AI PC: Komputer Cerdas yang Mulai Mendefinisikan Ulang Cara Bekerja

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Industri komputer global tengah memasuki fase baru dengan hadirnya komputer berbasis kecerdasan buatan atau AI PC. Perangkat ini digadang-gadang menjadi standar baru dalam komputasi modern karena mampu menjalankan fitur kecerdasan buatan langsung di dalam perangkat, tanpa sepenuhnya bergantung pada komputasi awan.

AI PC merupakan komputer yang dibekali Neural Processing Unit (NPU), yakni prosesor khusus untuk menangani beban kerja AI seperti pengenalan suara, pemrosesan gambar, dan analisis bahasa alami. Keberadaan NPU membuat pemrosesan AI lebih cepat, efisien, serta hemat energi dibandingkan komputer konvensional.

Lembaga riset Gartner mencatat, AI PC diperkirakan akan menyumbang sekitar 31 persen dari total pasar PC global pada akhir 2025. Jumlah pengiriman AI PC juga diproyeksikan meningkat signifikan hingga puluhan juta unit per tahun, seiring meningkatnya kebutuhan komputasi cerdas di sektor bisnis, pendidikan, dan industri kreatif.

Baca juga  Sajak-sajak Ahmad Faidi*

Sejumlah produsen teknologi besar telah merespons tren ini. Microsoft memperkenalkan Copilot+ PC, sementara Intel, AMD, dan Qualcomm merilis prosesor generasi baru yang mengintegrasikan NPU sebagai komponen utama. Langkah ini menandai pergeseran desain komputer yang kini tidak lagi hanya berfokus pada CPU dan GPU.

Keunggulan AI PC tidak hanya terletak pada performa, tetapi juga pada pengalaman pengguna. Komputer mampu menyesuaikan kinerja berdasarkan kebiasaan pemakai, meningkatkan produktivitas melalui asisten AI, serta membantu pengelolaan sistem secara otomatis, mulai dari efisiensi daya hingga keamanan perangkat.

Baca juga  Pandji Pragiwaksono Sebut Dedi Mulyadi “Artis YouTuber” dalam Materi Stand-Up Comedy

Selain itu, pemrosesan AI secara lokal memungkinkan AI PC tetap optimal meski koneksi internet terbatas. Model ini dinilai lebih aman karena data sensitif tidak selalu harus dikirim ke server eksternal, sekaligus mengurangi latensi dan konsumsi energi.

Dengan adopsi yang terus meluas, AI PC dipandang bukan sekadar inovasi jangka pendek, melainkan fondasi baru ekosistem komputer masa depan. Dalam beberapa tahun ke depan, komputer cerdas ini diperkirakan akan mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi dengan teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *