PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Lebih dari 2.500 personel Brigade Komando Sakera akan dikerahkan dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB itu menjadi momentum bagi Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) untuk mempererat persaudaraan sekaligus menegaskan kontribusi warga Madura dalam kehidupan kebangsaan.
Ketua KMY, RB. Jugil Adiningrat, mengatakan pengerahan ribuan personel tersebut merupakan bentuk rasa syukur dan kecintaan warga Madura terhadap Indonesia.
“Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur dan kecintaan kami sebagai bagian dari Indonesia,” kata Jugil dalam keterangan pada Ahad, 16 Agustus 2026.
Menurut Jugil, anggota Brigade Komando Sakera berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari cendekiawan, advokat dan mahasiswa hingga pelaku usaha. Mereka bergerak di sejumlah sektor ekonomi kerakyatan, seperti perdagangan, jasa dan kuliner.
Ia mengatakan keberadaan Brigade Komando Sakera tidak semata-mata berkaitan dengan pengamanan internal. Para anggotanya juga berkontribusi melalui profesi dan bidang masing-masing, termasuk pendidikan, hukum, ekonomi serta kegiatan sosial.
“Ada yang mengajar di ruang-ruang kuliah, ada yang berdiri di ruang sidang membela hak-hak masyarakat sebagai advokat, ada pula yang aktif bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah,” ujar Jugil.
KMY juga menyoroti pentingnya perlindungan dan keamanan bagi warga Madura yang menjalankan usaha di Yogyakarta. Brigade Komando Sakera disebut terus memperkuat konsolidasi internal sebagai jaringan pengaman bagi anggota komunitas.
Selain itu, KMY mendorong sinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk mencegah potensi konflik, mengantisipasi premanisme terhadap pedagang kecil, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis komunitas.
“Brigade Komando Sakera hadir sebagai mitra, bukan ancaman—mitra bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban,” kata Jugil.
Menurut KMY, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi momentum untuk mendorong kedaulatan ekonomi, dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam kegiatan ekonomi demi mencapai kemakmuran bersama.




