PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banyuanyar menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Aula Hafidz Bukhori, Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo, Banyuanyar Tengah, Selasa (21/10/2025). Acara yang diikuti para siswa dan siswi MTs Sunan Kalijaga itu mengusung tema “Menjadi Remaja yang Berakhlakul Karimah, Cerdas, dan Terampil.”
Kepala KUA Banyuanyar, H. Muhtar, S.Ag, menekankan pentingnya pembinaan karakter remaja untuk mencegah pernikahan usia dini yang masih marak terjadi di pedesaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa masa muda adalah waktu untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi tangguh. Pernikahan dini kerap membawa dampak sosial dan psikologis yang berat. Karena itu, kami dorong agar remaja lebih fokus pada pendidikan dan kesiapan mental sebelum mengambil keputusan besar,” ujar Muhtar.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kecamatan Banyuanyar, Dwi Halima Tutriyanti, S.Pd, mengapresiasi inisiatif KUA dalam menghadirkan pembinaan remaja yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
“Program ini tidak hanya memperkuat pengetahuan agama, tetapi juga membangun kesadaran diri remaja untuk hidup bertanggung jawab. Pencegahan pernikahan dini harus dimulai dari lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Pengawas madrasah lainnya, Sri Sundari, M.Pd, menilai kegiatan BRUS sebagai langkah sinergis antara KUA dan lembaga pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai religius.
“Remaja perlu dibimbing agar mampu mengendalikan emosi, menghargai diri sendiri, dan menjunjung tinggi nilai moral. Dengan pembinaan seperti ini, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, matang secara spiritual, dan siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Kepala MTs Sunan Kalijaga, Syafa’at, S.Pd.I, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang digagas KUA Banyuanyar tersebut.
“Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan BRUS ini. Edukasi semacam ini penting untuk menanamkan kedewasaan dan akhlak yang baik bagi peserta didik. Semoga sinergi antara KUA dan madrasah terus terjalin,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hafidz Bukhori itu berjalan penuh semangat dan antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi bimbingan yang diisi dengan materi pembinaan karakter, pendidikan akhlak, dan motivasi.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Banyuanyar bersama lembaga pendidikan berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah, cerdas, dan mampu menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat.




