PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB, Multazamudz Dzikri, M.Pd., menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (reses) di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (16/11/2025). Sejak pagi, puluhan warga, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat tampak memenuhi aula pertemuan yang menjadi lokasi dialog terbuka itu.
Di hadapan warga, Multazamudz menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal tahunan. “Ini ruang untuk menyampaikan apa yang betul–betul dibutuhkan masyarakat. Semua masukan panjenengan akan kami bawa ke pembahasan provinsi,” ujar Multazamudz membuka sesi dialog.
Berbagai keluhan mengemuka dalam forum tersebut, dengan persoalan infrastruktur menjadi sorotan utama. Warga menilai sejumlah jalan lingkungan di Kraksaan masih belum layak dan membutuhkan perhatian serius. “Kalau malam gelap sekali, lampu jalan minim. Ini sering membuat warga merasa tidak aman,” kata seorang tokoh masyarakat.
Selain infrastruktur, persoalan ekonomi desa juga menjadi bahasan penting. Pelaku UMKM mengeluhkan sulitnya akses bantuan modal dan minimnya pendampingan usaha yang berkelanjutan. Sejumlah pemuda bahkan berharap adanya pelatihan yang relevan dengan potensi lokal agar usaha kecil di wilayah mereka bisa berkembang.
Menanggapi beragam aduan itu, Multazamudz mencatat seluruh poin yang disampaikan warga. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut dalam rapat-rapat di DPRD Jawa Timur. “Aspirasi ini tidak boleh berhenti di forum. Kami pastikan masuk dalam pembahasan dan perjuangan anggaran,” tegasnya.
Kegiatan reses ditutup dengan doa dan sesi diskusi informal antara warga dan tim legislator. Meski berlangsung sederhana, forum itu menjadi wadah penting bagi warga Kraksaan untuk menyuarakan aspirasi secara langsung—sebuah kesempatan yang mereka harapkan dapat berujung pada kebijakan konkret.
“Semoga ada perubahan. Yang penting kami sudah bicara terus terang,” ujar salah satu peserta sebelum meninggalkan ruangan.




