PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-2 tahun Jokowi-Ma’ruf Amin memimpin Indonesia atas nama kabined maju. Akan tetapi dalam periode kedua ini, masih belum terasa Visi- Misi yang dijanjikan oleh Jokowi-Ma’ruf, sehingga kritik dan intrik silih berganti.
Diantara janji Jokowi-Ma’ruf yang disorot oleh Aliansi Mahasiswa Merdeka ( Amer) adalah sektor Ekonomi, Pendidikan, dan demokrasi.
Sebelumnya, Amer sudah melakukan konsolidasi dan Teknis Lapangan mengkaji tentang semua sektor dan melakukan pengkajian dilingkup daerah maupun nasional sehingga mempunyai tuntutan sebagai berikut:
- Cabut Pergub No 1 Tahun 2021 Tentang Penyampaian Pendapat Dimuka Umum
- Segara Tuntaskan Pelanggaran HAM Indonesia
- Berikan Perlindungan dan Rasa Aman Bagi Demostran dan Masyarakat Pada Umumnya
- Hentikan Kekerasan dan Intimidasi Terhadap Jurnalis
- Hentikan dan Tindak Tegas Pelaku Represif yang Dilakukan Oleh TNI/POLRI
- Wujudkan Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila
- Wujudkan SDM Unggul dan Berikan Pendidikan Gratis
Firmanto selaku koordinator dalam pernyataan sikap mengatakan bahwa hidup di rejim Jokowi-Ma’aruf kita dipaksa untuk mencintai negeri ini dengan mata terpejam mulut terbungkam.
” Artinya kebebasan ekspresi tidak pernah ada refresif dan UUTE siap menanti kita apabila kita melakukan kritik terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat” ujarnya
” Dimomentum periode ke-2 ini kami managih janji kampanye Jokowi-Maruf” pungkasnya.
(TIM Redaksi/PR.ID)





