Daerah  

Ojol Pasuruan Tuntut Parkir Gratis, Pemkot Siapkan Aturan Baru

PILIBANRAKYAT.ID, Pasuruan -Komunitas ojek online (ojol) di Kota Pasuruan mendesak pemerintah kota memberi fasilitas parkir gratis di layanan publik. Mereka menilai pungutan parkir yang dikenakan meski hanya berhenti sebentar menggerus pendapatan yang sudah tipis.

Ketua Asosiasi Driver Ojol Kota Pasuruan, Adhi Nugraha alias Ugra, mencontohkan beban kecil yang terasa besar. “Kami dapat Rp8 ribu, dipotong parkir Rp2 ribu, pulangnya tinggal Rp6 ribu,” katanya, Sabtu, (06/09/2025)..

Tuntutan itu mendapat respon Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Ia mengaku tengah menyiapkan kebijakan pembebasan parkir untuk ojol di seluruh fasilitas pemerintah. Adi mencontohkan kebijakan serupa yang sudah berlaku di Bangil, yakni parkir gratis pada menit-menit awal. “Prinsipnya, kita ingin mendukung sektor transportasi daring agar tidak terbebani biaya tambahan,” ujarnya.

Baca juga  Prabowo Minta Dewan Energi Nasional Tekan Impor BBM

Selain soal parkir, komunitas ojol juga mendesak Pemkot memberikan legalisasi organisasi pengemudi. Menurut Ugra, payung hukum itu penting agar mereka terlindungi jika terjadi kecelakaan atau kasus kriminal di lapangan.

Rencana pembebasan parkir ini sedang digodok Pemkot. Namun, belum ada jadwal pasti kapan aturan tersebut diberlakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *