News  

Ini Profil Juda Agung yang Akan Menemani Purbaya di Kementerian Keuangan

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan pada Kamis, 5 Februari 2026. Penunjukan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu menempatkannya sebagai pendamping Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengelola kebijakan fiskal nasional pada sisa masa pemerintahan 2024–2029.

Juda Agung dikenal sebagai ekonom yang lama berkecimpung di jalur kebijakan moneter. Ia menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di Bank Indonesia, lembaga yang membentuk reputasinya sebagai teknokrat dengan fokus pada stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini kemudian melanjutkan pendidikan ke University of Birmingham, Inggris, hingga meraih gelar doktor di bidang ekonomi. Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam kiprahnya sebagai perumus kebijakan, terutama yang berkaitan dengan inflasi, nilai tukar, dan kebijakan moneter.

Baca juga  Ekspor ke Kazakhstan: Saatnya Petani dan Pengusaha Muda Indonesia Naik Kelas

Di Bank Indonesia, Juda meniti karier dari analis hingga menduduki jabatan strategis di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Ia juga pernah menjalani penugasan luar negeri di Kantor Perwakilan BI London. Pada periode 2017–2019, Juda dipercaya menjabat Direktur Eksekutif Indonesia di International Monetary Fund (IMF), mewakili kepentingan Indonesia di forum keuangan internasional.

Baca juga  Indonesia Jadi Tuan Konferensi DILA Ke-4

Pada 2022, Juda diangkat menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada Januari 2026, seiring dengan penunjukan dirinya sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pengalaman panjang di otoritas moneter dinilai menjadi modal utama dalam perannya mendampingi Menteri Keuangan.

Masuknya Juda Agung ke Kementerian Keuangan mempertegas pilihan pemerintah mengandalkan figur teknokrat dalam pengelolaan ekonomi. Bersama Purbaya Yudhi Sadewa, Juda diproyeksikan memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter di tengah tantangan ekonomi global serta agenda menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *