Daerah  

DPRD Soroti Kelangkaan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Probolinggo Jelang Lebaran

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-DPRD Kabupaten Probolinggo menyoroti kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Tidak hanya di Kecamatan Krucil, kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa daerah lain.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi NasDem, Nur Hasanah, menilai persoalan ini perlu segera ditangani karena berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.

Keluhan salah satunya disampaikan warga Krucil, Fahim, yang mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg sejak sekitar sepekan sebelum Lebaran. Ia menyebut, jika pun tersedia, harga gas melon itu melonjak hingga hampir Rp30 ribu per tabung.

Baca juga  Nanang Avianto Pastikan Polda Jatim Konsisten Jalankan Reformasi Polri

“Sudah -7 hari Lebaran LPG mulai sulit. Kalau ada, harganya hampir Rp30 ribu,” kata Fahim, Kamis.

Menurut Nur Hasanah, kelangkaan LPG tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan merata di beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan dalam distribusi dan pengawasan di lapangan.

Ia menjelaskan, secara umum ketersediaan LPG subsidi ditentukan oleh kebijakan pusat. Namun di tingkat daerah, permasalahan kerap muncul pada distribusi yang tidak merata, pengawasan yang lemah, serta penggunaan LPG subsidi oleh pihak yang tidak berhak.

DPRD, kata dia, mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi agar tidak terjadi penyelewengan. Selain itu, pendataan ulang penerima manfaat dinilai penting agar subsidi tepat sasaran.

Baca juga  Kau Hariku

“Distribusi harus dipastikan merata hingga ke wilayah yang sulit dijangkau, serta disertai transparansi informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya dan melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.

DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan terukur agar distribusi LPG kembali normal, sehingga kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo dapat terpenuhi menjelang Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *