PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Pasar motor listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru di segmen premium. Charged Indonesia resmi meluncurkan Charged Ndara, motor listrik bergaya naked bike yang mengusung desain modern dengan performa tinggi. Motor ini hadir sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan karakter sport, berbeda dari dominasi skuter listrik di pasar.
Charged Ndara dibekali motor listrik berkekuatan puncak 11 kW atau sekitar 11.000 watt. Pabrikan mengklaim motor ini mampu melaju hingga kecepatan 125 kilometer per jam. Untuk varian dua baterai, jarak tempuhnya diklaim mencapai 100 kilometer dalam sekali pengisian daya, sementara pengisian menggunakan konektor standar Type 2 yang kompatibel dengan banyak stasiun pengisian kendaraan listrik.
Dari sisi fitur, Ndara menawarkan sejumlah teknologi yang umumnya ditemui pada sepeda motor kelas premium. Di antaranya Anti-lock Braking System (ABS), Traction Control System (TCS), Hill Hold Assist, Hill Descent Assist, Overtaking Boost Assist, serta Variable Energy Regeneration yang membantu mengembalikan energi ke baterai saat deselerasi.
Secara tampilan, Charged Ndara mengusung desain lampu depan bulat LED, rangka tubular yang terekspos, serta posisi berkendara tegak dengan setang lebar. Desain tersebut memberikan kesan klasik sekaligus modern, sehingga menyasar pengguna yang menginginkan motor listrik dengan karakter berbeda dibanding skuter listrik konvensional.
Meski menawarkan spesifikasi dan fitur yang lengkap, harga menjadi salah satu pertimbangan bagi calon konsumen. Charged Ndara dipasarkan dengan harga sekitar Rp69 juta untuk varian satu baterai dan Rp79 juta untuk varian dua baterai (OTR Jakarta). Banderol tersebut menempatkannya di segmen motor listrik premium.
Secara keseluruhan, Charged Ndara menawarkan kombinasi desain yang menarik, performa tinggi, dan fitur keselamatan yang lengkap. Motor ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman berkendara serta teknologi modern. Namun, harga yang relatif tinggi dan statusnya sebagai produk baru membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan kebutuhan serta menunggu pengalaman penggunaan jangka panjang sebelum memutuskan untuk membeli.




