PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagai strategi terarah, mulai dari pemetaan potensi siswa hingga peningkatan akses pendidikan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemetaan yang dilakukan sekolah mampu memberikan arah yang jelas bagi siswa dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan. Dengan pendekatan tersebut, peluang siswa untuk diterima di perguruan tinggi semakin besar.
“Pemetaan yang dilakukan sekolah mampu memberikan arah yang jelas bagi siswa dalam menentukan pilihan, sehingga peluang diterima semakin besar,” ujarnya.
Khofifah juga menyoroti capaian Jawa Timur dalam program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Provinsi ini tercatat sebagai penyumbang penerima terbanyak yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dari total 40.213 pendaftar, sebanyak 8.915 siswa berhasil diterima.
Di sektor pendidikan kejuruan, Jawa Timur kembali menunjukkan dominasi di tingkat nasional. Selama tiga tahun berturut-turut, provinsi ini meraih juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS).
“Jawa Timur sudah hattrick tiga tahun berturut-turut juara umum LKS. Ini bukan kebetulan, tetapi hasil dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Karena itu, visi ‘Jatim Cerdas’ harus dimaknai lebih luas, bahwa kecerdasan harus berdampak nyata,” kata Khofifah.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana memperluas akses pendidikan, memperkuat inovasi, serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, pembentukan karakter generasi muda juga menjadi fokus utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Melalui sinergi antara tema Hari Pendidikan Nasional 2026 dan visi “Jatim Cerdas”, Jawa Timur optimistis dapat terus menjadi barometer pendidikan nasional sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.




