Daerah  

Gelombang Emas di Gajayana: Finswimming Jatim Kian Mapan

PILIHANRAKYAT.ID, Malang-Kolam Renang GOR Gajayana di Kota Malang, 27–30 November 2025, berubah layaknya markas perenang sirip se-Indonesia. Puluhan atlet berebut catatan waktu terbaik dan medali di ajang Finswimming yang memasuki gelaran ke-13 ini.

Ajang ini memang bukan sekadar pesta medali. Menurut Ketua POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, Piala Gubernur kali ini dijadikan tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet di tingkat klub hingga provinsi. “Kami menyiapkan event ini sebagai ruang pembinaan serius, bukan hanya sebagai kompetisi tahunan,” katanya.

Hasilnya menunjukkan tren positif: performa atlet meningkat signifikan, catatan waktu terpangkas, dan persaingan semakin kompetitif bukti bahwa usaha panjang membangun ekosistem selam di Jatim mulai membuahkan hasil.

Partisipasi Nasional Pembinaan Multilapis

Piala Gubernur Jatim XIII diikuti 596 atlet dari 42 kabupaten/kota di 9 provinsi: Aceh, Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, NTB, Sumatera Selatan, dan Banten. Mereka berebut total 768 medali emas dalam berbagai nomor dan kelompok umur dari junior (9 tahun) hingga senior.

Baca juga  Muchlis: Kritik Adalah Obat Kuat, Garda Bangsa Jawab Lewat Stand Up Comedy

Penurunan jumlah peserta dari tahun sebelumnya (yang sempat menyentuh ~900 atlet) tak menyurutkan semangat. Penyebabnya, menurut panitia, memang faktor eksternal seperti jadwal ujian dan kalender keagamaan.

Meski demikian, penyelenggaraan tetap dilakukan dengan standar internasional: kedalaman kolam, lintasan, dan kesiapan lifeguard dijamin, guna menjaga keamanan peserta.

Juara Umum dan Lompatan Kualitas

Ketika tirai kejuaraan ditutup Minggu (30/11/2025), kontingen Kota Surabaya tampil sebagai juara umum: mengumpulkan 22 emas, 25 perak, dan 24 perunggu membuktikan dominasinya.

Di posisi berikutnya, Kabupaten Malang dan Kota Kediri menempati peringkat dua dan tiga. Persaingan ketat dan distribusi medali menunjukkan bahwa pendalaman pembinaan tak lagi terpusat pada satu atau dua daerah barometer prestasi kini tersebar lebih merata.

Baca juga  Polres Pasuruan Serahkan Penanganan Kasus Pembongkaran Makam ke Pemkab

Menurut Mirza, hasil dan skema kejuaraan seperti ini membuktikan bahwa Jatim siap menjadi gudang atlet selam berprestasi, sekaligus barometer nasional. “Kami bangga melihat perkembangan ini,” ujarnya.

Sketsa Pembinaan yang Menguat

Regenerasi dan distribusi talent dengan melibatkan banyak kabupaten/kota, bukan hanya kota besar.

Standarisasi penyelenggaraan & kompetisi membuat lomba lebih profesional dan adil.

Fokus pada rentang umur luas dari umur dini hingga senior, membuka ruang bagi bibit baru dan menjaga kualitas atlet senior.

Kolaborasi antar pemangku kepentingan klub, pemerintah daerah, dan POSSI bahu-membahu menciptakan ekosistem selam yang sehat.

Dengan gaya seperti ini, berita tak sekadar menampilkan hasil, tapi juga menggambarkan arus bawah dinamika pembinaan, harapan, dan pragmatisme di balik gemuruh gemetar di kolam Gajayana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *