PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Timur pada Jumat, 16 Oktober 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga berawan. Suhu udara di beberapa daerah diperkirakan menembus 35 derajat Celsius, sehingga masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca saat beraktivitas di luar ruangan.
Mengutip laporan Suara Surabaya yang merujuk pada prakiraan BMKG Juanda, suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 17 hingga 37 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sekitar 29–98 persen. Kota Mojokerto menjadi salah satu daerah dengan perkiraan suhu tertinggi, yakni mencapai 37 derajat Celsius.
Sejumlah daerah diprakirakan mengalami cuaca cerah, antara lain Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Probolinggo, Sidoarjo, Jombang, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kota Surabaya dan sejumlah kota lainnya di Jawa Timur.
Sementara itu, Trenggalek dan Bangkalan berpotensi mengalami cuaca cerah berawan. Banyuwangi diprakirakan berawan, sedangkan Lumajang, Jember, Situbondo, Pasuruan, dan Nganjuk berpotensi mengalami udara kabur. Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca di Jawa Timur dapat bervariasi antardaerah.
Di Kota Surabaya, suhu udara diprakirakan berkisar antara 28 hingga 35 derajat Celsius menurut laporan Suara Surabaya. Adapun prakiraan BMKG yang dikutip detikJatim mencatat suhu Surabaya berada pada rentang 24–36 derajat Celsius. Perbedaan angka tersebut menunjukkan pentingnya memeriksa pembaruan prakiraan berdasarkan lokasi dan waktu pengamatan.
Kondisi perairan juga perlu menjadi perhatian, terutama bagi nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut. BMKG memprakirakan gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Timur mencapai sekitar 2,3 meter atau kategori sedang. Masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut diimbau memperhatikan informasi maritim terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Cuaca yang cenderung cerah dan suhu tinggi dapat meningkatkan ketidaknyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat disarankan menjaga kecukupan cairan, menggunakan pelindung dari paparan matahari, serta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca setempat.
Informasi prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Masyarakat diimbau memantau pembaruan melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khususnya untuk mengetahui kondisi cuaca di wilayah masing-masing sebelum bepergian atau menjalankan aktivitas harian.




