700 Massa Aksi Untuk Papua Damai

Pembacaan Sikap (foto: dok. pilihanrakyat.id)
Pembacaan Sikap (foto: dok. pilihanrakyat.id)

PILIHANRAKYAT.ID, Yogyakarta-Solidaritas Masyarakat Jogjakarta kembali lagi melakkukan aksi damai di 0 KM, dalam aksi ini melibatkan beberapa kelompok yang ada di Jogja, baik yang asli Jogja maupun dari luar Jogja.

Massa aksi yang terlibat tadi sore cukup bnyak, 700 orang massa aksi yang berkumpul di titik 0 KM Yogyakarta

“pada hari ini, kita berkumpul dengan jumlah 700 orang dari berbagai elemen” ungkap salah satu orator pembuka aksi damai, Senin,(2/09/2019)

Komunitas Pelukis Jogja, juga ambil bagian dalam aksi damai sore hari ini.

“tidak ada negara manapun yang dapat memecah belah Indonesia, tidak ada paham yang bisa memecah belah Indonesia, baik radikalisme maupun rasisme”, tegas Slamet saat berorasi sebagai perwakilan Pelukis Jogjakarta.

Dikatakan oleh orator yang lain bahwa aski damai tadi sore merupakan refleksi kemanusian untuk peristiwa di Papua

“kita turun ke titik ini sebagai refleksi kemanusian untuk peristiwa di Papua. Kita tolak segala tindakan diskriminasi di negeri ini”kata Perwakilan BEM DIY

“siapa yang menghina manusia maka dia menghina Tuhan yang telah menciptakan keberagaman, jika ada yang melakukan maka kata “lawan” untuk mereka”.tambahnya.

Aksi damai yang dilakukan oleh Solidaritas Masyarakat Jogja Cinta Papua Damai menyampaikan sikap yang dibacakan oleh Perwakilan Masyarakat Jogja dan Papua.

Ada delapan (8) sikap yang disampaikan pada aksi damai kali ini:

Baca juga  Viral Lewat Cerita Horor, Ternyata Desa Penari Ada di Ponorogo

Kami atas nama gabungan elemen masyarakat di wilayah DIY yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Jogja Cinta Papua Damai menyatakan sikap sbb:

1.Maraknya propaganda agar mahasiswa dan pelajar Papua dan Papua Barat untuk kembali ke tanah Papua diharapkan tidak disikapi secara emosional oleh kawan-kawan dari Papua dan Papua Barat.

2.Alasan keamanan yang digulirkan melalui propaganda tersebut kami rasakan terlalu berlebihan, karena kami masyarakat Jogja dapat menerima dengan baik masyarakat dari luar Jogja yang ingin menuntut ilmu di Jogja. Berkaitan dengan hal tersebut, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Jogja untuk menjamin keamanan mahasiswa asal Papua dan Papua Barat dalam melangsungkan pendidikan di Jogja.

3.Harapan kami, saudara-saudara kami dari Papua dan Papua Barat dapat belajar dengan baik di Jogja untuk mewujudkan cita-cita peningkatan kualitas SDM dalam rangka pembangunan yang lebih baik di Papua dan Papua Barat maupun Indonesia.

4.Beragam propaganda ajakan untuk “pulang kampung” dan meninggalkan proses pendidikan merupakan cara picik untuk mendegradasi kualitas saudara-saudara kami dari Papua dan Papua Barat yang saat ini sedang berupaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas keilmuannya.

5.Meluasnya isu-isu provokatif yang tersebar melalui media sosial secara nyata telah berupaya menggiring bangsa pada arah disintegrasi. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi dan tidak menyebarluaskan hasutan dan berita HOAX yang dapat memperkeruh suasana di Papua dan Papua Barat.

Baca juga  Kapal China Tinggalkan Natuna lantaran Kehabisan BBM

6.Kami mengajak pelajar dan mahasiswa maupun masyarakat Papua & Papua Barat yang belajar dan tinggal di Jogja untuk tetap bersatu menjaga kerukunan dalam kebhinekaan serta tidak terprovokasi oleh adanya isu-isu yang berupaya memecah belah persatuan bangsa.

7.Dalam rangka mengatasi masalah yang terjadi di Papua dan Papua Barat, kami mendorong aparat penegak hukum untuk tegas dan cepat dalam mengusut para pelaku provokator yang terus melakukan aksinya untuk menciptakan suasana di Papua, Papua Barat maupun wilayah lain di Indonesia menjadi seolah-olah tidak aman bagi saudara-saudara kami Orang Asli Papua.

8.Kami dari Solidaritas Masyarakat Jogja Cinta Papua Damai, menyerukan kepada seluruh saudara-saudara kami dari Papua dan Papua Barat, ”Stop dan Tolak Provokator, Mari Torang Jaga Torang Pu Tanah Papua, Jang Ikut Provokator, Dorang yang Kas Rusak Torang Pu Tanah” kami berharap semoga damai segera tercipta di Papua dan Papua Barat, salam perdamaian, Torang Samua Basudara, Jogja dan Papua itu sama, sama – sama Indonesia.

Dari Jogja Untuk Papua Damai

Jogjakarta, 02 September 2019

(cipto/PR.ID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *