PILIHANRAKYAT.ID, Banten-Dalam penusukan Menko Polhukam Wiranto, memberikan keamanan yang lebih ketat pada bangsa Indonesia. Kejadian itu memberi motifasi bagi pemimpin negara maupun pemimpin daerah, khususnya pemimpin daerah Pandeglang, Banten.
Wiranto dalam kejadian itu terdapat dua luka tusukan ditubuhnya. Maka dari itu, bangsa Indonesia sangat mudah dimasuki oleh para teroris yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu pertahanan Indonesia lebih diperketat lagi agar tidak ada kejadian penusukan yang kedua kali.
Karo Penmas Devisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa, senjata tajam yang digunakan oleh orang yang tak dikenal itu berupa Kunai atau pisau yang digunakan oleh Ninja. “Betul, digunakan oleh pelaku pria,” kata Brigjen Dedi, di kantornya, Jakarta, Kamis (10/10).
Lanjut dia, biasanya pisau kunai itu, biasanya dipakai oleh Ninja atau kalau dalam kartun dipakai oleh Naruto untuk melawan Musuhnya. Akan tetapi alat itu sekarang sudah mampu menusuk Wiranto.
Dalam penusukan itu, Wiranto langsung dibawa ke RSPAD Gatot Suebroto, Jakarta. Dalam insiden ini aparat kepolisian langsung mengamankan pria berinisial SA dan mengamankan perempuan yang bersama dia.
Kejadian itu bukan hanya Wiranto yang terkena tusukan, akan tetapi anak buah Wiranto yang bernama Fuad dan Kapolesek Menes Kompol Dariyanto juga terluka di punggungnya.
Dalam penusukan ini, polisis langsung beranggapan bahwa pria dan perempuan itu merupakan suami istri dan terindikasi dari ISIS. “Terduga Terpapar ISIS,” kata Karo Penmas Devisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Rifa’i/PR.ID)




