PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa kepada sejumlah pejabat negara, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Wakil Kepala Kepolisian RI, dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Penganugerahan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam prosesi tersebut, Prabowo menyematkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN Dadang Hindayana. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Wakapolri dan Irwasum Polri atas kontribusi mereka dalam mendukung program strategis pemerintah serta penguatan institusi kepolisian.
Prabowo dalam sambutannya menyatakan bahwa tanda kehormatan tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian dan dedikasi para pejabat dalam menjalankan tugasnya. “Penganugerahan ini adalah wujud penghormatan negara kepada saudara-saudara yang telah menunjukkan pengabdian dan jasa besar bagi bangsa dan negara,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan, pemerintah membutuhkan aparatur yang bekerja dengan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap kepentingan rakyat. Menurut dia, keberhasilan program-program nasional tidak terlepas dari kerja kolektif lintas lembaga yang dijalankan secara konsisten.
Bintang Jasa merupakan salah satu tanda kehormatan yang diberikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Penghargaan ini terdiri atas beberapa tingkatan, yakni Utama, Pratama, dan Nararya, yang diberikan sesuai dengan besaran jasa dan dampak pengabdian penerimanya.
Istana menyatakan, pemberian penghargaan tersebut mempertimbangkan rekam jejak serta kontribusi konkret para penerima dalam bidang masing-masing. Kepala BGN dinilai berperan dalam penguatan kebijakan pemenuhan gizi nasional, sementara jajaran Polri diapresiasi atas dukungan terhadap stabilitas keamanan dan tata kelola internal.
Penganugerahan tanda kehormatan ini menjadi bagian dari tradisi kenegaraan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pejabat sipil maupun aparat penegak hukum.
Pemerintah berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur negara untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.




