Mahasiswa Pinggirpapas-Karanganyar, Sumenep; Bagi-Bagi Takjil Kepada Masyarakat

Mahasiswa Pinggirpapas-Karanganyar, Sumenep; BagiBagi Takjil Gratis Kepada Masyarakat, (foto: Istimewa)
Mahasiswa Pinggirpapas-Karanganyar, Sumenep; BagiBagi Takjil Gratis Kepada Masyarakat, (foto: Istimewa)

PILIHANRAKYAT.ID, Sumenep-Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas  PING-Anyar (Pinggirpapas Karanganyar), Kecamatan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, bagi-bagi takjil kepada masyarakat, Rabu (20/05/2020).

Kegiatan bagi-bagi takjil yang diinisiasi mahasiswa Yogyakarta ini berlangsung menjelang waktu berbuka puasa di Sintral, yaitu perbatasan antara Desa Pinggirpapas dan Karanganyar.

Ratusan takjil dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti pekerja harian, kuli bangunan, pedagang hingga para fakir miskin sebagai hidangan berbuka puasa di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk bakti mahasiswa terhadap masyarakat desa sekaligus untuk memupuk rasa tanggung jawab sosial mereka. kegiatan kali ini merupakan agenda yang terakhit di bulan Ramadhan 1441 H, setelah sebelumnya rutin dilakukan setiap Minggu dan Rabu.

Baca juga  Kemendagri Siap Dukung KPU Dalam Pilkada Serentak

Moh. Ansori selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa, kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan bentuk implementasi kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat.

“Karena pada dasarnya mahasiswa tidak boleh hanya pintar beretorika, tetapi juga harus mampu melakukan aksi sosial yang bermanfaat langsung terhadap masyarakat,” ungkapnya.

“Kita harus kompak dalam membantu mereka yang membutuhkan, sehingga bulan suci tahun ini dapat dijalani dengan penuh keberkahan”, imbuh mahasiswa yang saat ini menempuh ilmu di Kota Gudeg tersebut.

Baca juga  Barokah dan Manfa'at Tidak Ada Yang Tau, Ini Alasanya

Sementara Ketua Pelaksana, Agus Subroto mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut meski untuk melaksanakannya mereka harus urunan atau swadaya.

Dia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lagi pada bulan Ramadhan tahun depan. “Semoga gerakan sosial ini dapat dilakukan secara terus-menerus dengan semangat gotong-royong dan swasembada, serta memjadi ladang amal,” ujar Agus.

(Tim Redaksi/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *