PILIHANRAKYAT.ID, Jakarta-Kursi pelatih Timnas Indonesia kembali kosong. Sepekan setelah perpisahan dengan Patrick Kluivert, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum juga mengumumkan siapa sosok yang akan menjadi juru taktik baru skuad Garuda.
Keputusan pemutusan kontrak Kluivert diumumkan pada 16 Oktober 2025 melalui kesepakatan bersama. Mantan bintang Barcelona itu dinilai gagal membawa Timnas Indonesia melaju ke fase berikutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dua kekalahan beruntun dari Irak dan Arab Saudi menjadi titik balik keputusan PSSI untuk berpisah.
Namun hingga kini, pengumuman penggantinya masih sebatas spekulasi. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih irit bicara. “Semua masih dalam proses. Kami ingin memastikan pelatih yang tepat untuk program jangka panjang,” kata Erick singkat, Kamis, 23 Oktober 2025.
Sejumlah nama pun mencuat di jagat sepak bola nasional. Dari Asia, ada Shin Tae-yong dan Akira Nishino, dua pelatih yang sama-sama punya rekam jejak kuat di level internasional. Dari Eropa, terselip nama Frank de Boer, eks pelatih tim nasional Belanda yang disebut-sebut masuk radar PSSI.
Selain mereka, muncul pula Jesus Casas, mantan asisten pelatih tim nasional Spanyol yang kini tengah menukangi Irak; Bojan Hodak yang sudah lama malang melintang di sepak bola Indonesia; hingga Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar yang dikenal memahami kultur sepak bola lokal. Bahkan rumor paling liar sempat menyebut nama besar Louis van Gaal, meski kabar itu cepat ditepis sumber internal federasi.
Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digelar pada Senin, 21 Oktober, sempat diisukan akan mengumumkan pelatih baru. Namun hasilnya nihil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari federasi. “Kami sedang melakukan seleksi dan diskusi teknis,” ujar seorang anggota Exco
Publik pun menanti dengan harap-harap cemas. Di tengah agenda padat menuju Piala AFF 2026 dan babak kualifikasi Piala Asia, kekosongan posisi pelatih membuat arah tim nasional menjadi tanda tanya besar.
“Yang paling penting sekarang adalah kejelasan. Jangan sampai proses ini berlarut tanpa transparansi,” kata analis sepak bola nasional, Bima Sakti
Sejauh ini, belum ada kepastian kapan nama pelatih baru akan diumumkan. Satu hal yang pasti, publik sepak bola Indonesia menanti sosok yang bukan hanya piawai di taktik, tapi juga mampu merajut kembali semangat Garuda yang sempat meredup.




