lapangan. “Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung tertib dan kondusif,” tuturnya.




