Daerah  

32 Tim Ramaikan Turnamen Orado di Black Coffee Paiton

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Sebanyak 32 tim mengikuti Turnamen Orado yang digelar di Black Coffee, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu-Minggu, 25-26 Juli 2026. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari itu menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet bagi cabang olahraga (Cabor) Orado di Kabupaten Probolinggo.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kabupaten Probolinggo, Mochammad Alfatih SE atau yang akrab disapa Gus Fatih. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Pengcab Orado untuk terus mengembangkan olahraga tersebut melalui kompetisi yang berkelanjutan.

Panitia pelaksana, Mistria Harmonis atau yang akrab disapa Rara, mengatakan pelaksanaan turnamen selama dua hari disesuaikan dengan jumlah peserta yang mencapai 32 tim. Seluruh tim bertanding pada hari pertama untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Baca juga  DPUPR Probolinggo Tambal Jalan Rusak di Dringu, Tindak Lanjut Aduan Warga Lewat SAE JAL

“Turnamen ini diadakan dua hari, Sabtu dan Minggu, karena ada 32 tim yang bertanding. Besok tersisa 16 tim yang akan memperebutkan gelar juara,” kata Rara, Sabtu, 25 Juli 2026.

Menurut Gus Fatih, Orado merupakan cabang olahraga yang masih baru sehingga membutuhkan pembinaan yang konsisten. Salah satu upaya yang dilakukan Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo ialah rutin menggelar turnamen sebagai wadah menjaring atlet potensial.

“Orado adalah cabang olahraga yang masih berkembang. Karena itu kami harus memperbanyak kompetisi agar dapat menemukan bibit-bibit atlet terbaik. Harapan kami, dari Kabupaten Probolinggo akan lahir atlet yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Gus Fatih.

Baca juga  Munas dan Konbes NU 2026 Dimatangkan, Pembukaan Digelar di Pesantren Ploso Kediri

Ia menambahkan, Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan sejumlah agenda kejuaraan untuk memperluas pembinaan. Turnamen tidak hanya menyasar kategori umum, tetapi juga akan digelar untuk kelompok junior, perempuan, hingga tingkat desa.

“Ke depan kami akan mengadakan kejuaraan junior, umum, perempuan, bahkan turnamen tingkat desa. Dengan pembinaan yang berjenjang, kami optimistis Orado akan semakin dikenal masyarakat dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi,” kata Gus Fatih.

Melalui penyelenggaraan turnamen tersebut, Pengcab Orado Kabupaten Probolinggo berharap minat masyarakat terhadap olahraga Orado terus meningkat sekaligus memperkuat proses pembinaan atlet secara berkelanjutan menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *