Daerah  

Ngonthel Sambil Berbagi, Ratusan Penggemar Sepeda Ontel Kayuh 18 Kilometer di Probolinggo

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Ratusan penggemar sepeda ontel dari berbagai daerah mengayuh sepeda sejauh 18 kilometer di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Ahad, 30 Agustus 2026. Mereka tak sekadar berolahraga, tetapi juga membagikan bantuan beras kepada warga kurang mampu.

Kegiatan bertajuk “Ngonthel Sambil Berbagi” itu digelar Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peserta memadati Alun-alun Kraksaan. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Sidoarjo, Jember, Bondowoso, Situbondo, Surabaya, Sumenep, dan Bojonegoro. Komunitas dari Bali, Jepara, dan Yogyakarta juga ikut serta.

Rombongan dilepas dari sisi utara Alun-alun Kraksaan. Mereka menyusuri Jalan Raya Panglima Sudirman, kemudian melewati Desa Kebonagung, Sidopekso, dan Kelurahan Patokan sebelum kembali ke Alun-alun Kraksaan.

Di sejumlah titik, peserta berhenti untuk menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang telah didata sebelumnya. Sekitar empat kuintal beras disiapkan KORMI Kabupaten Probolinggo untuk kegiatan tersebut.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan kegiatan olahraga menjadi lebih bermakna jika memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca juga  Suasana Khidmat Idul Adha 2025 di Masjid Istiqlal Jakarta

“Kegiatan olahraga akan memiliki nilai lebih ketika mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Haris.

Menurut Haris, kegiatan semacam itu juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan. Ia mengingatkan agar perbedaan dalam organisasi maupun kehidupan bermasyarakat tidak menjadi alasan untuk memutus kebersamaan.

“Persatuan dan kebersamaan itu betul-betul perlu dipegang, tidak hanya diucapkan. Mari kita jaga persatuan, jaga kebersamaan, meskipun ada beberapa organisasi dan perbedaan di antara kita,” ujarnya.

Ketua KORMI Kabupaten Probolinggo Ahmad Anshori mengatakan konsep kegiatan sengaja dibuat berbeda dari kegiatan bersepeda pada umumnya. Sepeda ontel, kata dia, ingin dijadikan sarana olahraga sekaligus media berbagi.

“Selama ini ontel hanya sekadar ontel. Kami KORMI Kabupaten Probolinggo mempunyai konsep bahwa ontel saat ini harus berbeda, yaitu ngontel sambil olahraga dan berbagi kepada masyarakat,” kata Anshori.

Menurut dia, gagasan tersebut mendapat sambutan dari komunitas ontel. Peserta datang secara mandiri dari berbagai daerah untuk mengikuti kegiatan yang baru pertama kali digelar itu.

Baca juga  Korupsi MBG, Kejagung Ungkap Dugaan Aliran Miliaran Rupiah ke Eks Pimpinan BGN

Anshori mengatakan KORMI menyiapkan sekitar empat kuintal beras untuk dibagikan kepada warga di sekitar rute. Penerima bantuan telah didata agar penyaluran tepat sasaran.

“Ngontel sambil memberikan manfaat kepada masyarakat, yaitu memberikan bantuan beras kepada masyarakat di sekitar yang kita lewati,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah pengurus Organisasi Onthel Indonesia (OOI), antara lain Dewan Penasehat DPP OOI Bambang Waluyojati, Dewan Pakai OOI Fahmi Saimima, Dewan Pengawas OOI DPP Joko Rinto, dan Wakil Sekjen DPP OOI Andy Nurjanah.

Anshori berharap kegiatan itu dapat berkembang menjadi agenda berskala nasional. Ia menargetkan “Ngonthel Sambil Berbagi” tahun depan melibatkan komunitas dari lebih banyak daerah di Indonesia.

“Tahun depan kami ingin kegiatan ini bisa diadakan se-Indonesia,” kata dia.

Bagi KORMI Kabupaten Probolinggo, pelaksanaan perdana menjadi pijakan untuk memperluas kegiatan. Kayuhan sepeda ontel bukan hanya menghidupkan ruang publik, tetapi juga membawa bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *