PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Banjir merendam sedikitnya lima kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada akhir pekan ini. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Paiton, Besuk, Kraksaan, Krejengan, dan Pajarakan setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu hingga Ahad, 21–22 Februari 2026.
Luapan sungai menyebabkan permukiman warga dan sejumlah ruas jalan tergenang. Di Kecamatan Kraksaan, genangan air sempat mengganggu jalur pantura Probolinggo–Situbondo. Aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah untuk mengurai kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepolisian Resor Probolinggo bersama jajaran Polsek dikerahkan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak. Sejumlah personel terlihat mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak ke lokasi yang lebih aman serta membantu pengamanan rumah warga yang terendam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyatakan pendataan masih dilakukan untuk memastikan jumlah warga terdampak dan kerugian material. “Kami terus melakukan asesmen di lapangan dan berkoordinasi dengan TNI-Polri serta pemerintah kecamatan,” ujarnya.
Hingga Ahad siang, air di sejumlah titik dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, petugas tetap bersiaga di wilayah rawan genangan untuk mengantisipasi hujan susulan dan kemungkinan meningkatnya debit sungai.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kenaikan debit air atau kondisi darurat lainnya.




