PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo, Muhammad Safi’i, mengajak pemuda mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan, generasi muda tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah besarnya potensi Kabupaten Probolinggo.
Pernyataan itu disampaikan Safi’i setelah pengurus DPD KNPI Kabupaten Probolinggo resmi dilantik di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Senin, 26 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan.
Pelantikan dilakukan oleh perwakilan DPW KNPI Jawa Timur. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota DPRD, pimpinan organisasi, dan lembaga swadaya masyarakat turut menghadiri acara tersebut.
Safi’i mengatakan jabatan ketua bukan sekadar posisi dalam organisasi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Ia menilai pemuda perlu tampil sebagai pelaku perubahan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda harus hadir sebagai pelaku, inovator dan kreator,” kata Safi’i dalam sambutannya.
Menurut dia, potensi Kabupaten Probolinggo di sektor pariwisata, pertanian, kelautan, dan bidang lainnya membutuhkan kontribusi generasi muda. KNPI, kata dia, siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan.
Peran tersebut, lanjut Safi’i, akan diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia juga meminta seluruh organisasi kepemudaan membangun kolaborasi tanpa terjebak ego sektoral.
“Sejarah tidak pernah dicatat oleh mereka yang diam dan ragu. Sejarah diukir oleh pemuda yang berani mengambil peran dan melangkah maju,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris berharap KNPI menjadi ruang pemersatu bagi berbagai organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan kelompok kemasyarakatan. Ia menilai organisasi tersebut memiliki posisi penting untuk menyatukan potensi pemuda sekaligus mendorong kontribusi mereka dalam menjawab persoalan daerah.
Haris mendorong pengurus KNPI terlibat dalam upaya mengatasi pengangguran dan meningkatkan kualitas pendidikan. Ia juga berharap organisasi kepemudaan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
“Teman-teman KNPI harus mampu menerjemahkan semangat persatuan dan inovasi menjadi program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” kata Haris.
Kepengurusan baru KNPI diharapkan tidak berhenti pada konsolidasi internal, tetapi mampu menghadirkan program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Tantangannya adalah memastikan semangat kolaborasi pemuda benar-benar terwujud dalam kerja nyata pembangunan daerah.




