Daerah  

Bupati Probolinggo Hidupkan Lagi Program Bike to Work

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, kembali menggalakkan program Bike to Work (B2W) dengan bersepeda bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Senin, 30 Maret 2026.

Kegiatan dimulai dari kediamannya di Genggong, Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, menuju Kantor Bupati di Kraksaan.

Dalam kegiatan itu, Haris didampingi Sekretaris Daerah Ugas Irwanto serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Sejumlah komunitas sepeda juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Haris mengatakan program bike to work bukan hal baru, melainkan telah menjadi bagian dari program pemerintahannya sejak awal menjabat.

“Hari pertama masuk penuh, kami kembali menggalakkan bike to work. Ini memang sudah menjadi program sejak awal,” ujarnya.

Baca juga  Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak Demi Cegah Wabah PMK

Menurut dia, bersepeda ke tempat kerja tidak hanya berkaitan dengan efisiensi energi, tetapi juga upaya membangun pola hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara. Ia berharap kebiasaan ini bisa mendorong pegawai untuk lebih aktif dan mengurangi gaya hidup kurang gerak.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di setiap kantor, mulai dari tempat parkir sepeda hingga ruang ganti dan kamar mandi. Fasilitas tersebut disiapkan agar pegawai merasa nyaman bersepeda ke tempat kerja.

Baca juga  DPRD Probolinggo Fraksi PDI Perjuangan Tinjau Dampak Longsor dan Puting Beliung di Dapil II

Meski jarak tempuh dari rumah ke kantor sekitar tujuh kilometer, Haris menilai hal itu masih tergolong wajar jika dilakukan secara rutin. “Jarak itu masih normal selama kita terbiasa,” kata dia.

Haris menegaskan kegiatan ini dilakukan tanpa seremoni khusus dan bersifat spontan. Ia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi kebiasaan yang berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa jalur sepeda di kawasan Kraksaan telah tersedia sejak awal pembangunan ibu kota Kabupaten Probolinggo. Jalur tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan bersama oleh pesepeda maupun pengguna kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *