Adian Napitulu seorang aktivis 98 yang saat ini jadi politikus muda progresif PDI-P. Nama Adian Napitulu dikabarkan masuk bursa menteri. Masuknya nama Adian tidak terlepas dari desain kabinet Jokowi pereode ke-2 yang akan memperioritaskan kaum muda profesiaonal.
Semakin kuat nama Adian masuk pada bursa Menteri setelah dia mengaku sempat dipanggil Jokowi. Tapi Adian tidak menjelaskan terkait pertemuan tersebut.
“Cuma dipanggil doang, iyee...,” kata Adian di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Dua bulan sebelumnya, Jokowi telah menyinggung aktivis 98 terkait desain kabinetnya pada pereode ke-2.
“Berkaitan aktivis ’98, ini adalah pelaku sejarah. Memang sebagian besar sudah ada yang menjabat bupati, di DPR, wali kota atau jabatan lain. Tapi saya juga mendengar ada yang belum. Saya lihat di menteri belum,” kata Jokowi
Pernyataan ini jadi angin segar bagi pemuda yang terlibat peristiwa 98, tapi Adian sendiri tidak siap jadi menteri kalu Presidennya Jokowi
“Jadi menteri? Nggak kuat. Saya nggak kuat kalau jadi menteri kalau presidennya Jokowi, capeknya ampun,” ujarnya.
Sebagai politikus PDI-P yang namanya menjadi isu salah satu calon menteri di kabinet Jokowi. Adian pasrah sepenuhnya ke Jokowi karena itu hak prerogatifnya.
“Itu kewenangan hak prerogatif presiden memutuskan siapa. Aktivis ’98 ini banyak, siapa diputuskan terserah dia,” kata Adian




