Sang Pejuang Keluarga (Hanif) Itu Tidak Berdaya

Sang Pejuang Keluarga (Hanif) Itu Tidak Berdaya, (Foto: pilihanrakyat)
Sang Pejuang Keluarga (Hanif) Itu Tidak Berdaya, (Foto: pilihanrakyat)

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Nasib buruk yang menimpa Pak Hanif lantar jatuh dari tempat kerja. Padahal Pak Hanif seorang pekerja keras yang ingin membahagiakan anak dan istri namun nasib kurang baik menggampiri.

Pak hanif  merupakan warga Brabe Maron beliau bisu sejak lahir, sudah 3 bulan tak berdaya cuman berbaring di atas kasur. Akibat jatuh itu, saraf punggung putus yang membuatnya tidak bisa berjalan lagi sampai sekarang.

Kronologinya, di punggung pak Hanif hanya lebam, setelah berapa bulan Pak Hanif hanya bisa berbaring dan kaki yg dipijat lumayan bisa jalan pada ahirnya setelah 3 bulan lebam itu menjadi luka yang sangat parah.

Baca juga  Ahirnya! Presiden Jokowi Mengeluarkan PP Tentang Terorisme, PKS Menentangnya

Sebelumnya,  pihak keluarga datang ke Gubuk Pusta Lacor, Brabe, Kecamatan Maron, Kab.Probolinggo, Jawa Timur pada Hari Sabtu 11/12/2021 Sore untuk mencari solusi perihal biaya pengobatan Sebab, keluarga Pak Hanif sudah tidak mampu lagi untuk membawa kerumah sakit.

Keluhan itu langsung ditanggapi oleh salah satu yang Punya Gubuk Pusta Lacor, Badrul Kamal mengatakan bahwa hal ini harus segera ditangani agar Pak Hanif segera diobati dan mendapat penangan dari dokter ahli medis.

“Pemuda Gubuk Pustaka Lacor harus melakukan penggalangan dana terhadap warga untuk kesembuhan Pak Hanif” Ujarnya Badrul Kamal.

Baca juga  Kabar BJ Habibie Meninggal Itu Hoax, Benarkah Itu?

“Alhamdulillah pendapatan hasil penggalangan dana terhadap rumah-rumah Warga terkumpul 2.500.000 ( Dua Juta Lima Ratus Ribu)” tambahnya.

Perjuangan kemanusiaan tidak berhenti disitu saja, rencananya besok malam Pemuda Gubuk Pusta Lacor akan masih melanjutkan untuk melakukan penggalangan dana terhadap masyarakat untuk kesembuhan Pak Hanif

Pak Hanif mempunyai 3 anak, anak pertama sudah berkeluarga yang ke 2 masih kelas 1 MA yang dulunya masih mondok, akan tetapi sekarang sudah berhenti mondok lantaran Pak Hanif Sakit, dan anak yang ke 3 masih kelas 3 SD.

(Tim Redaksi PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *