PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo–Suasana hangat menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di TPQ dan Madrasah Diniyah Yayasan Masjid Darus Salam, Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Acara yang dirangkai dengan Haflatul Imtihan dan santunan anak yatim itu menjadi ajang kebersamaan warga, orang tua, guru, dan santri.
Kehadiran Yayasan Tarbiyatul Islam Wali Sanga, Banyuanyar Tengah, menambah makna peringatan tersebut. Lembaga itu menyalurkan bisyaroh sebesar Rp1 juta kepada panitia. Ketua Yayasan, Ahmad Ubaidillah atau yang akrab disapa Gus Ubaid, menegaskan bahwa dukungan ini bukan soal angka, melainkan wujud kepedulian terhadap dakwah dan pendidikan generasi muda.
“Kami berharap bantuan ini tidak dilihat dari jumlahnya, tetapi dari niat dan doa yang menyertainya. Semoga bisyaroh ini bisa menjadi penyemangat untuk terus menghidupkan tradisi Maulid Nabi sekaligus santunan anak yatim,” kata Gus Ubaid, Sabtu (13/9).
Menurutnya, kegiatan keagamaan semacam ini adalah ruang penting untuk menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak dini. “Santunan anak yatim bukan hanya mengajarkan nilai kepedulian, tetapi juga teladan bagi anak-anak agar tumbuh dengan jiwa penuh kasih sayang,” ujarnya.
Gus Ubaid juga menekankan pentingnya sinergi antar lembaga pendidikan Islam di Banyuanyar. Ia yakin, kebersamaan menjadi kunci dalam mewariskan nilai agama dan sosial kepada generasi penerus.
Panitia berharap dukungan itu mampu membuat acara berjalan lancar, penuh keberkahan, dan membawa manfaat luas, terutama bagi anak-anak yatim. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Maulid Nabi di Banyuanyar Kidul menjadi momentum silaturahmi masyarakat sekaligus ruang memperkuat tradisi keagamaan.




