PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Pemerintah Provinsi Jawa Timur melibatkan mahasiswa dalam upaya menjaga keamanan ruang siber. Langkah ini dilakukan melalui program literasi digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap ancaman digital.
Kegiatan tersebut dikemas dalam program Cerdas Digital (CERDIG) dengan tema “Hacking untuk Kebaikan: Kontribusi Mahasiswa dalam Dunia Digital”. Program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Jawa Timur dalam menghadapi meningkatnya risiko kejahatan siber.
Sekitar 100 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Surabaya mengikuti kegiatan ini. Peserta berasal dari Universitas Dinamika Surabaya serta beberapa kampus lain yang memiliki fokus pada pengembangan teknologi informasi.
Kominfo Jatim menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan digital. Selain akrab dengan teknologi, mahasiswa juga dinilai mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya terkait penggunaan ruang digital yang aman dan bertanggung jawab.
Ancaman siber seperti kebocoran data, peretasan, hingga penyalahgunaan informasi dinilai terus meningkat seiring dengan masifnya digitalisasi layanan publik. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi.
Melalui pendekatan edukatif, Kominfo Jatim mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga sistem dan etika digital. Konsep hacking untuk kebaikan diperkenalkan sebagai bentuk kontribusi positif di ruang siber.
Program CERDIG diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan di Jawa Timur.




