Daerah  

PWI Probolinggo Dorong Profesionalisme Pers Lewat UKW Angkatan ke-60

PILIHANRAKYAT.ID, Probolinggo-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-60 selama dua hari di Paiton Operation House (POH) 2, milik Paiton Energy dan POMI, Jalan Raya Paiton, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sebanyak 24 wartawan mengikuti UKW tersebut. Mereka terbagi dalam empat kelas dengan rincian enam peserta jenjang muda, 12 peserta jenjang madya, dan enam peserta jenjang utama.

Ketua PWI Probolinggo Raya, Babul Arifandhi, mengatakan UKW menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme wartawan sekaligus memastikan mereka memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurut Babul, sejak kembali aktif sekitar tujuh tahun lalu, PWI Probolinggo Raya telah tiga kali menyelenggarakan UKW. Organisasi tersebut juga terus mendorong anggotanya meningkatkan kemampuan jurnalistik, termasuk melalui kenaikan jenjang kompetensi.

“UKW ini menjadi identitas bagi seorang profesional. Sudah sepantasnya seorang wartawan memiliki SIM untuk menjalankan profesinya dalam menyebarkan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Babul.

Baca juga  Pemerintah Siapkan Magang Nasional 2025 Batch 2, Gaji Setara UMP untuk Lulusan Baru

Ia berharap peningkatan kompetensi wartawan dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Dengan bekal kemampuan jurnalistik yang memadai, wartawan diharapkan mampu menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, mengapresiasi penyelenggaraan UKW tersebut. Ia menilai peningkatan kompetensi penting untuk menjaga kualitas pemberitaan, independensi, dan tanggung jawab sosial wartawan.

Lucia mengingatkan wartawan agar tetap berpegang pada kode etik jurnalistik serta menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial. Ia berharap peserta UKW mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto, mengatakan pers memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut dia, wartawan berperan menyampaikan kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah kepada publik. Namun, peningkatan kapasitas melalui UKW semestinya tidak berhenti pada perolehan sertifikat.

Baca juga  BGN: Tak Ada Larangan Unggah Menu MBG di Media Sosial

“Kami berharap melalui kegiatan ini, kapasitas dan profesionalisme rekan-rekan wartawan semakin meningkat. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperoleh sertifikat, tetapi benar-benar menjadi sarana meningkatkan kemampuan dan menerapkan ilmu jurnalistik dalam pekerjaan sehari-hari,” ujar Anang.

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfi Hakim, juga mengingatkan peserta agar menjadikan UKW sebagai sarana meningkatkan kualitas kerja jurnalistik, bukan sekadar memenuhi persyaratan sertifikasi.

Menurut Lutfi, sertifikat kompetensi merupakan salah satu tolok ukur profesionalisme wartawan. Namun, ukuran yang lebih penting adalah kemampuan menerapkan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik dalam pekerjaan sehari-hari.

Pembukaan UKW tersebut dihadiri Lucia Aries Yulianti, Anang Budi Yoelijanto, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Penyelenggaraan UKW angkatan ke-60 ini mendapat dukungan dari sejumlah mitra PWI Probolinggo Raya, yakni PT POMI Paiton Energy, PT PLN Nusantara Power UP Paiton, Bank Jatim Cabang Kraksaan, dan PT DABN Probolinggo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *