Daerah  

Jawa Barat di Ujung Kerapuhan Ancaman Longsor dan Gempa Meningkat

PILIHANRAKYAT.ID, Jawa Barat-Di balik gemuruh hujan lebat yang kerap mengguyur dataran tinggi dan lereng perbukitan Jawa Barat, tersimpan ancaman yang mungkin sulit dibayangkan sehari-hari: longsor dan gempa dua bencana alam yang kini makin nyata mengintai.

Menurut data terbaru, potensi longsor dan pergerakan tanah tetap menghantui sejumlah kabupaten/kota terutama wilayah yang bertopografi bergelombang dan berbukit. Pemerintah daerah dan lembaga mitigasi telah mengantongi zona-zona rawan, di mana setiap tetesan hujan deras bisa menjadi pemicu longsor.

Sementara itu, fragmen patahan aktif seperti Sesar Lembang dan sistem subduksi di lepas pantai bagian barat Jawa membuat bayangan gempa besar tak bisa diabaikan. Beberapa ahli memperkirakan, jika getaran gempa mengenai zona tertentu, dampaknya bisa mengguncang struktur tanah terutama bila air tanah sudah jenuh setelah hujan lebat dan memperbesar risiko longsor serta kerusakan infrastruktur.

Baca juga  Kominfo Jatim Libatkan Mahasiswa Jaga Ruang Siber

Fenomena dual gempa dan longsor bukan lagu asing bagi warga dari kabupaten berlereng. Namun, peringatan ini kadang terabaikan karena alasan klasik: hujan sering dianggap sekadar cuaca, gempa dianggap musibah langka. Padahal, kombinasi keduanya bisa menjadi jebakan maut bagi yang tak siap.

Wakil warga, aktivis lingkungan, dan praktisi mitigasi mendesak agar program mitigasi tidak hanya berhenti di peta zonasi. “Peta hanya kertas kalau warga tak tahu cara membaca tanda bahaya,” ujar salah satu aktivis. Sosialisasi tentang evakuasi, jalur aman, dan deteksi dini menjadi kunci agar “ancaman” tidak berubah menjadi “bencana.”

Baca juga  Ra Fahmi Galang Gerakan Anti Narkoba di Kampus

Tata ruang pun menjadi sorotan. Pembangunan di kaki bukit, lembah, atau lereng terutama tanpa kajian geologi yang matang harus dievaluasi ulang. Kesalahan di masa kini bisa berujung tragedi di masa depan.

Jawa Barat berada di persimpangan antara alam yang indah dan alam yang rawan. Di sana, hujan bisa menjadi berkah. Tapi hujan bisa juga menjadi awal dari tragedi. Gempa bisa jadi tanda bahwa tanah ini masih hidup dan warga di atasnya mesti hidup dalam kehati-hatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *