PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Suzuki masih mempertahankan Carry sebagai tulang punggung kendaraan niaga ringan di Indonesia. Versi terbarunya, Suzuki Carry Blind Van, ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan angkut tertutup dengan biaya operasional rendah dan daya tahan tinggi.
Carry Blind Van mengandalkan mesin K15B-C 1.462 cc, empat silinder DOHC, yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 97 PS dan torsi 135 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan dan sistem penggerak roda belakang (RWD), konfigurasi yang dinilai cocok untuk kebutuhan angkut barang harian.
Suzuki mengklaim kapasitas angkut Carry Blind Van mendekati 1 ton, menjadikannya kompetitif di kelas kendaraan niaga ringan. Dimensi bodi tertutup juga memberikan perlindungan ekstra terhadap barang bawaan, sekaligus meningkatkan keamanan saat distribusi.
Dari sisi kenyamanan, Carry Blind Van dibekali fitur dasar seperti AC, power steering, radio, serta sistem immobilizer untuk mencegah pencurian. Meski demikian, fitur keselamatan dan hiburan masih tergolong minimal, sejalan dengan karakter kendaraan niaga yang lebih mengutamakan fungsi.
Harga Suzuki Carry Blind Van 1.5L di pasar Indonesia berada di kisaran Rp 221 juta (OTR Jakarta). Angka ini lebih tinggi dibanding varian pikap Carry, namun dinilai sepadan dengan bodi tertutup dan fungsi tambahan yang ditawarkan.
Sejumlah pengamat otomotif menilai Carry Blind Van tetap menarik karena mesinnya dikenal bandel, konsumsi bahan bakar efisien, serta jaringan servis Suzuki yang luas. Namun, absennya pilihan transmisi otomatis dan fitur keselamatan modern menjadi catatan tersendiri, terutama bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih.
Dengan karakter tersebut, Suzuki Carry Blind Van masih relevan sebagai kendaraan niaga serbaguna untuk logistik, UMKM, hingga kebutuhan distribusi dalam kota.




