Daerah  

Cuaca Jatim Didominasi Cerah Berawan, BMKG Juanda Ingatkan Potensi Angin Kencang

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda memprakirakan cuaca di Jawa Timur, Sabtu 6 September 2025, didominasi cerah hingga berawan. Meski relatif bersahabat, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan hujan lokal di sejumlah wilayah.

Sejak pagi hingga malam, hampir seluruh kota besar di Jawa Timur—Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Banyuwangi, hingga Ngawi diperkirakan cerah atau berawan. Sementara wilayah Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo, serta Pulau Madura cenderung lebih dominan berawan.

Di Surabaya, cuaca cerah berawan terjadi sejak pagi. Pada siang hari, suhu diprediksi mencapai 35 derajat Celsius, dengan angin berhembus dari barat laut 11–19 kilometer per jam. BMKG mengingatkan warga agar mewaspadai kondisi panas siang hari dan menjaga asupan cairan.

Baca juga  Kericuhan Iringi Acara Walimatul Khitan di Maron, Polisi Sebut Tak Berizin

Untuk wilayah perairan, BMKG Juanda mencatat kondisi berawan tebal dengan gelombang laut bervariasi. Laut Jawa bagian timur diprediksi setinggi 0,5–1,5 meter dengan kecepatan angin maksimum 50 km/jam. Selat Madura lebih tinggi, 0,8–1,9 meter dengan hembusan angin hingga 67 km/jam. Sementara perairan selatan Jawa Timur berpotensi gelombang 1,3–2,8 meter.

Meskipun hujan lebat tidak terdeteksi, BMKG menyebut potensi hujan ringan disertai angin kencang masih mungkin terjadi di daerah Mojokerto, Kediri, Malang, Batu, Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Situbondo, Jember, hingga Jombang.

Baca juga  Soal Elektabilitas Gibran, Bamsoet; Dulu Surveinya Jokowi Bagus? Tidak Juga Tapi Jadi

“Suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar 11–35 derajat Celsius dengan kelembapan 30–100 persen. Angin dominan dari arah utara,” demikian pernyataan resmi BMKG Juanda.

BMKG mengimbau masyarakat dan nelayan untuk terus memperbarui informasi melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi BMKG Juanda agar terhindar dari risiko cuaca ekstrem mendadak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *