Daerah  

Cuaca Jatim Hari Ini: Langit Cerah Mendominasi, Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

PILIHANRAKYAT.ID, Surabaya-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Minggu, 19 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Kondisi tersebut menjadi penanda semakin menguatnya musim kemarau di sejumlah daerah.

Meski cuaca cenderung cerah, BMKG masih memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah, terutama kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Hujan diperkirakan turun pada siang hingga sore hari akibat pertumbuhan awan konvektif yang bersifat lokal.

Wilayah seperti Malang, Batu, Lumajang, Jember, Pacitan, Trenggalek, dan sebagian Madiun Raya menjadi daerah yang berpeluang mengalami hujan ringan. Sementara kawasan Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan Madura diprakirakan menikmati cuaca cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.

Baca juga  Tangan Remaja SMP di Gresik Luka Parah Akibat Ledakan Petasan Usai Sholat Idul Adha

BMKG mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 17 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 45 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 5 hingga 30 kilometer per jam, sehingga udara pagi dan malam hari di sejumlah wilayah terasa lebih sejuk.

Masyarakat diimbau tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat berlangsung dalam waktu singkat, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi daerah yang berpotensi diguyur hujan karena jalan dapat menjadi licin.

Baca juga  OPPO A6t Series Resmi Meluncur, Andalkan Baterai Jumbo dan Ketahanan Ekstrem

Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mulai mengantisipasi dampak musim kemarau, seperti meningkatnya risiko kekeringan dan kebakaran lahan di sejumlah daerah. Warga diharapkan terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *