PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Banjir kiriman merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu, 4 Maret 2026, menjelang waktu berbuka puasa. Air masuk ke permukiman ketika warga bersiap membatalkan puasa setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sejak sore.
Menurut keterangan warga, hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak sore di wilayah perbatasan Probolinggo–Lumajang. Debit air sungai di wilayah Lumajang maupun Probolinggo meningkat drastis dan diduga tidak mampu tertampung, sehingga meluap ke permukiman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-Polri serta relawan untuk melakukan penanganan darurat. Petugas menurunkan tiga mesin penyedot air di Dusun Krajan, khususnya RT 1 dan RT 2.
Menurut Oemar, lebih dari 60 rumah terdampak dengan ketinggian air bervariasi. “Yang paling parah di RT 1 dengan ketinggian air sampai paha orang dewasa, bahkan ada yang mencapai satu meter,” ujarnya.
Selain di Kecamatan Leces, banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Gending. Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.
Agus Ahmad, salah satu warga terdampak, mengatakan banjir kali ini merupakan yang keempat di wilayahnya. Ia bersama keluarga berupaya menyelamatkan barang-barang saat air mulai masuk ke rumah.
“Memang ini sudah keempat kalinya. Tadi kami menyelamatkan barang-barang. Hujan sangat besar, sungai tidak bisa menampung debit air, mungkin ada sedimentasi di bawah gorong-gorong sehingga air tidak cepat mengalir,” kata Agus, Rabu dini hari.




