PILIHANRAKYAT.ID,Jakarta– Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan untuk menaikkan bantuan kepada masyarakat miskin pada 2020 mendatang. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk memberikan taraf hidup yang lebih fleksibel bagi masyarakat yang kurang mampu.
Jika saat ini per keluarga miskin menerima bantuan sebesar Rp110 ribu per bulan, pada 2020 mendatang subsidi ditambah menjadi Rp150 ribu.
“Pemerintah telah menaikkan anggaran bantuan sosial yang digelontorkan di Kementerian Sosial dari Rp56 triliun menjadi Rp59 triliun pada 2020 mendatang,” jelas Agus.
Ia juga berharap agar tambahan bantuan yang diberikan untuk masyarakat kurang mampu bisa lebih fleksibel untuk dibelanjakan di warung dan kebutuhan tiap harinya.
Melihat sebelumnya dengan bantuan pangan dan nominal yang tertera, itu hanya bisa membelanjakan uang untuk dua barang yaitu telur dan beras, tapi dengan tambahan indeks bantuan kemungkinan bisa belanja kebutuhan lain untuk pemenuhan gizi keluarga.
Perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu memang harus ditekankan, apalagi pertimbangan dalam urusan perbaikan gizi dan kesehatan. Tentu kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia, meskipun sampai saat ini pemerintah masih merumuskan item-itemnya.
“Saat ini sedang kita rumuskan item apa saja yang bisa dibelanjakan dengan kartu sembako murah, bisa saja minyak goreng, susu, daging atau ayam,” tutur Agus pada Kamis (22/8).
Tidak hanya itu, tapi pemerintah juga mengubah formula pemberian bantuan Program Keluarga Harapan dengan rincian besaran bantuan untuk keluarga miskin yang di dalamnya ada ibu hamil dan anak usia dini akan dinaikkan dari Rp2,4 juta per tahun menjadi Rp3 juta.(Noeris/PR.ID)




