PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Satib, lansia asal Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, ditemukan meninggal dunia di tengah lahan tebu Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Jumat pagi, 25 September 2026.
Satib meninggalkan rumah pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 04.00 WIB tanpa berpamitan kepada keluarganya. Lansia tersebut diketahui mengalami pikun dan beberapa kali pergi seorang diri dari rumah.
Kapolsek Bantaran Ajun Komisaris Polisi Agus Eko Widodo membenarkan identitas korban. Satib merupakan warga Blok Tengah B, RT 13/RW 04, Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran.
Keluarga kemudian melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah lokasi dan mendatangi rumah kerabat yang diduga menjadi tujuan korban. Informasi kehilangan juga disebarkan melalui media sosial Facebook.
Pencarian berakhir setelah keluarga mendapat informasi penemuan sesosok jenazah di lahan tebu Desa Malasan Kulon sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka mendatangi lokasi dan memastikan jenazah tersebut adalah Satib.
Menurut Agus, Satib sudah tiga kali meninggalkan rumah tanpa berpamitan. Dalam dua kejadian sebelumnya, keluarga masih berhasil menemukan korban.
“Pihak keluarga belum sempat melaporkan hilangnya korban. Mereka semula berencana membuat laporan apabila dalam dua hingga tiga hari Satib belum juga ditemukan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat, 25 September 2026.
Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Satib. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit menahun. Petugas melakukan identifikasi dan visum luar dengan didukung rekam medis yang diserahkan keluarga.
“Tidak dilakukan autopsi, hanya melalui identifikasi dan didukung dengan rekam medis dari keluarga korban. Dilakukan visum luar dan pihak keluarga menerima,” ujar Agus.
Keluarga menerima hasil pemeriksaan tersebut sehingga jenazah tidak menjalani autopsi. Penemuan Satib di tengah lahan tebu mengakhiri pencarian keluarga sejak ia meninggalkan rumah pada Rabu pagi.




