PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Sebanyak 24 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dikonsolidasikan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat ranting.
Konsolidasi digelar setelah pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi persiapan menghadapi Pra Musyawarah Ranting (Musran) DPRT PKB se-Kabupaten Probolinggo.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Mahrus Shaleh, mengatakan konsolidasi 24 PAC bukan sekadar agenda organisasi. Struktur partai, kata dia, mulai dipersiapkan untuk menghadapi pertarungan politik pada Pemilu 2029.
“24 PAC ini kita kumpulkan untuk menyiapkan diri, termasuk menghadapi Pra Musran. Mereka kita persenjatai untuk menghadapi Pemilu 2029,” kata Mahrus, Ahad, 13 September 2026.
PKB memiliki modal politik dari Pemilu 2024. Partai tersebut disebut meraih 132.266 suara dan mengamankan sembilan kursi DPRD Kabupaten Probolinggo. Namun, capaian itu dinilai belum cukup bagi kepemimpinan baru DPC PKB di bawah Fahmi AHZ.
Target pada Pemilu 2029 dipatok lebih tinggi. PKB tidak hanya ingin mempertahankan perolehan kursi, tetapi meningkatkan kekuatan politik hingga mengejar kemenangan mutlak di DPRD Kabupaten Probolinggo.
“Pada Pemilu 2029 mendatang, PKB harus meraih kemenangan mutlak, baik suara maupun kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo,” ujar Mahrus.
Dengan 50 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo, target tersebut membuat penguatan struktur menjadi bagian penting dari strategi PKB. Konsolidasi diarahkan hingga tingkat ranting yang menjadi ujung tombak partai di desa.
Melalui konsolidasi 24 PAC dan persiapan Musran, PKB ingin memastikan mesin partai bergerak jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 memasuki pertarungan terbuka. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya kepemimpinan Fahmi AHZ membangun kekuatan PKB di seluruh 24 kecamatan Kabupaten Probolinggo.




