Rolls-Royce Droptail, Mobil Ultra-Mewah yang Menjadi Simbol Puncak Eksklusivitas

PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Rolls-Royce Motor Cars kembali menegaskan posisinya di puncak industri otomotif ultra-mewah melalui Rolls-Royce Droptail, sebuah mobil coachbuilt yang disebut sebagai salah satu mobil baru termahal di dunia pada 2026. Harga mobil ini diperkirakan menembus US$30 juta atau lebih dari Rp450 miliar, tergantung tingkat personalisasi pemiliknya.

Droptail pertama kali diperkenalkan ke publik pada Agustus 2023 lewat varian La Rose Noire Droptail, yang terinspirasi dari mawar langka Black Baccara asal Prancis. Mobil ini tidak diproduksi massal. Rolls-Royce hanya membuat empat unit Droptail untuk seluruh dunia, masing-masing dirancang secara khusus sesuai permintaan klien.

Dari sisi desain, Droptail tampil berbeda dari lini Rolls-Royce lainnya. Proporsinya lebih rendah dan lebar, dengan siluet menyerupai kapal pesiar mewah. Atapnya dapat dilepas secara manual, memungkinkan mobil ini berfungsi sebagai roadster maupun coupe. Rolls-Royce menyebut konsep ini sebagai perpaduan antara seni, arsitektur, dan otomotif.

Baca juga  Wamenperin Faisol Riza Buka Bazar Ramadan, Sediakan Kebutuhan Lebaran dengan Harga Terjangkau

Keistimewaan utama Droptail terletak pada detail pengerjaannya. Interior La Rose Noire Droptail menggunakan 1.603 potongan veneer kayu Black Sycamore yang dirangkai secara manual oleh pengrajin Rolls-Royce selama hampir dua tahun. Motifnya menggambarkan kelopak mawar abstrak yang mengalir dari belakang ke depan kabin.

Mobil ini juga dilengkapi fitur bespoke ekstrem, seperti champagne chest khusus di bagian belakang dan jam tangan Audemars Piguet Royal Oak Concept yang terintegrasi di dashboard, namun dapat dilepas dan digunakan sebagai jam tangan.

Baca juga  Kapal Karam, Delapan Jenazah WNI Dipulangkan Ke Indonesia

Untuk dapur pacu, Rolls-Royce Droptail dibekali mesin 6,75 liter V12 twin-turbo, mesin khas Rolls-Royce yang dikenal mengutamakan kehalusan dan kenyamanan, bukan semata performa agresif. Pabrikan tidak merinci angka tenaga secara resmi, namun menegaskan bahwa karakter berkendara disesuaikan dengan konsep grand tourer mewah.

Kehadiran Droptail menandai babak baru program coachbuild Rolls-Royce, yang sebelumnya melahirkan Boat Tail. Alih-alih sekadar alat transportasi, Droptail diposisikan sebagai karya seni bergerak, yang menegaskan bahwa kemewahan ekstrem kini lebih dekat dengan dunia seni dan koleksi eksklusif ketimbang industri otomotif konvensional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *