PILIHANRAKYAT.ID, Sukoharjo-Massa buruh di Sukoharjo menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD siang tadi. Mereka antara lain menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang melonjak dua kali lipat.
Demonstran memulai aksi konvoi dari kawasan Cemani, Grogol, menuju gedung DPRD Sukoharjo, Rabu (13/11/2019). Tiba di depan DPRD, beberapa peserta melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan kesengsaraan rakyat.
Sukarno selaku koordinator aksi, mengatakan kenaikan premi BPJS Kesehatan bakal semakin membebani rakyat, terutama buruh berpenghasilan pas-pasan. Dia juga mempertanyakan kualitas pelayanan kesehatannya.
“Kenaikan premi mencapai 100 persen, ini kami tidak mampu membayar. Lalu apakah dengan menaikkan premi nanti layanannya juga semakin baik?” kata Sukarno di sela-sela aksi.
Sukarno menilai kenaikan premi tersebut akan menambah angka kemiskinan. Peserta pun dikhawatirkan akan berbondong-bondong turun ke kelas III.
“Tentu akan semakin banyak peserta yang nunggak bayar. Peserta akan beralih ke kelas III, sehingga kebutuhan kamar kelas III membeludak. Apakah bisa menjamin pelayanan semakin baik?” ujar dia. (Noeris/PR.ID)




