PILIHANRAKYAT.ID, Bali-Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan gerakan bersih sampah laut dan sungai yang akan digelar serentak pada 1 Maret 2026. Program ini akan dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota sebagai bagian dari penanganan persoalan sampah yang kerap mencemari pesisir dan aliran sungai.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan kegiatan tersebut merupakan program strategis pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola kebersihan lingkungan. Gerakan ini akan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas, serta masyarakat.
“Ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Bali melalui Gerakan Bali Bersih Sampah di sungai, laut, dan pantai se-Bali, yang akan dicanangkan secara serentak pada 1 Maret 2026,” kata Koster dalam keterangan di Denpasar, Kamis.
Menurut dia, persoalan sampah, terutama kiriman sampah laut yang muncul pada musim tertentu, membutuhkan penanganan terpadu dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah, kata dia, mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat desa dan kelurahan.
Pemprov Bali juga akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna memastikan pelaksanaan gerakan berlangsung efektif. Pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk melihat dampaknya terhadap kebersihan lingkungan.
Selain aksi bersih-bersih, pemerintah berencana memperluas edukasi pengurangan sampah plastik sekali pakai kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menekan volume sampah yang bermuara ke sungai dan laut.
Pemerintah menargetkan gerakan ini menjadi agenda berkelanjutan, bukan kegiatan seremonial semata, sehingga mampu menjaga kualitas lingkungan dan mendukung sektor pariwisata Bali dalam jangka panjang.




