News  

Gus Irfan Ingatkan Jajarannya Tegar Hadapi Godaan, Tegaskan Laporan ke Allah dan Negara

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, yang lebih dikenal sebagai Gus Irfan, menyampaikan pesan keras soal integritas birokrasi haji. Dalam acara Khotmil Qur’an, doa bersama, dan tadabbur haji di rumah dinasnya, Jakarta Pusat, Selasa, 9 September 2025, ia mengingatkan jajarannya agar tidak tergoda oleh praktik menyimpang.

“Kudu kuat! Pertanggungjawaban kita bukan hanya kepada Presiden Prabowo, tetapi juga kepada Allah SWT,” kata Gus Irfan dengan nada tegas.

Menteri yang dekat dengan tradisi pesantren ini meminta seluruh aparatur kementerian, baik di pusat maupun daerah, menjaga marwah lembaga baru itu. Ia menegaskan, pelayanan haji adalah ibadah. “Melayani jamaah haji sama halnya dengan melayani Tuhan,” ujarnya.

Baca juga  DPR Dukung Pemerintah Masifkan Ekspor Industri Logam, Mesin, dan Elektronika Ekspor Logam-Mesin Digenjot, DPR: Sudah Waktunya RI Naik Kelas

Gus Irfan juga menyinggung sejumlah persoalan yang membelit penyelenggaraan haji bertahun-tahun, mulai dari penyalahgunaan kuota, jual beli kursi petugas, hingga masalah akomodasi dan transportasi di Arab Saudi. Menurutnya, kementerian harus belajar dari kegagalan masa lalu agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

“Jangan main-main dengan wewenang yang sudah diberikan. Jangan rusak kepercayaan calon jamaah haji yang menitipkan mimpi dan amanah suci mereka kepada kita,” katanya.

Baca juga  Wabup Fahmi Tinjau Baksos Operasi Katarak di RS Rizani Probolinggo

Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah oleh pemerintah disebut sebagai langkah strategis untuk mengurai problem klasik haji Indonesia. Gus Irfan pun menekankan bahwa tugas jajarannya bukan sekadar administratif, melainkan juga moral: menjaga nama baik negara sekaligus mengemban amanah keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *