PILIHANRAKYAT.ID, Purbalingga-Sebanyak empat calon Kepala Desa terpilih, dilantik menjadi Kades Hasil Pilkades Antar Waktu (PAW) 2021 oleh Bupati Purbalingga, Selasa (25/5/2021) di Pendopo Dipokusumo.
Mereka yang dilantik adalah Sudiono dari Desa Bojanegara (Kecamatan Padamara), Adnan Adwitama MHum dari Desa Lumpang (Kecamatan Karanganyar), Wagimin dari Desa Sidakangen (Kecamatan Kalimanah) dan Suradi dari Desa Gandasuli (Kecamatan Bobotsari).

Mereka terpilih dari proses Pilkades antar waktu pada 10 April 2021 lalu karena kades sebelumnya berhalangan tetap oleh suatu hal sebelum masa jabatannya berakhir. Baik karena tersandung kasus hukum ataupun meninggal dunia.
Pelantikan dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Wakil Bupati Purbalingga Soedono, Ketua DPRD Purbalingga Bambang Irawan, Jajaran Forkopimda, dan para camat Purbalingga.
Dalam sambutannya Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menjelaskan, kekosongan kades harus segera diisi agar roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa tersebut bisa berjalan.
“Selamat kepada para terlantik semoga bisa betul-betul menjalankan amanah yang diletakan di pundak, dengan baik penuh komitmen dan tanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut Bupati berpesan kepada kades yang baru dilantik untuk segera melakukan koordinasi internal, baik dengan perangkat, BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Hal ini dilakukan guna untuk mencari problem desa dan upaya untuk kesejahteraan masyarakat desa cepat teratasi.
Bupati juga mendorong agar para Kades segera mempelajari aturan terkait dengan desa dan tidak menunda-nunda dalam pencairan DD maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Karena semakin cepat dicairkan, maka semakin cepat dimanfaatkan untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat.
“Hati-hati dengan pengelolaan anggaran yang ada di desa, perlu dipahami semakin banyak anggaran yang dikelola, pasti resiko yang dihadapi semakin tinggi,” katanya.
Apalagi DD setiap tahun selalu bertambah. Masing-masing desa mengelola tidak kurang dari Rp 1 miliar jumlah yang tidak kecil. Bupati Purbalingga meminta agar kelola anggaran dengan cermat, akuntabel efektif dan efisien.
(RED/PR.ID)




