Daerah  

Gubernur Ajak Mahasiswa Jateng Pulang Kampung Usai Lulus: “Bangun Daerahmu”

PILIHANRAKYAT.ID, Semarang-Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para mahasiswa asal Jateng yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah agar kembali ke kampung halaman setelah lulus. Ajakan itu disampaikan dalam forum Gubernur Menyapa, Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu pekan lalu.

Di hadapan ratusan perantau mulai mahasiswa, pekerja sektor formal hingga informal Luthfi menyampaikan pesan yang ia sebut sebagai “panggilan moral” bagi generasi muda Jawa Tengah. “Ndang luluso, ndang muliho, ndang kerjo, ndang bangun provinsimu, kampungmu, dan keluargamu nang Jawa Tengah,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Luthfi mengatakan para mahasiswa yang menimba ilmu di luar daerah membawa potensi besar bagi pembangunan Jawa Tengah. Menurut dia, pengalaman, jaringan, serta pengetahuan yang diperoleh selama merantau dapat menjadi modal untuk membangun inovasi dan membuka peluang ekonomi di tingkat lokal. “Daerah ini butuh tenaga muda yang bukan hanya punya ijazah, tapi punya visi,” kata Luthfi.

Baca juga  Jawa Timur Ukir Rekor MURI di HUT ke-80 R

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belakangan memang tengah memperkuat berbagai program pemberdayaan pemuda. Salah satunya Kartu Zilenial, yang menyediakan pelatihan kewirausahaan, pengembangan keterampilan, hingga akses komunitas kreatif. Program ini disebut sebagai “jalan pulang” bagi anak-anak muda yang ingin membangun usaha di kampung halaman.

Selain soal ekonomi, Luthfi menekankan pentingnya perantau menjaga budaya dan ikatan sosial khas Jawa Tengah. Gotong royong, sopan santun, dan nilai kekerabatan disebutnya sebagai fondasi pembangunan daerah yang tidak bisa digantikan oleh teknologi. “Kalau pulang hanya bawa gelar tapi lupa budayanya, itu bukan pembangunan,” ucapnya.

Baca juga  Kaisar Abu Hanifah Tekankan Sinergi Agama dan Kebangsaan dalam Penguatan Demokrasi

Ajakan gubernur ini sekaligus menjadi penegas bahwa masa depan Jawa Tengah, kata Luthfi, berada di tangan para mahasiswa yang kini menimba ilmu di perantauan. “Kalau bukan kamu yang membangun daerahmu, siapa lagi?” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *