PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92 di tengah dinamika harga energi global. Sinyal ini muncul seiring komunikasi pemerintah dengan badan usaha swasta penyedia BBM.
“Saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik untuk melihat kondisi yang ada. Tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah,” ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.
Pernyataan itu mengacu pada mekanisme harga yang diatur dalam regulasi Kementerian ESDM, di mana sektor industri mengikuti pergerakan harga pasar. Pemerintah, kata Bahlil, terus mencermati keseimbangan antara keekonomian usaha dan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan tambahan pasokan energi dari luar negeri. Bahlil memastikan minyak mentah impor dari Rusia akan segera masuk ke Indonesia. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik.
Namun, ia belum merinci volume impor maupun tujuan kilang pengolahan minyak tersebut. Bahlil hanya menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan energi dalam negeri.
“Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia sebentar lagi masuk,” katanya.
Menurut Bahlil, situasi global yang bergejolak menuntut negara mengambil langkah antisipatif, termasuk mengamankan pasokan BBM dari berbagai sumber. Pemerintah, ia menambahkan, berupaya menjaga distribusi energi tetap stabil, mulai dari solar hingga bensin dengan berbagai tingkat oktan.
“Dalam kondisi seperti ini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting,” ujar Bahlil.




