PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Setelah bertahun-tahun hidup tanpa penerangan memadai, warga Dusun Tanian Panjang, wilayah perbatasan Kabupaten Probolinggo dan Lumajang, akhirnya menikmati aliran listrik. Masuknya jaringan listrik PLN ke dusun terpencil itu menandai berakhirnya penantian panjang masyarakat yang selama ini bergantung pada lampu minyak dan genset seadanya.
Penyambungan listrik dilakukan setelah PT PLN (Persero) merampungkan pemasangan tiang dan jaringan distribusi ke wilayah yang berada di kawasan perkebunan dan hutan. Akses jalan yang sulit serta kontur geografis yang menantang selama ini menjadi kendala utama masuknya infrastruktur kelistrikan ke Tanian Panjang.
Masuknya listrik ke wilayah perbatasan tersebut tidak lepas dari peran DPRD Kabupaten Probolinggo. Anggota DPRD Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat, disebut aktif mengawal aspirasi warga agar wilayah Tanian Panjang mendapat prioritas program elektrifikasi. Pengawalan itu dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan PLN.
Warga menyambut antusias penyalaan listrik tersebut. Keberadaan listrik dinilai membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari, terutama untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, dan akses informasi. “Sekarang anak-anak bisa belajar malam hari tanpa lampu teplok,” ujar salah seorang warga.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyatakan wilayah perbatasan menjadi fokus dalam upaya pemerataan pembangunan. Selama ini, persoalan keterisolasian dan keterbatasan infrastruktur kerap membuat daerah perbatasan tertinggal dibanding wilayah lain.
PLN menyebut, masuknya listrik ke Dusun Tanian Panjang merupakan bagian dari program Listrik Desa (Lisdes) yang menyasar wilayah belum berlistrik di Jawa Timur. Program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio elektrifikasi Jawa Timur telah melampaui 99 persen. Namun masih terdapat sejumlah kantong permukiman terpencil yang membutuhkan perhatian khusus. Masuknya listrik ke Tanian Panjang diharapkan menjadi awal peningkatan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan Probolinggo–Lumajang.




