PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Aparat dari Polres Probolinggo membubarkan aksi balap liar di Jalan Raya Besuk, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jumat malam, 20 Februari 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 21 sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan di jalan umum.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo menyatakan pembubaran dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas balap liar. Selain mengganggu ketertiban, aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain karena dilakukan di jalur yang masih aktif dilintasi kendaraan umum.
Menurut keterangan resmi kepolisian, para pelaku dan penonton yang berada di lokasi langsung diamankan untuk didata. Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk penggunaan knalpot tidak standar dan modifikasi ekstrem, turut menjadi dasar penindakan. “Kami lakukan penindakan tegas berupa penyitaan kendaraan serta pembinaan kepada para remaja yang terlibat,” ujar perwakilan kepolisian dalam keterangan tertulis.
Polisi juga mengingatkan bahwa balap liar melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelaku dapat dikenai sanksi pidana kurungan maupun denda sesuai ketentuan yang berlaku. Aparat berjanji meningkatkan patroli rutin, khususnya pada akhir pekan dan malam hari, untuk mencegah aksi serupa terulang.
Sejumlah warga sekitar mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Mereka mengaku kerap terganggu oleh suara bising knalpot dan aksi kebut-kebutan yang berisiko menimbulkan kecelakaan. Warga berharap penindakan dilakukan secara konsisten agar wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.
Kasus balap liar memang kerap terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur juga beberapa kali menggelar operasi penertiban balap liar di berbagai kota, terutama pada malam akhir pekan dan bulan Ramadan, sebagaimana diberitakan oleh Antara dan Kompas.com dalam laporan terpisah.
Polres Probolinggo mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, serta mendorong komunitas otomotif menyalurkan minat balap melalui ajang resmi yang terorganisasi dan memenuhi standar keselamatan.




