Ketua PCNU Jakarta Pusat Lantik Seluruh Pengurus MWCNU Dan Ranting NU

- Advertisement -

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta- Ketua  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin melantik langsung seluruh pengurus MWCNU dan Ranting NU se-Jakarta Pusat masa khidmat 2020-2025 di Ruang Prangko Gedung Pos Ibu Kota, Sabtu, (23/10).

Dalam pelantikan tersebut, Gus Syaifuddin memberikan motivasi dan semangat kepada pengurus agar selalu bergerak dan kompak dalam menjalankan roda organisasi NU di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut.  

“Para kiai dan ustadz ini adalah tokoh agama yang paling dekat dengan masyarakat, kekompakkan dalam mengurus NU harus selalu ditonjolkan, agar NU semakin diminati dan disegani,”kata Gus Syaifuddin.

Gus Syaifuddin menambahkan pelantikan hari ini juga diadakan sekaligus memperingati hari santri nasional 2021 dan dilanjut rapat pimpinan cabang PCNU Kota Jakarta Pusat.

Baca juga  Presiden Jokowi Menerima Revisi UU KPK, Pratikno; Tulisan Masih Banyak Yang Typo!!!

“Hari santri nasional tidak bisa lepas dari NU, karena NU dan santri satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dan santri saat ini harus memiliki peran di negeri Indonesia, terlebih diprediksi tahun 2035 perekonomian Indonesia akan masuk di peringkat ke 5. Jadi santri mulai detik ini harus mempersiapkan untuk bisa mengambil kesempatan tersebut,”jelas Gus Syaifuddin.  

Selanjutnya Ketua PWNU DKI Jakarta KH Syamsul Maarif dalam sambutannya mengaku senang dan bangga melihat pengurus 8 MWCNU dan 44 Ranting NU se-Jakarta Pusat resmi dilantik.

Baca juga  Mantan Dirut PLN Sofyan Basir Divonis Bebas

“Kalian semua sudah menjadi pengurus secara resmi, artinya kalian sudah menjadi mukallaf atau orang yang diberikan beban, beban dalam mengemban amanah menjadi pengurus NU. Karena menjadi pengurus itu tingkatannya sudah muslih yaitu segala kebaikannya bukan hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang banyak,”kata Kiai Syamsul.

Baca juga  Curiga! Apa Yang Diinginkan oleh Prabowo Kalau Habib Rizieq Pulang Ke-Indonesia?

Kiai Syamsul menambahkan, tantangan menjadi pengurus biasanya tidak disukai orang, berbeda ketika menjadi anggota, banyak dicintai oleh orang. 

“Apalagi pengurus yang tidak pernah mengadakan kegiatan, pasti banyak kritikan. Oleh karena itu para pengurus NU se-Jakarta Pusat yang baru saja dilantik ini harus bisa menuangkan gagasan dan mewujudkannya dengan kegiatan di wilayahnya masing-masing,”jelas Kiai Syamsul

(Farhan Maksudi)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Utama

Louncing Buku “100 Pesantren Ekonomi”, Menag Minta Pesantren Harus Berinovasi

PILIHANRAKYAT, Jakarta- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil meminta pesantren untuk berinovasi agar bisa beradaptasi dalam era perkembangan teknologi seperti sekarang...

ASN Perlu Terampil Di Era Transformasi

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Pelayanan publik di era transformasi digital membutuhkan dukungan peran aparatur sipil negara (ASN) yang...

Dorong SPKLU Jawa Tengah; 2022 PLN Siap Bangun 6 SPKLU

PILIHANRAKYAT.ID, Jawa Tengah- Pemerintah tengah mendorong pertumbuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia. Tercatat...

Baca Juga

JAPFA Gencarkan Pariwisata Danau Toba di Pameran Food & Hotel Indonesia 2019

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta – Meriahkan festival makanan minuman bertaraf internasional, JAPFA sebagai perusahaan penyedia protein hewani hadir di pameran Food & Hotel Indonesia (FHI) 2019...

Usai Musibah, Kota Palu Jadi Sasaran Revitalisasi Sentra IKM

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan...

Kereta Api Pangandaran Diluncurkan untuk Mendukung Pariwisata

PILIHANRAKYAT.ID, BANJAR - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum serta Direktur Utama KAI Edi Sukmoro meluncurkan PT KAI rute Kereta Pangandaran, relasi Banjar...

20 Besar Seyembara Buku Puisi HPI 2018

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Hari Puisi (YHP) Maman S. Mahayana mewakili Dewan Juri yang lain hadir pada bincang-bincang Hari Puisi yakni Abdul Hadi...