Friderica Widyasari Dewi, dari Layar Sinetron ke Pucuk Pimpinan OJK

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Friderica Widyasari Dewi resmi ditunjuk sebagai Pejabat Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak 31 Januari 2026. Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan stabilitas pengawasan sektor jasa keuangan nasional.

Friderica ditetapkan menggantikan pimpinan OJK sebelumnya yang telah menyelesaikan masa jabatan. OJK menegaskan, pengisian jabatan sementara tersebut merupakan mekanisme kelembagaan agar fungsi pengawasan terhadap perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank tetap berjalan optimal.

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu lahir di Cepu, Jawa Tengah, 28 November 1975. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Karier akademiknya berlanjut ke Amerika Serikat dengan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari California State University, sebelum menuntaskan program doktor (Ph.D.) di UGM dengan predikat cumlaude.

Baca juga  Dua Eks-Pekerja Telkom Wadul ke DPRD Probolinggo, Memprotes Pesangon Rp 5 Juta

Nama Friderica dikenal publik jauh sebelum berkiprah di dunia keuangan. Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, ia merupakan pemeran sinetron populer dan membintangi sejumlah judul, antara lain Doaku Harapanku, Panji Manusia Milenium, dan Angling Dharma. Namun, ia kemudian memilih meninggalkan dunia hiburan dan meniti karier profesional di sektor pasar modal.

Jejak kariernya di industri keuangan terbilang panjang. Friderica pernah bergabung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar. Ia juga dipercaya memimpin PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Utama, serta menjabat Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas.

Baca juga  Pesona Kampung Atas Awan, Wisata dan Penginap Eksotis di Temanggung

Sebelum ditunjuk sebagai pimpinan sementara OJK, Friderica menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen. Dalam posisi tersebut, ia aktif mendorong literasi dan inklusi keuangan, serta menangani berbagai pengaduan masyarakat terkait investasi ilegal dan pinjaman online bermasalah.

Sebagai pemimpin sementara OJK, Friderica mengemban tugas menjaga stabilitas kebijakan dan efektivitas pengawasan sektor jasa keuangan di tengah dinamika ekonomi nasional. Penunjukan ini bersifat transisional hingga terpilihnya pimpinan OJK definitif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *